Pengalaman Harumi Sudradjat Menghadiri Generation Beauty New York

Beauty influencer di Amerika tuh gila-gila banget!”

SAMSUNG CAMERA PICTURESBegitu kata Harumi Sudradjat, saat saya tanya tentang kesan-kesannya menghadiri acara Generation Beauty, event tahunan ipsy, perusahaan monthly subscription box yang didirikan oleh Michelle Phan tahun 2011. Di acara Generation Beauty, para beauty enthusiast berkumpul untuk meet and greet dengan ipsy stylists, kenalan dengan brand-brand terkenal, dan tentunya hunting produk makeup yang baru saja di-launching atau sedang hits saat ini. Nggak cuma pengunjung saja yang excited, semua brand pun berlomba-lomba membuat booth mereka seheboh mungkin supaya ramai didatangi pengunjung. Coba cek aja hashtag #GenBeauty2016, pasti langsung kebayang keseruan acaranya!

Saat menjadi pembicara di Female Daily Blogger Workshop 2016 kemarin, Harumi benar-benar baru pulang banget dari New York. Berhubung masih fresh banget di ingatan, langsung saja saya todong Harumi untuk bercerita tentang pengalamannya bertemu famous beauty gurus, berkumpul dengan komunitas beauty enthusiast di sana, dan ngantri di booth brand-brand besar yang kalau kata Harumi, “Kayak perang!”

Ceritain dong, gimana awalnya Harumi bisa datang ke Generation Beauty 2016?

“Jadi waktu ipsy baru banget berdiri, aku dikirimin e-mail sama Michelle Phan untuk join jadi community member-nya. Aku emang sempet beberapa kali ketemu Michelle Phan kan, and this happened around two or three years ago. Ya udah, aku kasih profil aku di social media untuk melewati sedikit proses seleksi dan akhirnya aku dikirimin e-mail “Congratulations! You are now a member of ipsy.”

Sejak saat itu, aku selalu diundang ke acara-acaranya mereka. Cuma ya, mereka ngundang mah ngundang aja, seakan-akan dari Jakarta ke LA cuma sejam! Berhubung mereka memang nggak provide akomodasi jadinya selama bertahun-tahun ini aku nggak pernah bisa dateng. Kebetulan banget pas kemarin aku ke New York ternyata tanggalnya bertepatan dengan event Generation Beauty yang berlangsung selama tiga hari. Finally aku bisa dateng dan diundang juga ke acara ipsy VIP Stylist Cocktail Party yang eksklusif hanya untuk ipsy members. Cocktail party ini seru banget sih, aku sempet ketemu ipsy stylist yang top-top kayak Desi Perkins, LustreLux, Chrisspy, ada Manny MUA dan Patrick Starr juga.”Screen Shot 2016-10-17 at 9.59.38 PMAaaa! Mereka kayak gimana sih, aslinya? 

Makeup-nya BAGUS banget! Desi Perkins dan LustreLux makeup-nya super flawless. Mungkin karena kulit mereka juga udah bagus banget, jadi makeup-nya keliatan semakin ‘wah’.”

Manny sama Patrick diva banget, ya? (Lho, jadi gosip :D)

“Hahaha, ya gimana ya, aku nggak bisa bilang mereka “baik banget” karena mereka di sana udah kayak seleb aja. Mereka dateng ke cocktail party itu bawa bodyguard lho!”

Di sana kan pasti banyak kenalan dengan sesama beauty influencer yang juga sama-sama ipsy members, ada bedanya nggak sih, sama beauty community di Indonesia?

“Yang jelas mereka itu bener-bener die hard dan fanatik banget soal beauty. Bener-bener sefanatik itu. Kayak misalnya waktu itu ada salah satu dari mereka yang nanya ke aku, rambutku diapain, bagus deh modelnya, bla bla bla. Aku jawab kan, “Oh, I just curl it with a curling iron and clip some hair extensions in it.” 

Terus dia lanjut nanya aku pake catokan merek apa, tipe apa, bentuknya yang kayak gimana, pokoknya spesifik banget! Aku sampe kaget sendiri karena aku pun lupa pake catokan apa. Terus kalo udah ngomongin lipstik ya, ngejelasin lipstik yang mereka pake hari itu aja bisa lima menit sendiri. Pake lipstik Kylie campur ini, campur itu, haduhh pokoknya bener-bener gila banget. Jadi malem itu aku bener-bener amazed sama bagaimana orang-orang ini segitu passionate dan knowledgeable tentang dunia beauty.

Selain itu hal yang menarik buat aku juga cara mereka kenalan. Waktu kenalan, setelah nanya nama pasti mereka langsung nanya “Are you on Youtube or Instagram?“, jadi apa platform yang kita pakai juga penting banget.

Screen Shot 2016-10-18 at 10.19.07 AM

Terus kalau acara Generation Beauty-nya sendiri gimana?

“Jadi acaranya tuh kayak di hall gede, semacem JHCC gitu. Satu hall isinya berbagai macem brand, mulai dari yang udah terkenal banget sampe yang masih kecil. Orang-orang ngantri panjang karena di booth mereka, brand-brand ini banyak yang ngebagi-bagiin foundation, lipstik, dan sampel-sampel produk. Brand juga nggak pandang bulu lho, mau lo ipsy member yang diundang kek, mau lo pengunjung yang beli tiket kek, ketika udah di booth, ya semuanya sama aja. Antrian orang yang mau dapet produk gratisan dan yang beneran belanja pun sama panjangnya, jadi bener-bener exhausting banget deh, hari itu. Aku sampe nggak dateng ke hari kedua saking capeknya.”

Brand apa yang booth-nya paling rame?

Benefit, NYX, MAKE UP FOR EVER itu booth-nya gede dan rame banget. Too Faced juga ngantrinya parah banget. Brand yang baru muncul tapi ngehits kayak Jouer juga ngantrinya lumayan karena orang-orang lagi penasaran-penasarannya kan, sama produknya.”

Ada nggak ilmu yang didapat dari beauty influencers di sana? 

“Selain fanatik, beauty influencer di sana juga kompetitif banget. Komunitasnya friendly dan suportif, tapi kompetitif juga. Mungkin karena beauty industry di sana juga udah kebentuk banget kali ya, dan profesi sebagai beauty influencer itu sangat menjanjikan. Jadi mau nggak mau ya, mereka harus kerja keras lebih ekstra, apalagi persaingannya juga ketat.

Selain pengetahuan soal produk, beauty influencer di sana juga paham banget tentang cara membuat video atau foto yang berkualitas. Di sana bisa tuh, ada orang yang screenshot videonya Nikkie Tutorials, terus nanya “Can you guys tell me what lighting she used?” terus banyak aja yang jawab “Oh, dia pake kamera tipe ini, lensanya yang ini, samping kiri-kanan dipakein styrofoam, lighting-nya di-setting begini, bla bla bla.” Jadi production-wise, mereka bener-bener udah advanced banget. Karena kalau nggak begitu, mereka ya bisa dengan gampangnya ketinggalan dan dibalap sama influencer lain.”

Intinya pengalaman aku di sana itu bener-bener berkesan banget. I think I’m crazy about makeup, but it turns out that I’m not. At all. Hahaha!