Produk Hits Tapi Gagal Versi Editor FD

Pernah nyobain produk hits yang katanya bagus banget, jadi favorit semua orang, tapi entah kenapa di kamu malah nggak cocok?

Namanya produk kosmetik pasti akan selalu cocok-cocokan. Nggak cuma karena tipe kulit orang aja yang berbeda-beda, tetapi preferensi makeup dan skincare orang pun tentunya berbeda-beda juga nih. Contoh sederhananya, saya suka banget sama tekstur liquid lipstick Esqa Cosmetics yang menurut saya lengketnya pas dan justru malah bikin lipstiknya awet, tapi geng FD Swatch Sister justru nggak suka dengan tekstur lengket seperti itu.

Kembali ke produk hits, pasti kamu pernah kan, penasaran mencoba suatu produk yang hype banget karena banyak yang bilang bagus. Tapi setelah dicoba, kok nggak sesuai dengan ekspektasi, ya? Maksudnya “gagal” di sini tentu bukan berarti produk tersebut literally nggak berfungsi, it just didn’t give the result that I was hoping for.

IMG_9151 (1)Pertama kali melihat iklan Benefit They’re Real, saya benar-benar naksir banget dan langsung nabung untuk bisa beli maskara ini. Maklum, masih anak kuliahan. Sayangnya, saya nggak pernah nyobain maskaranya di store Benefit karena parno setelah baca kasus orang yang matanya iritasi parah karena nyobain eye makeup di counter. Fast forward, setelah akhirnya berhasil dibeli, maskara ini clumpy banget dan bikin bulu mata terlihat jigrak! Awet sih di mata, tapi saya jauh lebih suka maskara Benefit lainnya, Roller Lash.

Untuk skincare, saya ternyata nggak cocok dengan Paula’s Choice yang katanya ampuh banget untuk jerawat. sebenarnya sudah pernah saya sebut di video Cara Menghilangkan Jerawat. Meskipun produk ini berhasil banget di Ochell dan direkomendasikan juga oleh Hellua, tapi varian Extra Strength kayaknya terlalu harsh untuk kulit saya. Kulit kering gila-gilaan dan obat totol jerawatnya juga bikin bekas jerawat malah menghitam.

Nah, saya menanyakan juga ke tim editorial dan tiga interns lainnya soal produk hits apa yang setelah dicoba ternyata malah bikin mereka kecewa. Berikut jawaban mereka:

Ochell:

“Salah satu pelopor liquid lipstick, Lime Crime Velvetines, menurut gue nggak enak banget formulanya. Kering banget dan susah banget dihapusnya. Tapi anehnya, kalau dipake makan malah gampang banget ilangnya.

Untuk skincare, gue juga nggak cocok pakai produk brand skincare hits The Ordinary yang Lactic Acid. Kayaknya formulanya terlalu berat untuk kulit gue, karena setelah pakai itu muka jadi iritasi banget, merah, dan langsung muncul jerawat bengkak.”

Netta: Mary Lou-Manizer. Menurut gue teksturnya terlalu intens dan terlalu glittery. Jatohnya terlalu heboh aja kalo di gue.

Terus gue juga nggak suka pakai Avene Thermal Spring Water. Bukannya ngasih efek soothing tapi malah bikin bruntusan, karena kayaknya gue emang nggak cocok sama air thermal-nya itu.”

Brina: “Semua Naked palette. Menurutku komposisi warnanya nggak seimbang, banyakan shimmer daripada yang matte. Kalau orang-orang bilang Naked palette itu bisa buat macem-macem look, menurut aku enggak, sih, tetep butuh palette lain lagi. Terus, surprisingly aku nggak cocok sama semua produknya Bioderma. Aku udah coba semua, mulai dari yang Sensibio dan Sebium, entah kenapa di kulitku perih dan bikin cekit-cekit. Semua produknya, lho!”

Khansa: “NYX Soft Matte Lip Cream yang hits banget itu menurutku nggak enak sama sekali. Susah diratain dan kering banget. Aku nggak ngerti kenapa banyak yang bilang enak. Untuk skincare-nya, yang menurutku zonk banget itu Etude Wonderpore Toner. Bener-bener kayak pakai air aja ke muka, nggak ada efeknya sama sekali. Pori-pori makin rapet enggak, tapi iritasi juga enggak.”

Andien: “Hada Labo Gokujyun Face Wash! Di aku malah bikin muka tambah berminyak dan jadi bruntusan, padahal banyak yang bilang ini cocok untuk kulit berminyak. Terus juga Emina Cheek Lit menurutku formulanya aneh, di tangan warnanya keluar, tapi pas dipake di muka warnanya nggak keluar. Diratainnya juga susah!”

Kamu sendiri gimana? Ada nggak produk cult-favorite yang kamu nggak suka?