3 Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Memakai Alat Catok Rambut

Menggunakan catokan atau alat pelurus rambut sudah menjadi kebiasaan perempuan. Tapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menggunakan alat catok agar rambut nggak cepat rusak.

Siapa di sini yang nggak menggunakan hair styling tools? Saya yakin pasti 70% dari pembaca Female Daily atau perempuan pasti menggunakan produk ini untuk menata rambutnya sehari-hari. Nah, ada yang bilang dan merasa, kalau menggunakan alat catok pelurus rambut atau curling iron setiap hari bisa membuat rambut cepat rusak dan kering.

menggunakan-styling-tools-yang baik-dan-benar

1. Meluruskan rambut saat masih basah 

Nah, ini kebiasaan yang sering saya temukan, menggunakan hot tools seperti curling iron atau hair straightener saat rambut 80% kering. Kalau hal ini terus dilakukan, kamu malah mempercepat kerusakan rambut kamu. Karena kelembapan atau kadar air yang ada di rambut malah menjadi menguap dan membuat batang rambut mudah untuk bercabang. Nah, jadinya kalau mau menggunakan hot tools, pastikan rambut 100% sudah kering.

2. Langsung meluruskan setelah aplikasikan heat protector

Menggunakan heat protector, sebelum menggunakan hot tools memang penting sekali. Sebenarnya sama seperti poin pertama, kalau baru menggunakan heat protector, baiknya menunggu produk menyerap ke batang rambut, barulah mencatok. Karena kalau heat protector nggak terserap, yang ada fungsi dari heat protector tersebut hilang dan malah merusak batang rambut.

3. Menggunakan temperatur yang terlalu tinggi

Banyak yang beranggapan, kalau menggunakan hot tools dengan temperatur tinggi, akan mempercepat proses styling dan membuat tataan rambut lebih awet. Tapi ini salah satu kesalahan besar, karena menggunakan temperatur yang terlalu tinggi bisa merusak keratin pada rambut. Dari yang pernah saya tulis di artikel ” 4 Hal yang Akan Membuat Kamu Jatuh Cinta dengan ghd Platinum “, bahwa panas maksimal yang baik untuk rambut adalah 180 derajat.