Saat Softlens untuk Wedding Jadi Keharusan

Agar nggak jadi beauty victim, apa aja yang harus diperhatikan saat memakai softlens untuk wedding?

Kamu kayak tim FD nggak sih, yang suka follow akun-akun Instagram MUA lokal? Kalau saya pribadi jujur hanya follow sedikit, yang style-nya bener-bener saya suka aja, terutama untuk makeup wedding-nya. Kenapa wedding? Karena saya sendiri lagi nyiapin pernikahan saya di bulan Mei nanti (untungnya nggak jadi bridezilla kok :D), jadi lagi suka-sukanya nih lihat-lihat referensi.

Paling seneng lihat hasil wedding makeup yang natural, karena kalau menurut saya pribadi sih, nggak butuh makeup lebay untuk bikin pengantin manglingi. Complexion yang flawless, softlens dan bulu mata palsu udah punya power bikin cewek tampil lebih spesial, terutama karena kata orang, aura pengantin tuh udah beda deh dilihatnya :D

softlense-wedding-1

Ngomong-ngomong soal softlens, item satu ini memang ngefek banget ya bikin muka lebih ekspresif. Saya pun lumayan kaget saat pertama kali keliling survey, ada vendor bridal yang punya peraturan pengantin WAJIB pakai softlens. Saat saya tanya kenapa, alasannya ya biar bagus aja di foto. Sebagai pemakai softlens untuk acara khusus, saya setuju banget. Tapi, masih sering tuh saya lihat di explore Instagram, foto-foto brides yang matanya merah, mungkin karena nggak biasa pakai softlens dan begitu di hari pernikahan, pakai softlense langsung selama berjam-jam.

Jujur, selama ini saat mau beli softlens, soal nyaman masih jadi nomor dua buat saya. Faktor pertama lebih ke desain dan warna softlens-nya oke atau nggak. Padahal, memilih softlens untuk wedding harus dipilih yang nyaman banget, kan. Bayangin, kita nggak mungkin di hari H nanti leluasa tetes-tetes mata. Belum lagi kondisi mata yang tertutup, jelas bisa bikin mata merah karena kurang oksigen dan gesekan kalau softlens yang dipakai nggak menunjang.

Belum lama ini, saya nyobain softlens Acuvue Define, yang klaimnya adalah hasil “naturally radiant eyes”. Wah, serasi nih sama selera makeup saya. Begitu dicoba, awalnya saya nggak ngerasain sensasi yang beda banget dari softlense lain. Ringan di mata, iya, tapi ya begitu aja. Baru pas udah lama dipakai, saya baru sadar, kok saya belum butuh tetes mata ya? Kok bisa mata nggak terasa kering?

acuvue-2

Baru deh begitu baca-baca, saya baru tahu kalau Acuvue Define memang mengutamakan kenyamanan. Softlens-nya memiliki teknologi Beauty Wrapped in Comfort (BWIC) , di mana softlens terbentuk dari tiga layer tipis yang mengunci pigmen softlens di tengah, sehingga warna softlens nggak bakal kontak langsung dengan mata. Ada lho, softlens yang kalau dicolek, akan keluar pigmen warnanya dan ini bahaya banget! Selain aman, rasa nyaman Acuvue Define ternyata karena bahan yang digunakan memiliki teknologi bernama LACREON yang menjaga kelembapan mata jadi mata nggak cepat kering dan merah. That’s why nggak butuh tetes-tetes walau sudah lama dipakai.

Menurut saya, saat kita memutuskan memakai softlens di hari pernikahan, kenyamanan lebih penting dibanding sekedar mau gaya. Jangan sampai malah ngerasa nggak nyaman, because it will show and it won’t be pretty. Kalau kita merasa nyaman, mulai dari softlens yang dipakai, sampai dengan makeup dan baju, pasti bakal bikin kita PD dan hasilnya kita pun akan kelihatan lebih cantik :)