Gaya Hidup Sehat Mudah dan Murah dari Para Editor FD

Dulu, saya pikir pola hidup sehat itu mulai dilakukan saat umur 30 atau 40-an. Anggapan yang sangat salah memang, karena menjaga tubuh tetap fit sejak umur 20-an itu bisa dihitung sebagai investasi!

Setelah berkonsultasi dengan dokter kulit kemarin, saya disadarkan kalau makanan yang kita konsumsi sehari-hari juga berpengaruh untuk kesehatan kulit. Jadi, supaya nggak keterusan terbawa pola makan zaman kuliah yang slengean banget, saya mulai berusaha mempraktikkan healthy lifestyle dengan langkah-langkah yang sederhana dulu.

Pertama, saya mencoba mengurangi konsumsi dairy products. Kalau setiap hari biasanya saya makan roti bakar pakai mentega, ditabur keju dan diolesi Nutella, sekarang saya berusaha mengurangi at least seminggu sekali saja makannya. Selain bisa membantu kondisi kulit saya yang acne-prone, mengurangi susu dan keju juga membuat tubuh kita terhindar dari lemak dan kolesterol. Selain dairy, saya juga sudah memutuskan hubungan dengan minuman-minuman kemasan dengan kadar gula tinggi. Sehaus-hausnya saya, lebih baik minum air putih!

makan salad-13Cara orang menerapkan pola hidup sehat tentunya berbeda-beda. Kalau saya masih menerapkan cara yang cimit-cimit banget, beberapa editor lain di Female Daily sudah lebih dulu menjalani healthy living dengan cara mereka sendiri-sendiri. Ingin tahu?

Santi:
Mengganti nasi putih dengan nasi merah
Karena nggak bisa hidup tanpa nasi, saya berusaha mengganti nasi putih yang biasa dikonsumsi dengan beras merah yang lebih sehat. Dari buku yang pernah saya baca, nasi merah itu lebih banyak seratnya daripada nasi putih, sehingga rasa kenyang di perut jadi bertahan lebih lama. Selain itu, kadar gulanya juga lebih sedikit dibanding nasi putih, jadi berat badan saya cenderung stabil. Efek positif lain yang saya rasakan, bila habis makan nasi putih, biasanya pasti ngantuk banget. Tapi dengan makan nasi merah, tidak terlalu ngantuk lho setelah jam makan siang.

Rutin Nge-gym

Berolahraga rutin sudah saya jalani sejak sekitar 15 tahun lalu. Dari mulai jogging sekitar kompleks rumah sampai pernah ikut 10K beberapa kali. Saya juga suka banget dengan Yoga dan Pilates.

Sekarang ini, saya rutin nge-gym dekat rumah. Supaya saya tetap termotivasi berlatih, bahkan saya memakai jasa Personal Trainer. Dengan adanya Personal Trainer, saya lebih punya target untuk berlatih dan juga ada orang yang mengingatkan saya untuk terus hidup sehat saat semangat olahraga mulai kendur!

Annetta:

Walau saya nggak mengalami masalah dengan kelebihan berat badan, tapi in general aku lumayan berpola hidup sehat. Makan oily fish, sayur dan buah beberapa kali seminggu, dan jogging tiap weekend sudah aku lakukan sekitar dua tahun terakhir. Aku percaya kalau hidup sehat itu core-nya memang dari makanan dan olahraga. Enggak susah kok mempraktikkan gaya hidup sehat :)

Ochell:

Karena saya emang saya jarang olahraga, jadi salah satu cara untuk mencoba hidup sehat adalah mengurangi makanan yang digoreng, berlemak, dan berminyak. Selain itu saya juga mengurangi minuman kemasan dalam botol, dan rajin makan sayur setiap hari. Mulai bulan ini juga saya berolahraga sendiri di rumah, dengan durasi 10 – 20 menit saja. Walaupun cuma sebentar, yang penting rutin!