Kerja di Wardah, Isinya Anak-Anak Muda!

Ternyata, kerja di Wardah nggak melulu ngomongin makeup. PR Wardah, Suci Hendrina, kasih bocoran tentang asyiknya bekerja di brand kecantikan yang sedang naik daun.

Waktu saya jalan-jalan ke Yogyakarta bareng Wardah beberapa waktu lalu (di mana saya jadi tahu produk Wardah yang jadi favorit di Amerika), saya juga banyak ngobrol sama perempuan cantik yang selalu eksis di event-event Wardah. Dia adalah Public Relation dari Wardah, Suci Hendrina.

Kalau kata saya dan roommate dari media lain kemarin, Mbak Suci ini mukanya adem banget, cantik wudhu :D Suci sudah kerja di Wardah sejak 2012, alias sudah sekitar empat tahun. Saya pun penasaran kenapa Suci bisa end up di Wardah. Apakah karena “banci” makeup kayak anak-anak FD? Hahaha.

Background Suci ternyata jauh banget dari dunia beauty.

“Aku background-nya malah di bidang farmasi. Saat melamar ke Wardah, malah awalnya ditawarin bagian Research & Development,  karena lebih sesuai dengan background aku,” kata Suci. “Tapi aku ingin di PR, karena habis ngerasain bidang farmasi, intens di lab, pingin cobain yang beda. Kemarin  istilahnya ketemu produk, bukan orang, kan, jadi pingin yang beda.”

Suci-hendrina-wardah-kerja-2

Ngomong-ngomong soal beda, saya pun kepo. Apa sih yang Suci rasa beda di Wardah dibanding perusahaan lain?

“Pertama kali masuk di Wardah, kaget, rata-rata isinya anak muda, di bawah 30 tahun. Semangat kerjanya on fire banget. Berkesan banget.”

“Wardah sendiri nggak melulu ngomongin beauty.  Apa pun yang positif, berhubungan sama earth, love, dan life (tagline Wardah) selalu dicari kegiatan yang berhubungan dengan itu untuk kita berkarya. Bahkan Tulus jadi brand ambassador Wardah menunjukkan kedinamisan kita.”

Mirip sama Female Daily, di Wardah bahkan ada kegiatan sharing session juga lho antar karyawan.

“Per divisi, ada kegiatan sendiri,” lanjut Suci. “Di PR, tiap Senin kita ada sharing session, terus kadang mengundang speaker dari luar.”

“Kalau dari Paragon (parent company Wardah), setiap Jum’at ada Coffee Session, sharing dengan pembicara dari luar dengan tema berbeda-beda. Tapi karena bentuknya intimate, sedikit,  jadi tiap Jum’at kita harus cepet-cepetan daftar!”

Setiap pekerjaan pasti ada enak-nggak enaknya, ya. Namun ternyata Suci sendiri kesulitan menemukan hard times selama bareng Wardah. Saya sampai geregetan, masa nggak ada? Hahaha. Entah karena Suci nya yang thick skinned, atau memang all times are good times di Wardah. Ternyata, rahasianya ada di kekompakkan tim, sehingga semua terasa mudah aja.

So far sebagai PR, tantangan terbesar adalah perkembangan Wardah pesat sekali, jadi speed kerja kita harus mengikuti. Event banyak banget, harus terbiasa sama project-project Roro Jonggrang hahaha.”

“ Pernah nih, kita mau bikin acara di Bandung pada hari Selasa, dan semua keputusan itu baru fix di hari Jum’at! Which is itu weekend ya, susah komunikasi sama divisi lain. Tapi karena balik lagi tim kita kompak, sangat kekeluargaan, jadi acaranya tetap berlangsung dong.”

Nah, obrolan kita nggak akan lengkap kalau nggak nanya Suci produk Wardah favoritnya! Di akhir obrolan kita Suci pun share, as an insider, produk Wardah yang paling sering dia pakai.

“Paling suka Wardah Exclusive Matte Lip Cream ya. Kalau sehari-hari, aku suka pakai nomor 03 atau 06. Tapi kalau lagi pingin nonjolin bibir, paling suka nomor 02 Fuchsionately. Itu bagus banget!”