Mengenal Post Inflammatory Hyperpigmentation Pasca Jerawat

PIH, Not Acne Scars

Good news, PIH sufferers! PIH bukan sesuatu yang permanen, dan pasti bakal hilang. Pasti. Bedakan PIH dengan acne scars alias bekas jerawat berupa bopeng yang susah hilang (bahkan bisa permanen) karena kolagen di bawah kulit yang sudah hancur sedemikian rupa. Jika acne scars bisa disamarkan dengan filler dan treatment laser, maka PIH bisa hilang walau tanpa treatment khusus. Berbeda di setiap orang, proses ini bisa memakan waktu bulanan bahkan setahun lebih.

post-inflammatory-hyperpigmentation-PIH-bekas-jerawat-2PIH VS acne scars

 Cara Menghilangkan Bekas Jerawat PIH

Produk over the counter yang bisa digunakan untuk menghilangkan bekas jerawat PIH adalah:

-Skincare dengan acid AHA/ BHA, yang membantu mengeksfoliasi kulit mati sehingga ikut mengikis melanin penyebab PIH. Contohnya, Sunday Riley Good Genes, Pixi Glow Tonic dan Novexpert The Peeling Night Cream.

-Serum vitamin C, dalam bentuk L-absorbic acid yang stabil, seperti Novexpert Booster with Vitamin C.

Kalau kamu pergi ke dokter kulit, tretinoin biasa diresepkan untuk mengatasi masalah jerawat sekaligus bekasnya, yang bekerja dengan cara mempercepat regenerasi sel. This is what I’m using at night, karena selain PIH, saya juga masih punya masalah closed comedones. Kemana pun dokter kulit yang kamu datangi, tretinoin pasti akan jadi bahan pertama yang direkomendasikan, karena memang merupakan konsensus para dokter kulit internasional.  Alternatif lainnya adalah pencerah hydroquinone dan azelaic acid.

Memang sih, di Indonesia, obat-obatan ini bisa kamu beli secara bebas (seperti tretinoin merek Retin-A dan Vitacid, atau azelaic acid merek Zeliris), namun tretinoin, azelaic acid dan hydroquinone baiknya digunakan di bawah pengawasan dokter, karena bisa menimbulkan efek samping (kulit kering, kemerahan, pengelupasan) yang butuh dipantau secara berkala. Nggak mau, kan, asal bereksperimen dengan muka dan masalah PIH kamu malah tambah parah?