Bukan Jerawat, Ini Masalah Kulit yang Paling Susah Diatasi

Di usia 20-an, masalah kulit yang paling umum dialami kebanyakan orang adalah jerawat dan kulit kusam. Karena itu, banyak perempuan usia 20-an yang lebih fokus ke perawatan jerawat dan juga mencerahkan kulit wajah.

Padahal, dibutuhkan juga perawatan mendasar seperti melembapkan, menutrisi, dan mencegah tanda penuaan. Jika tiga hal tersebut sudah terpenuhi, masalah kulit lain akan lebih susah muncul karena elemen yang dibutuhkan untuk regenerasi kulit sudah bekerja dengan baik.

Nah, salah satu penyesalan yang banyak dialami wanita usia 30 dan 40-an adalah nggak menjaga kulit mereka dengan baik saat umur 20-an. Meskipun banyak skincare anti-aging dengan berbagai klaim di luar sana, cara paling ampuh untuk melakukan perawatan anti-aging adalah dengan memulainya sedini mungkin. Karena, tindakan preventif di usia 20-an akan jauh lebih baik hasilnya dibanding baru menggunakan macam-macam skincare saat tanda-tanda penuaannya sudah terlihat jelas di wajah.

IMG_9241Tanpa bermaksud nakut-nakutin, tapi risiko generasi millenials untuk terlihat menua ternyata lebih tinggi dibandingkan generasi sebelumnya. Selain stress level yang tinggi, faktor eksternal seperti polusi dan gaya hidup juga sangat berpengaruh pada penuaan kulit. Stress, jika dikombinasikan dengan polusi, debu, dan gaya hidup yang nggak sehat (merokok, begadang, kurang asupan air putih, sayur, dan buah) akan memicu kulit gampang dehidrasi dan terlihat kusam. Saat kulit dehidrasi, kulit akan kekurangan nutrisi dan tanda-tanda penuaan semakin mudah muncul.

Jadi, kalau ditanya masalah kulit apa yang lebih susah diatasi dari jerawat, jawabannya adalah tanda-tanda penuaan seperti kerutan, garis halus, terutama noda hitam; yang mostly terbentuk akibat paparan sinar matahari dan dampak buruk polusi. Menghilangkan noda hitam lebih tricky daripada menghilangkan noda bekas jerawat, karena noda hitam terbentuk akibat produksi melanin berlebihan akibat aging, bukan hasil dari inflamasi seperti noda bekas jerawat.

So, produk apa yang harus dipakai? Sebagai langkah awal, carilah pelembap yang mengandung Niacinamide (vitamin B3), antioksidan serba bisa yang bekerja di lapisan kulit untuk meningkatkan produksi kolagen serta mengencangkan kulit. Selain memiliki fungsi anti-aging, Niacinamide juga membantu menahan kelembapan dan meratakan warna kulit. Basically, it’s an all star ingredient that deserves to be in your skincare routine!

IMG_9221Nah, pelembap dengan kandungan Niacinamide yang mudah didapatkan dengan harga terjangkau adalah Olay Total Effects. Selain kandungan Niacinamide yang cukup tinggi, Olay Total Effects juga mengandung SPF 15, gliserin, dan vitamin E yang tentunya bisa melembapkan kulit sehingga noda hitam dan tujuh tanda penuaan lainnya dapat dicegah.

Perlu diingat bahwa nggak pernah ada kata terlambat untuk memulai perawatan anti-aging bagi kulit. Selama produk yang dipakai mengandung bahan-bahan yang terbukti bisa mencegah tanda penuaan dan melindungi kulit dari external agressor secara efektif, nggak usah ragu untuk memasukkan produk anti-aging tersebut ke skincare routine kamu sedini mungkin.