3 Destinasi Liburan Khas Timur Tengah di Dubai

Minggu lalu, saya berangkat ke Dubai mewakili Female Daily atas undangan dari Dubai Tourism. Selama di sana, saya diajak ke tempat-tempat seru yang wajib banget dikunjungi kalau kamu ada rencana liburan ke Dubai!

Sebelum berangkat, sebenarnya saya sempat bingung tentang what to expect selama di Dubai. Dubai kan, sangat terkenal sebagai kota metropolitan yang penuh dengan gedung pencakar langit dan mall-mall mewah. Saya sih excited untuk melihat kota Dubai yang modern, tapi somehow, pergi ke Timur Tengah kayaknya nggak afdol kan kalau nggak ketemu gurun pasir, unta, dan mendapat pengalaman selayaknya warga lokal. Untungnya, di itinerary saya ada tiga tempat seru yang bikin saya pingin balik lagi ke Dubai. Apa saja itu?

1. Desert Safari Dubai

Berlokasi sekitar 40 menit dari tengah kota Dubai, saya dibawa oleh tur Arabian Adventure menuju gurun pasir yang surprisingly, udaranya mirip Puncak di malam hari. Panas mataharinya cukup silau, tapi di saat yang bersamaan angin juga berhembus cukup kencang sehingga udara pun terasa sejuk.

Pertama-tama saya diajak nonton falcon show, hewan ikonik UAE yang terkenal sebagai salah satu jenis burung pemangsa yang bisa terbang sangat cepat. Saya diajak menonton bagaimana pelatih falcon memancing sang burung dengan makanan, menyembunyikan lagi, kemudian melemparkan makanannya ketika si burung sedang terbang dan ditangkap dengan sangat jitu. Salah satu atraksi yang wajib ditonton kalau kamu ke Dubai!

SAMSUNG CAMERA PICTURESSelesai nonton falcon show, waktunya main-main di gurun pasir! Perjalanan menuju gundukan pasir bisa dibilang seperti roller-coaster, karena mobil yang saya tumpangi dibawa dune-driving dan dibawa menyetir melewati gundukan pasir, menerobos sana-sini. Duh, benar-benar seperti roller coaster di dalam mobil! Seru banget dan kalau kamu suka kegiatan yang memicu adrenalin, dune-driving is a must. Yah meskipun saya agak mual-mual sedikit, tapi worth it banget pengalamannya! :D

Screen Shot 2016-12-23 at 10.32.24 AMSAMSUNG CAMERA PICTURESSelesai dikocok-kocok di gurun pasir, kegiatan di gurun pasir kita pada hari itu ditutup dengan makan malam di tenda. Sembari makan malam, pengunjung disuguhi penampilan belly dancer dan makan malamnya pun berbentuk buffet, jadi nggak heran sepulang dari Desert Safari perut saya langsung membuncit. Di tenda tersebut, kamu juga bisa digambar henna painting gratis dan mencoba naik unta. It was totally fun!

SAMSUNG CAMERA PICTURESKalau kamu tertarik untuk tahu paket-paket tur dari Arabian Adventures dan kegiatan apa saja yang bisa kamu lakukan di gurun pasir Dubai, silakan kunjungi situs resmi mereka di sini, ya. Saya aja nggak sabar kepingin balik lagi. :D

2. SMCCU (Sheikh Mohammed’s Centre for Cultural Understanding)

Berdiri tahun 1998, SMCCU adalah tempat dimana turis bisa mendapatkan cultural experience bersama para warga lokal dan mengunjungi daerah old town Dubai. Di SMCCU, nggak cuma bisa merasakan jamuan makan ala Emirati (sebutan untuk penduduk asli Uni Emirat Arab), tetapi pengunjung juga disuguhi cultural presentation yang menarik dari host yang ada disana.

Saat itu, saya mengikuti jamuan makan siang bersama rombongan turis lain sembari mendengarkan cerita-cerita tentang budaya, tradisi, dan sejarah Uni Emirat Arab. Sounds boring? Not at all! Host kami pada waktu itu, Abdullah, sangat bisa membawa suasana dan menceritakan budaya-budaya UEA sambil diselingi beberapa dark humor seperti stereotip orang Barat terhadap orang Arab, dan sebagainya. Seluruh tradisi UEA, dari mulai berkelana dengan unta, asal-usul perempuan memakai cadar, sampai gaya anak muda memakai keffiyeh semua dibahas di sini.

