Intern FD Mencoba Leise, Cleansing Oil Lokal

Editorial Interns FD coba menghapus makeup dengan cleansing oil lokal dari Leise. Klaimnya cleansing oil ini punya 3 in 1 benefits. Mau tahu hasilnya?

By now udah lebih aware sama pentingnya double cleansing dong? Pembersih yang berbentuk minyak biasanya jadi favorit karena bisa membersihkan makeup down to the T. Kali ini saya dan dua editorial intern FD lainnya, Khansa dan Brina, mencoba cleansing oil lokal, Leise. Leise menawarkan tiga varian berbeda untuk jenis kulit normal, berminyak, dan kering. Menurut klaimnya, produk ini punya 3 in 1 benefits, yaitu makeup remover, cleansing soap, dan toner. Berikut first impression dan review-nya!

Cleansing Oil Body Product

Leise Hydrating Cleansing Oil for Dry Skin

Wajah saya sebenarnya cenderung berminyak, tapi saya coba Leise Hydrating Cleansing Oil for Dry Skin karena lagi ada beberapa dry patches. Varian untuk kulit kering ini bahan dasarnya argan oil, coconut seed oil, dan green tea essential oil. Good news is, argan oil-nya nggak membuat wajah saya makin berminyak setelahnya. Menurut saya cleansing oil dari Leise ini bagus untuk menghapus complexion makeup seperti foundation, blush, dan bronzer. Untuk waterproof eye makeup, agak butuh extra effort to completely remove them without trace.

Sisi kiri wajah saya dibersihkan dengan dibilas air where the cleansing oil acts as a cleansing soap. Sebenarnya not necessarily “soapy” sih saat di-emulsify dengan air, menurut saya teksturnya malah semakin thick. Saat prosesnya saya lebih suka pakai kapas karena makeup nggak terlalu bleber kemana-mana. Tapi hasil akhirnya saya lebih suka yang dibilas air karena wajah saya terasa nggak terlalu berminyak dan lebih hydrated. Mungkin akan lebih efektif lagi kalau dibersihkan dengan wash cloth dan air hangat seperti Oil Cleansing Method biasa ya.

Cleansing Oil MakeupFull makeup (saya, Khansa dan Brina).

Khansa – Leise Refreshing Cleansing Oil for Oily Skin

“Menurut aku, Leise Refreshing Cleansing Oil ini bagus kalau dijadikan sebagai makeup remover, walaupun emang untuk ngehapus makeup yang waterproof butuh cairan yang agak banyak biar bener-bener kehapus. The thing is, nggak tau kenapa dibandingkan varian yang lain, varian Refreshing ini kurang efektif dalam menghapus makeup. Personally, aku lebih suka pakai cleansing oil ini sebagai makeup remover dengan kapas kemudian aku cuci muka lagi, dibandingkan menggunakan cleansing oil ini sebagai cleansing soap, karena saat dibasuh dengan air, formula Leise yang sangat thick menyebabkan minyak dan air ini nggak bersatu. Sehabis dibasuh dengan air emang berasa masih ada residunya, dan aku pikir bakal bikin muka aku jadi semakin berminyak, but surprisingly nggak bikin kulit aku berminyak.”

Baca juga: Inside FDHQ- Clensing Oil untuk Kulit Berjerawat

Satu sisi dibersihkan dengan kapas/ metode makeup remover.

Brina – Leise Balancing Cleansing Oil for Normal Skin

“Walaupun kulit saya berminyak, saya alergi dengan tea tree oil yang terkandung dalam produk Leise untuk kulit berminyak. Akhirnya, saya mencoba Leise Balancing Cleansing Oil untuk kulit normal. Mainly, produk ini menggunakan almond seed oil, coconut seed oil, sedikit castor oil, dan lemon essential oil. Kalau membandingkan dua metode yang dicoba, saya lebih suka menjadikan Leise ini sebagai makeup remover dengan kapas, dibandingkan dengan menggunakan Leise sebagai produk cuci muka.

Minyaknya lumayan thick dan sulit dibilas dengan air, tapi sebagai makeup remover, this product is perfect for me! Saya dengan sukses menghapus matte black eyeliner, waterproof mascara, dan lapisan foundation dengan satu swipe saja, tanpa harus menggosok-gosok! Enaknya lagi, saat nggak sengaja masuk mata, mata saya nggak perih dan jadi buram. Sayangnya masih butuh second cleansing.”

Cleansing Oil Barefaced

Cleansed faces! Sisi kanan dibersihkan dengan kapas, sisi kiri dibilas dengan air.

Itu dia first impression dan review dari Leise 3 in 1 Cleansing Oil. Kalau kamu tertarik coba, bisa cek Instagram @leisebeauty!