Skincare untuk Jerawat? Cari yang Mengandung 4 Bahan Ini

Ada banyak sekali produk yang bisa mengatasi jerawat di luar sana. Empat bahan di bawah ini adalah yang paling umum digunakan untuk mengusir jerawat dan mudah ditemui di drugstore maupun toko kosmetik.

1. Benzoyl peroxide

Tentu kamu sudah tidak asing lagi dengan bahan aktif yang satu ini. Benzoyl peroxide adalah bahan aktif yang paling banyak digunakan produk-produk over-the-counter untuk menangani jerawat. Biasanya, kandungan benzoyl peroxide yang ada pada produk OTC berkisar antara 2,5 % hingga 10 %. Benzoyl peroxide memiliki sifat anti-bacterial yang berfungsi  membunuh bakteri p.acnes, mengurangi kadar minyak, dan menghilangkan sel kulit mati yang menyumbat pori-pori.

Karena penggunaan benzoyl peroxide bisa membuat kulit kering dan mengelupas, untuk kamu yang ingin mencoba dianjurkan memakai dari persentase yang paling rendah terlebih dahulu. Kalau memang cocok silakan dilanjutkan, kalau merasa kurang ampuh bisa secara bertahap mencoba persentase yang lebih tinggi. Jangan lupa lakukan patch test terlebih dahulu untuk menghindari iritasi pada seluruh wajah.

Baca juga: 3 Penyebab Jerawat Nggak Kunjung Sembuh

2. Salicylic acid

Juga dikenal sebagai BHA (beta hydroxy acid), “teman baik” benzoyl peroxide yang memiliki fungsi anti-irritant dan anti-inflammatory. Salicylic acid juga banyak digunakan pada produk-produk OTC dan terkenal akan kemampuannya yang mampu membersihkan pori-pori hingga ke dalam. Ini membuat salicylic acid juga cocok menangani dua masalah yang nggak jauh-jauh dari jerawat, yaitu komedo dan kemerahan.

Cara kerja salicylic acid adalah memperlambat kerontokan sel kulit mati sehingga mereka tidak menumpuk dan menyumbat folikel. Pada produk facial wash, biasanya kandungan salicylic yang ada hanya sekitar 0,5 % dan maksimal 2 % untuk toner atau lotion untuk bantuan eksfoliasi yang lebih maksimal.

Baca juga: Masalah Jerawat, Atasi Sendiri atau Perlu Ke Dokter Kulit?

SAMSUNG CAMERA PICTURES3. Alpha hydroxy acid (AHA)

Jenis-jenis AHA yang paling banyak ditemukan adalah glycolic acid dan lactic acid. Berbeda dengan BHA yang bekerja di dalam pori, AHA merontokkan sel kulit mati di permukaan kulit dan menstimulasi pertumbuhan sel kulit baru yang lebih halus dan sehat. AHA juga membantu memperbaiki tekstur kulit dan mencegah jerawat meninggalkan PIH (Post Inflammatory Hyperpigmentation).

Bila kamu belum pernah menggunakan produk AHA sebelumnya, start slow dan jangan langsung dipakai setiap hari. Beberapa obat jerawat memang bisa menimbulkan efek kemerahan dan rasa cekat-cekit, namun efek ini hanya terjadi sementara, sebagai proses adaptasi kulit pada produk. Kalau kulit terlihat memerah dan perih berminggu-minggu setelah pemakaian, hati-hati, bisa jadi kamu over-exfoliating atau memang kulitmu tidak cocok dengan AHA.

Baca juga: Stop Lakukan 3 Hal Ini Saat Kulit Sedang Berjerawat!

4. Sulfur

Sulfur sudah digunakan sebagai obat jerawat selama puluhan tahun. Saat saya berobat ke dokter kulit pun sabun muka yang diberikan mengandung sulfur. Ini karena sulfur mengandung drying agent yang bisa mengurangi sebum dan membunuh kuman penyebab jerawat.

Penggunaan sulfur direkomendasikan untuk pemilik kulit sensitif, karena sulfur terbukti memiliki formula yang lebih gentle dibanding tiga bahan yang saya sebutkan tadi. Sulfur juga membantu peradangan jerawat terjadi lebih cepat dan sedikit demi sedikit turut membasmi komedo, walau tidak se-efektif AHA dan BHA.

Nah, selain empat kandungan penting di atas, masih banyak juga bahan-bahan lain yang digunakan untuk mengatasi jerawat. Tea tree oil misalnya, yang mungkin tidak akan memberikan efek secepat produk yang berbahan dasar kimia, namun juga memiliki kemampuan anti-bacterial yang bagus untuk jerawat. Ada juga tretinoin, obat jerawat paling “keras” yang umumnya diresepkan dokter untuk jerawat hormonal atau kasus breakout yang parah.

Kandungan apapun yang kamu coba, wajib diingat untuk menggunakannya dalam taraf yang cukup, tidak kurang dan tidak lebih. Jangan sampai produk skincare untuk jerawat yang kamu gunakan malah backfire dan menimbulkan problem baru hanya karena kamu memakainya dengan cara yang salah. It takes time for products to show the results on your skin, so be patience and never, ever abuse your skin with harsh ingredients all at once.

Baca juga: 5 Cara Menghilangkan Bekas Jerawat