OXY Cover: Obat Jerawat Sekaligus Makeup Andalan

Kenalan sama OXY Cover yuk, obat totol jerawat yang juga bisa berfungsi sebagai concealer.

Pernah sekali, saya mengalami breakout pas hari ada acara besar. Me being the vain me, saya langsung menggunakan concealer tebal-tebal untuk menutup semua jerawat jelek yang muncul di wajah. Sounds like a good idea at first… tapi malam itu, setelah mencuci muka, saya meraba-raba dahi dan ternyata jerawatnya malah tambah banyak! Dari enam tadi pagi tiba-tiba menjadi 12. Sejak itu, saya nggak pernah lagi sembarangan menyamarkan jerawat dengan concealer. Lebih baik diem-diem di rumah dan sabar saja sambil menggunakan obat jerawat andalan, yaitu OXY 10.

Baca juga: 3 Hal yang Nggak Sangka Bisa Mengurangi Jerawat

Nah, kalau kalian sudah akrab dengan nama OXY 5 atau OXY 10, pasti tau dong salah satu kekurangan obat totol OXY, yaitu lotion warna putihnya yang kelihatan jelas banget saat diaplikasi di wajah. Kzl banget kan soalnya jadi nggak PD keluar rumah?!

OXYCOVER

Nah, saat saya lagi di Guardian Malaysia kemarin, tiba-tiba nemuin di rak OXY ada yang namanya OXY Cover. Di kemasannya tertulis bahwa OXY Cover adalah krim halus berwarna kulit yang berfungsi untuk membunuh bakteri penyebab jerawat, menyerap minyak berlebih dan membersihkan pori-pori yang tersumbat. Harganya juga cukup terjangkau, kurang lebih hanya RM20 saja (atau Rp60.000,-). So of course I had to get it!

OXY Cover ini bekerja seperti layaknya concealer matte-finish biasa, tapi dengan kandungan 10% Benzoyl Peroxide yang sekaligus membantu menghilangkan jerawat. In case you didn’t know it already, Benzoyl Peroxide sangat ampuh dalam membasmi jerawat, tapi dapat membuat kulit menjadi kering. Untuk kamu yang mempunyai kulit sensitif, saya sarankan untuk melakukan patch test terlebih dahulu sebelum menggunakan produk ini.

Baca Juga: Obat Jerawat Bikin Kulit Kering? Coba Trik Ini

Karena kandungannya sama, OXY Cover bekerja persis seperti OXY 10, yang sudah pernah dibahas tuntas oleh kak Dara di artikel ini. Bahkan tekstur OXY Cover yang creamy dan membuat kulit kering juga mirip. Perbedaanya hanya pada krim OXY Cover yang lebih cepat mengering, dan berwarna beige, jadi bisa dibaur ke kulit.

Dari segi coverage, OXY Cover lumayan ampuh dalam menutupi jerawat. Well, don’t expect the kind of coverage like NARS’s or NYX’s Full Coverage concealers ya, karena prioritas utama produk ini adalah untuk menyembuhkan jerawat. Walaupun tekturnya tidak tebal, concealer ini cukup tahan lama saat dipakai seharian.

OXYCOVER,

Tapi, kekurangan produk ini ada pada shade nya yang very limited. And when I say very limited, I mean OXY Cover cuma hadir dalam satu shade saja! Saya merasa shade ini cukup gelap, dan akan lebih cocok untuk kamu yang mempunyai kulit sawo matang. For my light-skinned friends, don’t worry! Biasanya masih bisa saya siasati dengan makeup di atas OXY Cover ini.

Overall, saya merasa bahwa OXY Cover cukup bagus, dan akan berguna untuk kamu yang tidak cocok memakai concealer biasa untuk menutupi jerawat. Tapi harus diingat bahwa produk ini harus diaplikasi sebelum foundation ya, tidak seperti concealer biasa yang diaplikasikan setelah foundation. Saya juga tidak menyarankan untuk menggunakannya seperti concealer biasa (untuk menyembunyikan lingkaran hitam atau mengoreksi kemerahan) karena concealer ini dibuat dengan tujuan menyembuhkan jerawat saja.

Nah, kalau kamu, uda pernah coba OXY Cover ini belum? Atau ada produk obat jerawat yang enak dipakai di bawah makeup? Share di bawah, ya!