Pandangan Beauty Editor Terhadap Khadijah Azzahra

Familiar dengan nama Khadijah Azzahra? Seorang MUA yang lagi diomongin karena hasil makeup-nya yang dianggap berlebihan di kalangan beauty community.

Seminggu sebelum penutupan tahun 2016, saya sering melihat hasil makeup Khadijah Azzahra di explore Instagram. Makeup Khadijah Azzahra yang mengubah wajah seseorang ini, pasti mendapatkan banyak pujian dan juga olokan karena dirasa makeup-nya yang terlalu medok dan dianggap seram. Bagi saya makeup Khadijah ini bukanlah model makeup baru di Indonesia, tapi sudah ada dari berpuluh-puluh tahun lalu.

Di Indonesia, makeup seperti Khadijah ini yang dianggap makeup bagus, khususnya untuk pengantin. Di mana menurut banyak perempuan Indonesia, makeup yang bagus adalah makeup yang mengubah wajah dan bikin pangling. Saya pun dulu berpikir seperti itu, pokoknya kalau nanti jadi pengantin, makeup harus tebel, mata belo dan beda deh dari yang biasanya.

Cuma, semakin lama saya perhatikan tren makeup yang bikin pangling mulai meredup, khususnya untuk di Jakarta. Karena saya sering banget melihat hasil makeup Upan Duvan, Petty Kaligis, dan Irwan Riady yang hasil makeup-nya nggak medok dan sedikit lebih modern. Jadi, apakah makeup Khadijah ini jelek dan sudah nggak perlu diaplikasikan lagi? Jawaban dari saya, nggak! Kenapa? Karena di luar sana masih banyak banget perempuan Indonesia yang menyukai tipe makeup seperti ini, khususnya yang tinggal di daerah. Makeup yang manglingi dan mengubah wajahlah yang mereka kenal, bukan makeup flawless dan tipis yang mereka cari.

Baca juga: Ngobrol Bareng 3 MUA Cowok Hits Indonesia

Khadija Zzahra

Image: Khadijahzzahra Makeup.

Saya sendiri ketika melihat hasil makeup Khadijah, memang merasa “Kok putih amat? Tapi kok nggak abu-abu?” Sejujurnya saya merasa seram melihat makeup-nya karena bagian mata terlalu bold dan terlihat galak. Tapi untuk complexion, saya acungi dua jempol, karena walaupun menggunakan foundation empat hingga lima tingkat lebih terang tapi nggak terlihat abu-abu. Dan Khadijah bisa sukses menutupi bumps jerawat pada wajah kliennya.

Jadi pandangan saya terhadap makeup Khadijah Azzhara adalah saya nggak suka, karena ini memang bukan style makeup yang saya junjung tinggi, but it doesn’t mean this makeup is ugly that we should bash it! Karena walaupun banyak kesalahan “ajaran” makeup dilakukan di sini, ya balik lagi memang makeup seperti ini yang disukai oleh klien-klien Khadijah. Saya yakin, sang klien juga nggak asal pilih MUA tanpa melihat portfolio Khadijah sebelumnya. Jadi dari sudut mata saya sebagai beauty editor dan MUA, ya makeup seperti ini  masih dicari oleh pasar di Indonesia.

Karena nggak mau sendirian, saya pun meminta pendapat Annetta dan Dara mengenai hasil makeup Khadijah Azzahra:

Khadijah Azzahra

Annetta (Senior Editor FD)
“Pertama kali lihat foto ini, secara makeup, sebenarnya biasa aja. Kenapa? Karena saya udah sering sih, lihat hasil makeup manglingi dan super flawless seperti ini di explore Instagram saya, yang kebanyakan merupakan makeup bridal di daerah. Yang lebih bikin saya takjub, kok foto after-nya macam lebih muda 20 tahun?! Magic! Don’t quite know what I feel about that, though.

“Makeup macam ini selalu bikin saya meringis di bagian eye makeup dan alis. Tapi hasil makeup Khadijah ini mukanya still looks like skin (paling nggak suka lihat complexion yang nggak skin-like), dan saya yakin sang klien pasti merasa lebih cantik. She’s not the only one with such aesthetic, dan suka atau nggak suka, makeup seperti ini ada ‘pasar’-nya kok.”

Dara (Editor FD)
“Saat pertama kali melihat video tutorial Khadijah di Instagram-nya, saya langsung memikirkan berapa makeup ‘rules’ yang dilanggar oleh Khadijah. Foundation yang keputihan, eyeshadow yang nggak di-blend, bulu mata yang ditumpuk banyak, dan lain-lain. But then again, what are “rules” in makeup, anyway? Overall kelihatannya cantik-cantik aja, kok. Selama klien-klien Khadijah merasa puas dengan hasil makeup-nya, menurut saya harusnya nggak ada yang harus diributkan lagi. Untuk yang merasa bahwa makeup Khadijah mengubah wajah menjadi seperti orang lain, ya itu kembali lagi ke selera masing-masing.

Bisa aja kan dibalik, orang-orang yang suka dengan makeup Khadijah malah menganggap makeup bridal natural yang lagi hits sekarang ini justru sia-sia. ‘Buat apa bayar MUA mahal-mahal kalau ujung-ujungnya cuma terlihat seperti kita sehari-hari versi lebih cakepan dikit?’ LOL, nggak akan ada ujungnya! Intinya, selama hasil makeup-nya sukses membuat klien merasa pede, menurut saya MUA tersebut sudah melaksanakan tugasnya dengan baik.”