Mau Coba Produk Skincare Natural? Mulai dari Sini!

Memilih produk perawatan kulit tentunya harus mulai dari paling yang dibutuhkan kulit kita. Tapi, ketika produk yang ditawarkan begitu banyak dan semua ingin dicoba, harus mulai dari mana?

Daripada bingung, saya memutuskan untuk bertanya pada The Queen Bees (Hani, Affi, Nopai) tentang pandangan mereka terhadap fenomena green beauty yang lagi cukup ramai di Female Daily. Selain rekomendasi produk, brand favorit, mereka juga memberi saran tentang jenis produk yang harus dicoba ketika ingin convert ke organic skincare.

Yuk, simak obrolan saya dengan mereka di sini!

Screen Shot 2016-04-25 at 1.51.45 PM1. Sejak kapan mulai tertarik mencoba natural & organic skincare dan apa alasannya?

Affi: Sekitar 1 tahun belakangan ini. Alasannya karena saya baru sadar bahwa ternyata kulit saya sensitif banget dengan beberapa ingredients di skincare seperti SLS dan alkohol. Sejak itu, saya jadi lebih merhatiin kandungan apa saja yang ada di sebuah produk dan akhirnya tertarik mencoba produk-produk natural yang bahan kimianya lebih sedikit.

Udah gitu, saya juga pecinta segala macam oil – dari facial oil, hair oil sampai body oil dan tentunya produk-produk oil yang terbaik itu yang kandungannya natural oils semua, jadi semakin tertarik lah saya dengan brand-brand natural dan organik yang semakin lama semakin banyak bermunculan ini. Terus, anak saya juga kulitnya sensitif banget, jadi waktu itu sekalian juga berburu produk natural untuk dia.

Hani: Sebenernya udah lama banget, sih. Kalau dilihat, postingan pertama saya di Female Daily, 11 tahun yang lalu itu tentang Burt’s Bees. Tapi memang pada saat itu, walaupun tinggal di Amerika, pilihan organic skincare belum banyak. Selama udah pulang juga susah nyarinya di sini, paling beli pas lagi ke luar negeri aja. Nah, baru-baru ini jatuh cinta lagi waktu mampir ke Credo Beauty di San Francisco. I wanted to buy every single thing there.

Kalau alasannya lebih karena pengen mengurangi chemical yang masuk ke badan, baik lewat produk ataupun makanan, trus support independent products yang biasanya dari mulai sourcing dan process-nya juga lebih ethical dan environmentally friendly. Selain itu ya seru aja sih, mempelajari brand dan produk baru :)

Nopai: Sebenarnya enggak pernah secara sengaja tertarik mencoba natural dan organik skincare, karena memang kulit saya selama ini tidak sensitif dan selama cocok, produk apapun itu, ya baik-baik saja. Tapi memang terakhir ini organic skincare makin banyak macamnya, dan kalau memang bagus dan cocok, kenapa nggak coba?

2. Brand natural apa yang pertama kali dicoba dan langsung nagih mau coba semua produknya?

Affi: Andalou Naturals. Awalnya iseng nyobain Lavender & Biotin Full Volume Shampoo, yang SLS-free. Awalnya agak skeptis karena biasanya shampoo yg SLS-free itu jatuhnya bikin rambut lepek dan kusut. Eh, ternyata bagus banget! Akhirnya jadi beli conditioner dan shower gel-nya juga dan sekarang lagi berburu skincarenya juga karena reviewnya bagus-bagus.

Nopai: Kayaknya belum ada sih natural & organic skincare yang dicoba dan kemudian mau coba semua produknya. Ada beberapa produk yang suka dan sudah beli beberapa kali seperti Melvita, Odacite, Kypris, Antipodes, dan Sukin. Tentunya akan dengan senang hati mencoba semua produk-produk dari brand ini. Kalau sudah pernah coba salah satu produknya, dan bagus, biasanya coba produk lainnya lebih merasa nyaman.