SAMSUNG CAMERA PICTURES

SAMSUNG CAMERA PICTURESSAMSUNG CAMERA PICTURES

SAMSUNG CAMERA PICTURESSelain mendengarkan cultural presentation, tentu pengalaman makan-makannya juga seru banget. Ada nasi briyani, lengkap dengan kambing dan kari ayam, plus salad dan luqaimat alias donat goreng! Kalau di budaya asli Emirati, biasanya para tamu langsung menyerbu makanan di piring besar dan makan menggunakan tangan rame-rame dengan tamu lainnya.

Tapi berhubung sepertinya nggak mungkin kita semua makan di satu piring pada saat itu, jadi para host sudah menyediakan piring masing-masing beserta sendok garpu. Sebelum makan, saya disuguhi Arabian coffee yang pahit dan harus dikonsumsi dengan kurma supaya manis. Hihihi, kapan lagi minum kopi tapi gulanya pakai kurma? :D

Selesai makan, tentu harus foto-foto pakai busana Emirati, dong. SMCCU menyediakan berbagai macam abaya yang bisa dicoba dan saya langsung menyambar abaya hitam supaya “Emirati banget”. Dulu, setiap kali melihat orang berabaya, saya selalu membayangkan betapa gerahnya pakai baju berlapis-lapis begitu, tapi ternyata setelah dicoba, ternyata nyaman banget lho, memakai abaya. Bahannya adem dan menyerap keringat!

WhatsApp Image 2016-12-29 at 12.57.40 PMCan you spot me?

Entah kenapa, kunjungan ke SMCCU ini ngena banget buat saya. Mungkin karena saya memang senang belajar budaya, jadi seru aja menjadi orang Emirati sehari dan mengenal tradisi-tradisi Emirati yang belum pernah saya dengar sebelumnya. Jangan salah, anak-anak kecil yang hadir disana juga enjoy banget lho, mengikuti cultural presentation-nya. Mungkin karena dibawakannya dengan sangat santai, jadi seperti didongengi aja buat mereka.

Kalau suatu hari nanti kamu juga berkesempatan mengunjungi Dubai, wajib banget deh, mampir ke SMCCU. Selain cultural lunch, paketnya ada bermacam-macam, kamu bisa mengunjungi masjid, tur keliling tempat-tempat bersejarah di sekitar Bastakiya, dan lain-lain. Untuk info lebih lanjut bisa kunjungi situs resmi SMCCU di sini, ya.

3. Global Village

Nah, kalau yang satu ini konsepnya juga unik banget menurut saya. Global Village adalah gabungan antara pasar tradisional, amusement park, restoran, street food, dan entertainment center! Saat saya datang ke sana pun pengunjungnya lebih banyak keluarga, karena Global Village memang one-stop-destination yang bisa dinikmati oleh semua kalangan. 

SAMSUNG CAMERA PICTURES

SAMSUNG CAMERA PICTURESAmusement park-nya juga nggak main-main, lho. Ada banyak sekali atraksi mulai dari bianglala, ontang-anting versi lebih seram, sampai rumah hantu. Sayang waktu saya cukup terbatas waktu di Global Village sehingga nggak sempat mencoba atraksi-atraksinya, tapi saya kepingin banget nyoba ontang-anting yang dibawa tinggi sampai ke atas seperti yang terlihat di foto bagian kiri. Beda banget sama di Dufan! (lol)

Kalau para ibu-ibu nggak mau naik atraksi, tentu bisa langsung belanja di pasarnya karena highlight dari Global Village adalah kios-kios yang merepresentasikan 46 negara di seluruh dunia. Yup, nggak cuma dari Uni Emirat Arab aja, tapi kamu juga bisa menemukan kios dari negara Iran, Pakistan, India, dan lain-lain. Harganya juga bisa ditawar, lho.

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Screen Shot 2016-12-30 at 9.09.23 AM

SAMSUNG CAMERA PICTURESAbaya berbagai motif, segala bentuk permadani, parfum, sampai kacang-kacangan bisa kamu temukan di Global Village. Marshall, tour guide saya di Dubai selalu mengingatkan untuk pintar-pintar menawar karena kamu bisa mendapatkan good deal kalau tahu trik-trik jitu menawar! Setelah selesai belanja, nggak usah takut keluar dengan perut keroncongan karena ada area khusus restoran yang, lagi-lagi, menawarkan berbagai macam hidangan dari negara berbeda-beda. Bahkan restoran Padang pun ada lho, di Global Village. Tapi, sudah jauh-jauh ke Dubai masa makannya rendang lagi? :p

Nah, selain tiga tempat ini, masih banyak tempat-tempat lain di Dubai yang akan saya rekomendasikan ke kamu. Tunggu artikel selanjutnya, ya!