5 Hal yang Saya Pelajari dari Kasus Jerawat Parah

Mendekati akhir tahun 2015 kemarin, kulit saya mengalami breakout terparah sepanjang masa. Dalam kurun waktu tiga bulan, wajah saya yang tadinya tidak bermasalah menjadi penuh dengan jerawat besar yang membengkak. 

Bisa dibilang, selama breakout tersebut, perlahan-lahan saya menjadi orang yang menyebalkan. Saya jadi malas bercermin, malas dandan rapi, dan rasanya ingin tinggal di rumah saja sampai kulit kembali mulus seperti semula. Selama proses itu pun, saya menjadi sensitif, gampang sakit hati, dan berlebihan menanggapi komentar-komentar yang dilontarkan terhadap saya.

SAM_3513-sidePernah suatu ketika, seorang teman mengomentari jerawat saya di saat mood sedang tidak terlalu bagus. Saat itu, entah kenapa komentarnya stuck di kepala saya sampai malam dan akhirnya bikin saya tidur mikirin jerawat. Hasilnya? I cried on my bed, for the first time, because I simply hate how my skin looks!

Seperti yang semua orang bilang, dalam setiap kejadian pasti ada hikmahnya. :D Kondisi jerawat saya sudah mulai membaik, jerawat besar yang meradang pun sudah tidak ada lagi. Sekarang, mengingat kembali masa-masa mimpi buruk tersebut, ada beberapa pelajaran yang saya ambil:

1. Pengetahuan saya tentang jerawat kian bertambah

Selama breakout tersebut, saya jadi terobsesi dengan jerawat. Saya menghabiskan banyak waktu mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi pada wajah saya dan bagaimana cara mengatasinya. Saya jadi tahu bahwa berbeda jenis jerawat, berbeda pula cara menanganinya. Saya juga jadi tahu bahwa penyebab jerawat tidak sesimpel “jarang cuci muka” atau “kebanyakan pakai makeup”, karena masih banyak sekali alasan lain yang juga jadi pemicu timbulnya jerawat.

2. Belajar sabar dan konsisten

Salah satu prinsip skincare yang selalu saya pegang teguh adalah “consistency is the key”. Untuk mengatasi breakout yang parah ini, saya harus memakai serangkaian produk yang dipakai secara konsisten, rutin setiap pagi dan malam. Seperti yang saya katakan di artikel “Skincare untuk Usia 20-an, Harus Pakai Apa Saja?”, kunci kulit yang sehat ada di seberapa telatennya kamu untuk menjalankan skincare routine setiap hari.

Untuk masalah jerawat, kita semua tahu bahwa menanganinya tidak bisa instan, karena itu saya belajar untuk menghargai proses dan tidak cepat ngomel kalau belum melihat perubahan yang signifikan. Butuh waktu kurang lebih dua minggu untuk sebuah produk memperlihatkan hasilnya pada kulit, jadi jangan sampai karena tidak sabaran, kita jadi mencoba-coba metode lain yang justru bisa memperparah breakout.

Lanjut ke halaman berikutnya>>