Sekolah Calon Makeup Artist di SHISEIDO Beauty Academy

Saya baru saja diajak Shiseido Professional mengunjungi SHISEIDO Beauty Academy di Tokyo, Jepang. Inilah sekolah khusus untuk menjadi makeup artist, hair stylist maupun beauty consultant. Seperti apa sih sekolah ini?

Beberapa waktu lalu, saya mewakili Female Daily berhasil memenangkan lomba penulisan artikel yang diadakan oleh Shiseido Professional. Dan sebagai pemenang pertama, saya pun dapat kesempatan ikut Shiseido Trip di awal Maret lalu. Nah, salah satu acara yang tercantum di itinerary pada hari ketiga di Tokyo adalah mengunjungi SHISEIDO Beauty Academy. Saya pun tak menyia-nyiakan kesempatan emas ini!

Sekolah kecantikan ini terletak di daerah Itabashi-ku, Tokyo. Dari pusat kota, butuh waktu sekitar 30 menit berkendara. Bis khusus yang membawa rombongan grup Indonesia pun mendekati gedung sekolah yang tampak besar, megah dan bergaya modern.  Apa saja hal menarik yang saya temui di sekolah ini? Yuk, simak, siapa tahu bisa jadi informasi berguna bagi kamu yang berniat untuk menjadi makeup artist, hair stylist maupun beauty consultant.

SHISEIDO Beauty Academy (SBA) telah berdiri sejak tahun 1958. Akademi ini telah berkontribusi cukup besar pada dunia kecantikan Jepang.

Shiseido-Beauty-Academy

Di usianya yang ke-58, SBA telah mencetak 13 ribu Beauticians yang  tersebar di Jepang dan juga seluruh penjuru dunia. Para alumni dari SBA ini telah menjadi profesional handal di bidang kecantikan, mulai dari makeup artist, hair stylist dan juga beauty consultant.

Terus terang, ketika melihat bangunan gedungnya saja, saya sudah berdecak kagum melihat betapa seriusnya negeri Jepang membangun industri kecantikan serta mempersiapkan sumber daya tenaga manusianya.

Shiseido-Beauty-AcademyMakeup lesson starts here…

Di sekolah ini, setiap siswa harus belajar selama dua tahun sebelum mereka bisa menjadi tenaga handal di dunia kecantikan.  Daya tampung sekolah ini adalah sebanyak 560 siswa untuk siswa tingkat satu dan dua. Para siswa yang lulus dari sekolah ini, mendapat gelar Sarjana. Siswa SBA juga ada yang berasal dari mancanegara, antara lain Hongkong, Taiwan dan Cina. Nah, bagaimana sih kurikulum di sekolah ini?

Pada tahun pertama, setiap siswa akan mendapat basic lesson theory dan beauty technique. Mereka akan belajar hair styling technique secara mendalam. Para siswa akan mendapat ketrampilan seputar hair styling mulai dari teknik potong dan coloring .

shiseido-beauty-academyWorld class hair stylists are being made here…

Kemudian, para siswa juga mendapat pengetahuan kecantikan lain, mulai dari makeup, nail art hingga keserasian berbusana. Nantinya di akhir semester dua, para siswa harus menghadapi tes kenaikan kelas tingkat nasional.

Lalu pada tahun kedua,  para siswa akan belajar segala hal seputar beauty secara lebih mendalam lagi. Dan di akhir tahun, mereka harus menghadapi ujian kelulusan tingkat nasional. Selain itu, setiap siswa juga dianggap lulus bila telah berhasil membuat  semacam beauty and fashion show yang menunjukkan kemampuan mereka mewujudkan sebuah total look. Setiap siswa lulusan SBA wajib menguasai teknik hair styling, makeup, nail art dan juga fashion, lho dan menampilkan di atas pentas catwalk di akhir kelulusannya.

