Pakai Skincare Baru Malah Berjerawat? Atasi dengan Cara Ini!

Saat sedang semangat mencoba skincare baru, eh, kok malah muncul jerawat? Lanjutkan saja atau harus di-stop, nih?

Sering mendengar istilah “purging”? Pasti sering, dong. Purging adalah suatu kondisi yang umum terjadi saat memakai produk skincare baru, terutama yang sifatnya exfoliant seperti AHA dan BHA, kulit kita akan mengalami reaksi negatif dulu sebelum akhirnya membaik.

Reaksi negatif ini biasanya berupa jerawat kecil-kecil atau whiteheads yang muncul di area-area yang memang biasa berjerawat. Normalnya, dalam hitungan beberapa hari hingga seminggu, purging ini akan mereda dengan sendirinya. Bekasnya pun tidak akan meninggalkan scar atau bintik hitam yang berwarna cokelat atau kemerahan.

Skincare Baru Malah Memicu Jerawat? Ini Yang Harus DilakukanLokasi foto: Hotel Kempinski Jakarta

Tapi, kadang kita suka sulit membedakan apakah reaksi negatif ini benar-benar purging atau malah breakout. Jangan sampai sudah diberi “sinyal-sinyal” oleh kulit, tapi kamu tetap bablas memakai produk-produk yang bisa membuat kondisi kulitmu lebih parah dari sebelumnya.

Ini langkah-langkah yang harus kamu lakukan saat kulit mulai bergejolak saat mencoba skincare baru:

1. Cek siklus menstruasimu

Is it that time of the month? Kalau kamu mencoba produk baru di waktu yang berdekatan dengan tanggal-tanggal haid, ada kemungkinan kalau jerawat yang muncul adalah jerawat hormon dan tidak ada hubungannya dengan produk yang kamu pakai.

Saat sedang haid, kulit kita juga biasanya sedang “jelek-jeleknya” karena produksi minyak berlebih yang menyumbat pori-pori. Lebih baik tunda dulu mencoba produknya sampai siklus haidmu selesai.

2. Cek kandungan produk yang kamu pakai

SAMSUNG CAMERA PICTURESBiasanya, kulit saya agak sensitif dengan produk yang memiliki fragrance. Kadang muncul jerawat kecil dan kulit juga jadi lebih gampang merah-merah. Beberapa kandungan yang juga bisa memicu iritasi pada kulit adalah alkohol, SLS (Sodium Laureth Sulfate), atau bahkan Salicylic Acid.

Di beberapa kasus, kandungan vitamin seperti vitamin A, vitamin C, atau vitamin E pun bisa menjadi trigger. Coba cari tahu dulu apakah ada ingredient dominan yang bisa menimbulkan iritasi, lalu kurangi frekuensi pemakaiannya untuk melihat efek selanjutnya.

3. Jangan langsung panik

Jerawat yang muncul tiba-tiba memang nyebelin banget, tapi sebaiknya jangan langsung diserang dengan produk-produk anti acne seperti astringent toner atau obat totol yang bisa membuat kulit menjadi kering. Salah-salah kulitmu bisa jadi dehidrasi dan malah memburuk kondisinya.

Kalau memang gatal banget ingin memakaikan sesuatu supaya jerawatnya kempes, kamu bisa memakaikan acne spot gel seperti Kiehl’s Acne Blemish Control Daily Skin-Clearing Treatment atau Sebamed Clear Face Acne Spot Gel. Just don’t rush to go into full-on acne treatments just yet. 

4. Leave your skin alone

Dulu saya pernah breakout di dahi ketika tidak cocok dengan suatu produk sunscreen. Berhubung saat itu saya sedang malas, jadi yang saya lakukan adalah tidak mencuci wajah dengan apapun selama hampir dua minggu.

Selain hanya mencuci muka dengan air, saya juga tidak memakai moisturizer, sunscreen, atau produk skincare lainnya. Hasilnya? Jerawat di dahi saya lebih cepat kempes dan noda kemerahannya pun jauh berkurang.

Banyak yang bilang kalau kulit kita ini memiliki healing process-nya sendiri yang sebenarnya bisa lebih ampuh bekerja tanpa “gangguan” dari produk-produk skincare. Saya sih percaya saja dengan prinsip ini, sama seperti saya percaya dengan kondisi kulit yang bisa jauh lebih baik dengan bantuan dari produk-produk skincare. Either way is fine, you just have to find the one that works for you.

Nah, itulah kira-kira trik yang bisa kamu lakukan saat kulitmu mulai berulah saat diberi skincare baru. Purging merupakan hal yang umum dialami dan biasanya terjadi kurang lebih dua minggu sebelum kulitmu akhirnya kembali normal. Tapi kalau jerawat yang muncul ukurannya besar, membengkak dan nyeri seperti ini, kamu harus lebih waspada karena itulah tanda-tanda breakout!

Karena itu, jangan lupa untuk rajin research dan baca-baca review. Perlu diingat juga kalau reaksi tiap orang terhadap produk bisa berbeda-beda, jadi kamu harus paham betul tentang kondisi kulitmu sebelum membeli produk skincare.

Finding the perfect skincare that works for you is not easy, but you’ll definitely learn something along the way. :)