Starter Kit untuk Jadi Makeup Artist

Kalau memang memiliki bakat dan passion yang besar terhadap makeup, kenapa nggak merintis karir jadi makeup artist? Berikut tips untuk membangun peralatan perang kamu. 

Ingat dengan artikel Tips Merintis Karir Sebagai Makeup Artis Otodidak yang ditulis Dara beberapa waktu lalu? Kalau di artikel tersebut kan lebih berfokus pada praktik lapangan dan gimana memasarkan diri sebagai MUA otodidak. Kali ini, saya mau membahas dari arah tools yang perlu dipersiapkan ketika ingin jadi makeup artist.

Kenapa saya membahas hal ini? Karena ketika saya baru mau menjadi MUA atau sekedar beli produk makeup saja, saya sempat clueless dan beneran bingung mana yang harus dibeli dulu. Milih train case harus yang besar, atau yang kecil sudah cukup? Berangkat dari kebingungan saya itu, saya memutuskan untuk bikin artikel mengenai tools apa sih yang harus disiapkan untuk menjadi makeup artist. Dan sebagai sumber saya menanyakan langsung ke tukang makeup keliling langganan Female Daily yaitu Gyanda.

andaws

Baca Juga : Tips Merintis Karier Sebagai Makeup Artist Otodidak

Cerita sedikit dong, apa sih yang bikin Gyanda kepingin jadi makeup artist?
“Awalnya tuh belajar makeup karena mulai males setiap ke kondangan harus makeup ke salon. Kebetulan aku juga suka makeup, jadi deh belajar makeup sendiri lewat Youtube dan juga Pinterest. Yang beneran bikin ‘Oke, gue mau seriusin jadi MUA’ itu karena setiap dateng ke kondangan, banyak banget yang bilang makeup-nya bagus dan pingin banget di-makeup-in kaya yang aku pakai. Ya udah, karena request banyak aku mulai seriusin, dan yang menjadi klien aku pertama adalah teman-teman dekat :D.”
tips jadi mua
www.instagram.com/andaws
Nah, pas udah mantep nih mau jadi tukang makeup keliling, gimana mulai ngumpulin makeup-nya ? Apakah beli segambreng langsung, atau dicicil?
“Untungnya aku berawal dari yang suka makeup sih, jadi aku nggak terlalu ngerasa harus beli barang makeup sebanyak-banyaknya untuk nge-build makeup kit aku. Jadi awalnya aku punya beberapa foundation dan eye shadow high end. Nah, pas beneran terjun jadi MUA items tambahan yang aku beli paling foundation, soalnya klien kan warna kulitnya beda sama aku, jadi aku pelan-pelan mulai beli foundation shade paling gelap dan terang supaya bisa di-mix gitu.
“Kalau belakangan ini aku nyicil printilan yang lain, misalnya eyeliner, primer, blush on, bedak sama beberapa eyeshadow palette yang baru-baru. Nggak jarang juga sih aku hunting makeup-makeup pre-loved dengan kondisi yang masih oke, dan belinya juga di tempat-tempat yang terpercaya.”
mua-traincase
Milih traincase tuh gimana? Mending kecil, besar, lampu led atau bohlam? 
“Dulu terlalu ambisius jadi beli train case terlalu besar, jadinya keberatan sama train case sendiri, haha. Kalau aku sih, lebih menyarankan untuk beli train case yang kecil yang bisa masuk ke kabin pesawat, soalnya kalau nanti sampai kamu hits dan diajak untuk makeup di luar kota, jadi lebih mudah kan tuh bawa-bawanya. Untuk lampu, mau bohlam atau yang biasa sih, sebenernya selera aja, kalau aku pribadi lebih memilih bohlam karena bisa mix warna lampu kuning dan putih.”
Kalau brush sendiri enaknya beli satuan atau set?
“Kalau brush belinya se-set aja, beli yang 12 isinya. Kalau sudah satu set tuh biasanya lengkap dan cukup banget kok untuk makeup-in satu orang klien. Rekomendasi aku dari Coastal Scents, E.L.F Cosmetics, atau Masami Shouko itu harganya terjangkau dan kualitasnya bagus juga.”
 tips jadi mua-2
Tips untuk yang baru mau menjadi makeup artist?
“Nikmatin aja proses menjadi makeup artist baru di Jakarta, karena jarang banget ketika baru mulai makeup kamu bisa mendapatkan klien banyak, atau setiap weekend jadwal kamu langsung full. Soalnya kan makeup artist di Jakarta itu banyak banget, jadi jangan gampang menyerah kalau emang pas awal-awal belum banyak orang yang booking kamu.
“Terus update aja portfolio kamu di Instagram dan menggunkan hashtag, supaya semakin sering kesempatan kamu untuk dilihat orang.”