Shiseido-beauty-academySuasana kelas makeup

Saya pun diajak berkeliling sekolah yang terdiri dari tiga lantai ini, dan tersedia pula fasilitas lift. Di dalam kelas, saya melihat hasil karya nail art siswa tahun pertama. Karya mereka sangat beragam dan ada yang sangat rumit pengerjaannya.

nail-artKarya nail art dari para siswa SBA

Kemudian,  sang Kepala Sekolah juga mengajak kami melihat para siswa tahun pertama dan kedua sedang belajar membuat hair perming dan juga hand wave. Saat itu, saya melihat seorang siswa melakukan proses hair perming pada kepala mannequin hanya dalam hitungan menit! Dalam kunjungan ini, juga diikuti oleh para hair stylist profesional serta pemilik salon dari Indonesia. Mereka semua berdecak kagum melihat kemampuan siswa SHISEIDO Beauty Academy.

Hair-permingBerlatih, berlatih dan berlatih! Para siswa ditempa ketrampilannya di sini…

Satu hal menarik lain, di sekolah ini, para siswa juga akan mendapat pengajaran dari alumni yang telah sukses berkarier di luar sana. Jadi, para siswa juga mendapat ilmu dari makeup artist maupun hair stylist ternama serta profesional. So, every students get the updated beauty knowledge from the expert.

Berapa sih biaya yang harus dikeluarkan untuk menimba ilmu di SHISEIDO Beauty Academy?Untuk menyelesaikan pendidikan kecantikan selama dua tahun itu, para siswa dikenai biaya sekitar Rp 300 juta. Biaya tersebut sudah termasuk semua peralatan dan beauty products yang digunakan selama menuntut ilmu di situ. Nah, tahukah kamu? Beauty products yang dipakai di sekolah ini, mulai dari shampoo, skincare hingga makeup, keseluruhannya keluaran SHISEIDO!

Ketekunan, kedisiplinan, kebersihan sangat jelas terasa diajarkan di sekolah ini. Saya diajak berkeliling sekolah ini, mulai dari pintu masuk hingga ke kantin, tidak nampak satu pun sampah yang tercecer, lho! Oh ya, bicara soal kantin, area ini memang sengaja dipisahkan dari area kelas. Jika ingin menuju kantin, maka kita harus menyeberangi semacam jembatan atau sky walk. Sang Kepala Sekolah menyatakan, pemisahan itu dimaksudkan agar sejak dini para siswa bisa memisahkan antara dunia profesionalisme dan kehidupan hura-hura. Pada saat jam istirahat makan siang, para siswa SBA ini boleh bersantai dan bersenang-senang sejenak melupakan pelajarannya. Ruangan kantin ini juga bisa difungsikan menjadi hall untuk tempat para siswa praktik atau menjalani ujian nasional.

 shiseido-beauty-academyBerbagai penghargaan bergengsi yang didapat Shiseido Beauty Academy

Keunikan lain yang saya cermati, para guru dan pengajar di sekolah ini tampak berpakaian rapi. Staf pengajar  perempuan memakai dress, sedangkan pria memakai setelan jas formal lengkap dengan dasi. In my opinion, tidiness is also identical with beauty.

Saat hendak meninggalkan SHISEIDO Beauty Academy ini, pandangan saya pun sempat terhenti pada sebuah tanaman yang berbunga merah, sangat indah! Ternyata, bunga merah itu adalah bunga Tsubaki yang dijadikan logo SHISEIDO.  Selain bentuknya yang cantik, bunga Tsubaki ini kandungan minyaknya diambil dan diolah menjadi salah satu bahan dasar dari produk perawatan rambut buatan SHISEIDO.

Shiseido-beauty-academyDi depan gerbang Shiseido Beauty Academy, dengan logo bunga Tsubaki

Sambil berjalan meninggalkan Akademi Kecantikan Shiseido ini, saya membatin, keindahan dan kecantikan bunga Tsubaki itu sungguh dimaknai bangsa Jepang untuk membangun industri kecantikannya. Seluruh lini dipersiapkan dengan baik, mulai dari kualitas prima produk-produk kecantikan Jepang hingga sumber daya manusia telah dibangun dari puluhan tahun silam. Nggak heran, Japanese beauty kini menjadi salah satu kiblat dunia kecantikan. Saya optimis, bila ditangani dengan serius dan juga di-support oleh pemerintah, maka industri kecantikan Indonesia suatu hari nanti juga bisa menjadi penentu beauty trend dunia. What do you think, FD-ers?