Hani: MV Skincare, Kypris, dan Tata Harper.

ZDK6TGMMMBL4
Foto: relayfoods.com

3. Dari mana biasanya membaca referensi produk-produk natural? Organic beauty blogger luar, selebriti, atau teman-teman sendiri?

Affi: Dari Female Daily dong :) Tapi sering juga nggak sengaja menemukan produk naturals dan organik pas lagi nonton video atau baca blog-nya Caroline Hirons.

Nopai: Female Daily! Dari baca review-review pendek di social media dan juga beberapa blog yang memang pas lagi cari tahu tentang satu produk.

Hani: Dari e-commerce yang menjual produk khusus natural & organic seperti Credo BeautySpirit Beauty Lounge, dan juga organic beauty blogger luar seperti Living Pretty Naturally, dan thread organic di forum female daily

4. Selain ingredients list, apa alasan lain yang mendorong untuk membeli suatu produk? Filosofi brandnya, charity yang dilakukan (misalnya, sekian profit akan disumbangkan untuk pelestarian alam), atau foundernya, misalnya?

Affi: Yang paling penting ingredient list sih, but of course I will be more inclined to try a brand when they have a good story behind it or have a mission I am happy to support. Contohnya ada beberapa brand yang menggunakan ingredients yang mereka beli dengan sistem fair trade (Andalou Naturals, The Body Shop, Lush) ini bikin gue ngerasa lebih nyaman lagi make produknya karena paling enggak bisa membantu perekonomian sebuah komunitas.

Nopai: Review yang bagus! Tentunya yang pertama dilihat ya ingredients list, tapi memang sih cerita di balik brand atau produk ini cukup mempengaruhi keputusan saya beli produknya. Kalau masuk website-nya, biasanya saya cari dulu “Our Story” atau “About”. Brand yang tidak hanya profit oriented tapi juga “give back” ke komunitas akan mendorong saya untuk beli tanpa mikir :)

Hani: Pastinya karena it works and I enjoy the whole experience (dari kemasannya, wanginya, teksturnya). Iya filosofinya juga dan the story behind the brand. Kayak misalnya kalo Kypris itu mereka memang sourcing product-nya dari perkebunan kecil dan juga women farmer, coop grown. Untuk MV skincare, I love the less is more mantra which I think bodes well with the practicality that I’m striving for.

5. Apa produk natural yang lagi jadi andalan saat ini?

Affi: Pixi Skintreats Rose Oil Blend (walaupun bukan brand natural atau organik tapi kandungan di produk ini hanya essential oil aja), Andalou Naturals Lavender & Biotin Full Volume Shampoo, Blue Stone Botanicals Lavender Body Oil.

Nopai: Melvita Pulpe De Rose Plumping Duo, Kypris Clearing Serum, Odacite Eye Contour Serum, Sukin Botanical Body Wash.

Hani: Kypris Moonlight Catalyst (a gentle exfoliation serum), MV Skincare Rose Plus Booster (I’m always looking forward to this every night), everything from Bluestone Botanicals, Tata Harper Rose Floral Essence.

Screen Shot 2016-04-25 at 2.47.59 PMFoto: Instagram.com/nopai

6. Ada nggak perubahan yang dirasakan setelah memakai produk natural & organik?

Affi: Kalau wajah sih belum ada ya secara saya memakai produk natural ini dicampur dengan produk konvensional, dan mungkin hanya 20% saja produk natural yang digunakan di wajah. Palingan karena sekarang cleanser-nya sudah nggak pakai SLS, jadi tentunya setelah habis cuci muka, kulit nggak terasa ketarik, merah-merah berkurang dan udah jadi lebih jarang dehidrasi.

