Kenapa Brand Lokal Dinomorduakan?

Brand lokal menurut saya sering dipandang sebelah mata. Padahal banyak lho, produk kecantikan lokal yang bagus kualitasnya.

Saya tergolong orang yang yang selalu menomorduakan atau menomor sekiankan brand kecantikan lokal. Padahal, saya sendiri cukup tahu kalau sebenarnya kualitas dari brand-brand ini bagus. Malah ada yang sebanding dengan formula brand ternama dari AS. Di beauty review, untuk eyeshadow Sari Ayu, rata-rata mendapatkan rating 3 sampai 4.5, artinya dari segi kualitas, produk ini nggak mengecewakan dong?

Coba di sini, siapa yang nggak terkena hype dari lipstick Purbasari matte? Satu kantor Female Daily pun, sempat geger karena lipstick ini. Dan memang lipstick ini cukup nyaman saat digunakan dan nggak membuat bibir menjadi kering.

alasan-brand-lokal-dinomorduakan-3

Seperti yang Dara katakan di artikel Kosmetik Dalam Negeri Semakin Ditinggalkan, alasan saya dan mungkin beberapa orang berpikir dua kali, ketika ingin membeli brand lokal adalah gengsi. Memang, memiliki produk prestige atau buatan luar kesannya lebih keren, dan tentunya lebih cantik untuk diposting di sosial media. Namun, alasan pribadi saya menomorduakan produk lokal adalah :

- Kemasan yang Terlalu Biasa :

Nggak bisa dipungkiri, perempuan itu paling suka dengan kemasan yang menarik, lucu, dan terlihat elegant. Sayangnya produk buatan lokal ini, masih sangat kurang dalam segi desain. Menurut saya, penting sekali sebuah produk kecantikan dikemas dalam kemasan yang menarik. Bagi saya, harga sedikit lebih mahal karena kemasan itu nggak masalah, yang penting saya puas untuk melihat produk kecantikan yang akan saya beli atau miliki. Dan tentunya, kualitas produk nggak menjadi kurang demi menekan budget.

- Nama Produk yang Kurang Menarik :

Nah, penaamaan produk, khususnya seperti lipstick memang kurang menarik. Malah, ada yang namanya nggak nyambung dengan warna lipstick tersebut. Sebenarnya nggak terlalu menjadi masalah, hanya untuk saya, ada kepuasan dan kesenangan tersendiri bila memiliki lipstick dengan nama-nama unik. Coba deh kalau kita lihat brand seperti theBalm, Benefit atau O.P.I, nama dan kemasannya menarik, kan? Percaya atau nggak, hanya dari nama sebuah produk bisa membuat seseorang langsung belanja lho!

Hal lain yang membuat produk lokal dinomorduakan adalah sulit untuk dicarinya. Kalau sampai ada di mall pun, yang ada hanyalah brand-band lokal yang sudah besar. Kalau mau menemukan yang lengkap, ya harus di pasar. Nah, ini juga yang membuat saya malas berbelanja brand lokal di pasar, karena ada rasa khawatir, kalau produk tersebut palsu.

Lalu bagaimana supaya brand lokal lebih dilirik?

Tentunya dengan membuat design kemasan yang lebih appealing, ada beberapa brand lokal yang sudah memiliki kemasan yang menarik. Contohnya ada Urban Lips, Wardah, Polka Cosmetics. Bisa juga, membuat limited edition, atau berkolaborasi dengan beauty blogger atau vlogger untuk menarik pembeli.

Bagaimana menurut kamu?