Ritual Kecantikan Paling Ekstrim dalam Sejarah

Mulai dari penggunaan cacing hingga darah, inilah ritual kecantikan paling ekstrim yang menarik untuk kamu ketahui!

Rela muka perih saat facial atau chemical peeling, dan ditusuk jarum suntik Botox/ filler demi hidung mancung, bagi saya adalah contoh ritual kecantikan yang sudah (cukup) ekstrim ya. Namun ternyata sejarah menyimpan ritual kecantikan paling ekstrim yang jauh lebih “gila”.

Saya sampai meringis ngeri ketika googling untuk bahan-bahan artikel ini. Oh my, things that women would do for beauty! Namun ini bukti bahwa, “beauty is pain” sudah ada dari dulu ya. Dan bagi saya, ritual “menyakiti diri” demi kecantikan masih banyak kita lakukan, bahkan tanpa kita sadari. Contohnya, memakai berbagai chemical-laden products, menahan perihnya efek amping retinoic acid demi kulit tampil awet muda, dan diet-diet yang membuat kita menahan lapar.

Saya nggak maksud menimbulkan rasa bersalah kok, he he he. FD juga nggak pernah lelah memberi tips cantik yang totally positive, seperti tips memakai eye makeup yang natural, skincare basic untuk pemula hingga rekomendasi vegan makeup.

But here you go, ritual kecantikan paling ekstrim dalam sejarah.

Ritual-Kecantikan-ekstrim-dalam-sejarah-1

Foto:   Modern Mechanix/The Babble

1. Lesung Pipit Buatan

Hmm…Saya nggak tahu deh kenapa lesung pipit dianggap manis. Padahal, sebenarnya lesung pipit adalah bentuk kelainan otot wajah lho! Di tahun 1936, perempuan asal New York menciptakan alat pembentuk lesung pipit di mana kedua pipi pemakainya harus ditekan dengan bola metal. Nggak hanya terbukti kurang efektif, Asosiasi Medis Amerika bahkan mengeluarkan statement bahwa penggunaan jangka pajang alat ini bisa menyebabkan kanker. Ouch!