Skincare The Ordinary dari Deciem yang Sangat Terjangkau

Setelah kesuksesannya dengan Hylamide dan NIOD, satu lagi merek dirilis Deciem, perusahaan kecantikan yang digawangi oleh Brandon Truaxe, yaitu The Ordinary. Everything about this brand is ordinary when you’re talking about skincare products in the market, especially the ingredient! Tapi yang tidak biasa tentang merek ini adalah pendekatannya yang jujur dan lugas serta tidak neko-neko. Kemasannya saja simpel dan tidak banyak gaya. Tapi kemasan yang minimalis dan terlihat sesuai dengan tujuan produk justru mengomunikasikan bahwa produk ini terkesan clinical dan efektif. But I may be a little biased, I’m obsessed with Deciem brands!

the ordinary

Tagline dari merek ini adalah “Clinical Formulations with Integrity“. Bikin makin pengen mencoba, ya?  Tujuan dari merek ini adalah memberikan skincare yang sebenarnya sudah umum, namun menjanjikan teknologi klinik yang efektif dalam formulasi produknya. The Ordinary juga sepertinya ingin men-challenge para pemain di dunia skincare untuk, and as I quote from the press release “raise pricing and communication integrity in skincare”.

Rangkaian produk dari The Ordinary terdiri dari produk-produk seperti Vitamin C 23% Suspension + HA Spheres 2% (£4.90), Niacinamide 10% + Zinc 1%(£5.00), Alpha Arbutin 2% + HA (£7.00), Advanced Retinoid 2% (£8.00), 100% Organic Cold-Pressed Rose Hip Seed Oil (£9.00), Lactic Acid 5% + HA 2% (£5.50) dan Lactic Acid 10% + HA 2% (£5.80).

Yang paling menarik buat saya adalah produk yang dinamai dengan “The Buffet” yang isinya adalah Matrixyl 3,000 peptide complex , Matrixyl Synthe’6 peptide complex, Syn-Ake peptide complex, Relistase peptide complex, Argirelox peptide complex, Probiotic complex yang diramu dengan 11 amino-acids yang aman untuk kulit serta beberapa Hyaluronic Acid complexes. Kompleks sekali yah kedengerannya produk ini! The Buffet ini adalah produk paling mahal dari The Ordinary dengan harga £12.70, padahal dengan harga segitu jarang-jarang saya menemukan serum dengan satu kandungan bagus saja. Nama The Buffet sendiri terinspirasi dari merek-merek skincare mahal yang menjual produk dengan kombinasi-kombinasi kandungan dan teknologi yang disebutkan di atas dan menyebutkannya dengan istilah “buffet”. Padahal kalau dipikir-pikir, buffet ini kan biasanya makanan all you can eat, di mana kita bisa makan banyak dengan harga relatif lebih murah dari seharusnya. Tapi yang terjadi malah produk yang segala ada ini dibandrol dengan harga mahal sekali oleh kebanyakan merek. Bisa saja, nih, Brandon nyindirnya :p

the ordinary

Tidak salah memang kalau Deciem masuk ke dalam daftar 100 Disruptive Brands yang diusung oleh Marketing Week. Kebanyakan yang masuk ke dalam daftar ini adalah tech companies yang memberikan goncangan pada cara kerja konvensional dan membawa perubahan. Nah, begitupula Deciem dengan merek-mereknya. It challenges the beauty industry to rethink everything. Dengan merek The Ordinary ini sendiri sepertinya kesan yang saya dapat adalah untuk tidak muluk-muluk menamai produk dengan janji-janji surga seperti hasil yang bisa didapatkan dalam beberapa hari saja atau seminggu. Padahal sih, kalau dilihat-lihat yah kandungan produk-produk tersebut ya itu-itu saja: vitamin A (retinol), vitamin B (niacinamide), vitamin C, Hyaluronic Acid (HA), AHA/BHA dan lain-lain. Yang beda hanya namanya saja dan mungkin kemasan yang makin cantik dan berat, jadi makin mahal.

Anyway, I’m curious about this brand tapi sayangnya saat ini produk ini sirkulasinya masih sangat terbatas. Kalau di Amerika, melalui website-nya langsung yaitu www.ordinaries.com atau di Inggris bisa dibeli di www.victoriahealth.com. I can’t wait to get my hands on these!