Melihat Proses Daur Ulang Bekas Kemasan Botol The Body Shop

Tahukah kamu bahwa setiap harinya, warga Jakarta menyumbangkan hampir 7000 ton sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Bantar Gebang, Bekasi? Tumpukan sampah yang menggunung ini tingginya sudah hampir menyamai Candi Borobudur, lho!

Minggu lalu, saya mendapat undangan yang tidak disangka-sangka dari The Body Shop. Dalam rangka memperkenalkan kembali program lokal Bring Back Our Bottle (BBOB) yang dijalankan oleh The Body Shop, saya diajak mengunjungi dan melihat langsung timbunan sampah di TPA Bantar Gebang! :o The Body Shop juga akan memperlihatkan proses daur ulang botol bekas kemasannya yang dibantu oleh tim dari wirausaha sosial yang fokus pada masalah sampah yaitu Waste4Change.

Seperti yang sudah kita tahu, The Body Shop selalu peduli akan isu-isu lingkungan, terutama masalah sampah plastik yang menjadi ‘penyakit’ di Indonesia. Sebelum saya menceritakan pengalaman saya di Bantar Gebang, saya mau bercerita sedikit tentang program BBOB dari The Body Shop, yang sudah dilakukan sejak tahun 2008.

BBOB adalah program yang mengajak customer The Body Shop untuk mengembalikan kemasan kosong produk The Body Shop ke counter yang nantinya akan dikumpulkan dan didaur ulang. BBOB juga merupakan program edukasi kepada customer dan publik untuk lebih bertanggung jawab terhadap produk kemasan plastik yang telah digunakan sehari-hari sehingga tidak menambah timbunan sampah di lingkungan sekitar ataupun TPA.

The Body Shop Female DailyTempat pengolahan sampah menjadi pupuk kompos

The Body Shop Female Daily

Itulah pemandangan yang saya jumpai saat berkunjung ke TPA Bantar Gebang. :( Kelihatan nggak, timbunan sampah yang jadi background di foto kedua? Sebagian besar sampah itu terdiri dari plastik, jenis sampah yang perlu waktu ratusan tahun untuk bisa terurai ke tanah. Sampah-sampah ini, menurut info yang saya dapatkan dari pengelola TPA Bantar Gebang, bisa meningkat dua kali lipat saat mendekati bulan puasa dan Hari Raya Idul Fitri.

Karena itulah The Body Shop berinisiatif untuk mengambil peran dalam mengurangi sampah plastik dengan menggiatkan kampanye BBOB. Selain dibantu oleh Waste4Change, ada juga Komunitas NOL Sampah dari Surabaya yang turut berpartisipasi dalam kampanye BBOB. Botol-botol kemasan produk The Body Shop yang dikembalikan ke toko-toko The Body Shop di seluruh Indonesia akan didaur ulang dan dijadikan kemasan kembali.

The Body Shop Female DailyProses pemilahan botol bekas kemasan The Body Shop
The Body Shop Female DailyCacahan plastik hasil daur ulang

“Jumlah pengembalian botol kosong kemasan BBOB ke toko The Body Shop rata-rata mencapai 60.105 botol per bulan atau sekitar 500 botol per toko per bulan,” ujar Rika Anggraini, GM Corporate Communication The Body Shop Indonesia, yang turut mendemonstrasikan langsung proses pemilahan botol bekas di tempat pengolahan Waste4Change yang juga berlokasi di Bekasi.

Lalu, keuntungan apa yang bisa didapatkan oleh customer The Body Shop setelah turut membantu menyelamatkan bumi dari sampah plastik? Setiap 3 botol produk The Body Shop yang dikembalikan ke counter, kamu akan mendapatkan 5 poin. Poin yang terkumpul bisa digunakan untuk ditukar dengan produk The Body Shop ataupun digunakan untuk mendapat diskon saat berbelanja.

The Body Shop Female Daily

Oh ya, The Body Shop baru saja memenangkan tiga kategori dalam Female Daily Best of Beauty Awards, lho! Yang pertama adalah Tea Tree Oil untuk Best Acne Treatment, Vitamin C Microdermabrasion untuk Best Face Exfoliator, dan juga Olive Body Butter sebagai Best Body Butter.

Nah, kalau kamu memiliki tiga produk tersebut di rumah, kalau isinya sudah habis jangan lupa dikembalikan lagi ke toko-toko The Body Shop, ya! Satu langkah kecil saja sudah bisa membantu mengurangi sampah plastik yang mencemari lingkungan kita. :)