Cheongsam Modern untuk Imlek dan Acara Istimewa Lainnya

Siapa yang tidak kenal (dan tidak punya) busana bersiluet khas ini. Cheongsam memang berasal dari negeri Tiongkok, tetapi kini busana ini semakin universal dan cocok dikenakan oleh siapapun. 

Dan yang istimewa, sejauh apapun modifikasi dan olahan Cheongsam modern, sisi orientalis dari busana ini tetap bertahan.

Tahun Baru Imlek memang identik dengan busana Cheongsam, tetapi menurut saya gaya Cheongsam tidak selalu identik dengan Imlek. Ciri khas Cheongsam dengan kerah tinggi, kancing timbul dan siluet ramping memang sangat menonjolkan sisi feminin seorang wanita.

Karakter ini pun sangat fleksibel untuk dimodifikasi dan diolah sedemikian rupa tanpa kehilangan substansi look-nya. Semua orang yang melihat masih akan mengenalinya sebagai Cheongsam inspired, yang kemudian juga disebut sebagai busana Cheongsam modern.

Gaya Cheongsam memang sangat “ramah” dan versatile untuk dimodifikasi, misalnya dengan lengan panjang, pendek atau tanpa lengan, panjang hem mini atau maxi, siluet memeluk tubuh ataupun lurus longgar. Appealing, elegant, or modest, it’s your choice. Bila Cheongsam klasik hanya menggunakan sutera dan motif tradisional China, kini baik material maupun motif kainnya bisa bervariasi.

Nah, menjelang tahun baru Imlek seperti saat ini, tepat rasanya untuk berburu Cheongsam atau sekadar menemukan inspirasi gaun untuk acara spesial kamu.

Banyak desainer dan brand fashion yang tidak akan melewatkan momen ini untuk mengeluarkan koleksi barunya, yang bernuansa Imlek, terutama Cheongsam modern. Yuk, kita lihat beberapa di antaranya.

 

Sebastian Gunawan

Desainer senior ini tidak pernah absen mengeluarkan koleksi Chinese New Year setiap tahunnya, bahkan menjadi acuan tren luxury wear untuk CNY inspired dress. Kali ini Seba tidak ingin menggunakan warna-warna khas Imlek, merah dan emas, tetapi mengeksplorasi warna-warna batu giok khas China, dan perpaduan biru putih dan motif oriental ala keramik China dari Dinasti Ming.

seba5

seba6

foto dari sini