Cara Melayer Maskara Waterproof Vs Non-Waterproof

Untuk mendapatkan hasil maksimal, memakai maskara waterproof vs non-waterproof butuh teknik yang berbeda lho. Kamu sudah melakukan ini belum?

Hasil akhir pemakaian maskara waterproof tentu berbeda dengan maskara non-waterproof. Hal ini seperti halnya saat kita memakai jenis kuas foundation yang berbeda, memberi hasil yang berbeda. Namanya beda formula, tentu maskara waterproof dan maskara non-waterproof butuh teknik yang berbeda dong. Bagi kamu yang belum mengerti, pasti akan merasa kalau hasil maskara non-waterproof enggak se-cetar hasil maskara waterproof. Bagi pemakai maskara waterproof juga, bisa jadi tetap ada masalah saat mencoba melayer beberapa lapis maskara jenis ini. Biasanya, bulu mata malah jadi kaku dan crunchy.

Nah, maskara jenis apa pun yang kamu pilih, coba kedua teknik yang sesuai saat mau melayer maskara waterproof dan non-waterproof ini:

Maskara Waterproof

Apa sih yang membedakan maskara waterproof dengan non-waterproof? Maskara waterproof biasanya mengandung tiga jenis wax, dan sedikit kandungan air. Kebalikannya, maskara non-waterproof memiliki air sebagai komposisi utama, dan lebih sedikit kandungan wax.

melayer-maskara-waterproof-vs-non-waterproof-washable-2

Kadungan wax ini yang membuat maskara waterproof jago dalam menjaga kelentikan bulu mata, namun juga cepat mengeras, lebih susah dibersihkan dan butuh waterproof makeup remover. Cara terbaik untuk melayer jenis maskara waterproof adalah dengan melayer beberapa coat secepat mungkin, selagi cairannya masih basah di bulu mata. Kalau sudah kering, sebaiknya sih bulu mata bermaskara waterproof jangan diganggu-gugat lagi. Hasilnya, bulu mata bisa tampak kaku, dan bahkan jadi tragedi seperti yang dialami Miley Cyrus ini!

Sekadar sharing aja, maskara waterproof favorit saya adalah  Maybelline Volum’ Express Turbo Boost yang juga jadi favorit vlogger Rachel Goddard.

Maskara Non-Waterproof

Karena nature-nya yang “basah”, maskara non-waterproof  sebenarnya enak banget dilayer. Mau berapa lapis, pasti tetap terasa smooth saat brushnya menyapu bulu mata. Tapiii kalau dilayer saat masih basah, malah akan membuat bulu mata berat dan turun.

Kebalikan dari maskara waterproof, maskara non-waterproof hanya maksimal jika dilayer saat layer sebelumnya sudah benar-benar kering. Cara yang gampang adalah, jepit bulu mata dan pakai maskara di salah satu mata, kiri atau kanan. Beri waktu maskara kering sambil mengerjakan mata satunya lagi. Nah, pas selesai, baru deh, layer maskara di bulu mata yang pertama. Buktikan aja sendiri *ala iklan*

Saya sih, lebih suka maskara non-waterproof. Alasannya? Baca di artikel ini ya.