Developer: Campuran Penting untuk Cat Rambut

Developer biasanya digunakan sebagai campuran pewarna rambut. Yuk, cari tahu lebih detail mengenai fungsi developer dan efek sampingnya.

Mewarnai rambut sendiri di rumah dan di salon pasti hasilnya beda. Kenapa? Karena ada perbedaan tahapan dan ingredients yang digunakan cat rambut salon dan di box. Supaya warna rambut yang tadinya gelap bisa berubah warna menjadi cokelat terang, biasanya dibutuhkan proses bleaching. Proses ini fungsinya untuk melunturkan warna pigment  Nah, hal lain yang membedakan adalah  tingkat developer atau hydroperoxide yang ada di cat pewarna box dan yang digunakan di salon. Sebelum kalian tambah bingung, saya jelasin dulu apa itu developer atau hydroperoxide.

Baca Juga : Cat Rambut di Salon Korea

KDIAN-2

Baca Juga : Rekomendasi Cat Rambut Ombre

Jadi, developer ini adalah cairan yang fungsinya untuk membantu membuka folikel rambut sehingga zat pewarna bisa masuk ke dalam rambut secara sempurna. Supaya developer bisa menaikan warna rambut, cairan ini harus dicampur dengan cairan alkaline dan yang biasanya digunakan untuk pewarna rambut adalah ammonia. Ammonia ini adalah cairan yang berwarna putih yang bikin cat rambut baunya menyengat.
Developer sendiri ada empat level yang berbeda, mulai dari volume 10 (3%), 20(6%). 30(9%) dan 40 (12%). Semakin tinggi tingkat developer yang kita gunakan, maka semakin terang warna rambut yang kita dapatkan. Sedangkan kalau menggunakan developer dengan tingkat rendah seperti volume 10, ini hanya membantu untuk memasukkan warna rambut tanpa mengubah warnanya secara drastis.
 Fungsi Developer cat rambut-2
Nah, level developer yang ada pada pewarna rambut box biasanya adalah volume 20, yang hanya menaikkan warna rambut sampai 1 1/2. Misalnya, warna rambut asli kita berwarna hitam pekat dan menggunakan volume 20, hasil yang didapatkan hanya hitam kecokelatan. Makanya saya sering menyarankan ke teman-teman saya untuk memilih pewarna rambut yang lebih terang 2-4 level dari warna yang kita inginkan supaya hasilnya lebih terlihat.
Cairan developer inilah yang kadang bisa merusak kondisi rambut kita. Meskipun developer fungsinya untuk membuka folikel rambut, tetapi cairan ini juga bisa merusak keratin rambut. Tips dari saya, kalau memang mau menaikkan warna rambut hingga level 7, baiknya dilakukan dengan perlahan dan menggunakan developer dengan volume 20 atau 30 saja supaya rambut nggak kering dan patah-patah.