Kalau untuk rambut dan badan, karena udah lumayan lama pake shampoo, sabun dan juga body moisturizer yang natural, efeknya lebih keliatan. Contohnya kulit kepala udah jarang gatal-gatal, rambut malah kelihatan lebih sehat & bercahaya. Terus dulu saya kalau habis mandi kulitnya suka merah-merah dan gatal, sekarang jauh berkurang. Kulit saya juga nggak gampang kering saat pakai body oil, dibandingkan dengan body lotion biasa.

Nopai: Karena saya pakai produknya masih campur-campur, jadi agak sulit sih claim bahwa perubahannya karena produk yang natural & organik.

Tapi yang berasa banget sih justru setelah pakai Sukin Botanical Body Wash, kulit jadi lebih nggak kering! Mungkin karena saya pakainya produk tunggal nih untuk body wash, jadi berasa efeknya.

Hani: I need less products, my biggest skin problem is dehydration, tapi sekarang udah enggak lagi.. It’s well plumped and well hydrated. Sering banget setelah memakai serum Kypris Moonlight Catalyst, kulit langsung terasa hydrated banget, nggak perlu pakai apa-apa lagi.

7. Ke depannya apakah berencana untuk mengganti seluruh skincare menjadi natural & organik atau balancing aja, using whichever brand works best?

Hani: Tahun ini memang lagi mencoba untuk beli skincare natural & organik aja karena lagi seru-serunya :)

Affi: Belum, tuh. Alasannya karena ada beberapa produk yang saya nggak yakin sudah bisa ditandingi oleh produk all naturals – seperti acid toner! :D Sementara saya kecanduan pake acid toner. Tapi kalau facial oil saya udah nggak pernah lagi pake yang non-natural (alias campur-campur bahan alami dan kimia). Ke depannya facial cleanser juga pengennya yang natural semua. Itu dulu deh!

Nopai: Belum ada rencana sih. Asal produknya bagus dan cocok untuk kulit saya, nggak masalah sih biarpun nggak natural dan organik. Tapi kalau sudah menemukan produk natural yang cocok, memang cenderung jadi loyal karena ada rasa ‘aman’.

8. Buat pemula yang baru mau memakai produk natural, ada rekomendasi harus mencoba brand/produk apa?

Affi: I think you can start with oils. Coba deh cari produk-produk facial oil yang semuanya natural karena ini udah banyak banget pilihannya dan harganya juga beragam, dari yang terjangkau sampai mahal banget. Contohnya Sukin, Goodness, dan juga beberapa brand lokal seperti The Bath Box dan Juara. Kalau sudah merasakan enaknya pakai facial oil yang natural atau organik, biasanya sih “sayang” pakai produk sejenis yang mengandung bahan-bahan kimia :)

Nopai: Coba mulai dari oil deh! Saya kan tipe kulitnya berminyak, jadi selama ini menghindari produk oil. Ternyata.. sekarang saya suka (kalau gak mau dibilang addicted) dengan produk oil! Dari mulai hair mask, cleanser, serum, body oil, selalu suka dengan hasilnya. Rambut lebih sehat dan nggak lepek! Kulit lebih sehat dan nggak kering, bahkan bisa tampak glowy. Brand-nya boleh coba apa saja kok, bisa dimulai dari bath oil atau hair oil kalau masih takut coba di kulit wajah.

Hani: Brand-brand dan produk yang saya sebutkan di atas, anything from Credo Beauty dan juga check di Think Dirty Apps untuk memastikan produk yang kita beli memang free dari chemicals.

Nah, itulah jawaban dari 3 ladybosses di FDHQ. Mau mengikuti saran mereka dan mulai mencoba produk-produk oil? Sebaiknya, cari tahu dulu kira-kira face oil apa yang dibutuhkan oleh kulit kamu dan pastikan kalau kamu sudah mengaplikasikannya dengan cara yang benar. Kalau belum mau mencoba treatment oil dan ingin menggunakan oil untuk membersihkan wajah saja, bisa juga kok pakai cleansing oil. Ini 3 rekomendasi cleansing oil paling favorit di FD.

Selamat mencoba, ya!