National Gallery Singapore, Destinasi Wisata Terbaru di Singapura!

Awal Juni kemarin, saya diajak oleh Singapore Tourism Board (STB) untuk berkunjung ke National Gallery Singapore, sebuah galeri seni yang berlokasi di St. Andrew’s Road, bagian tengah kota Singapura. Saya mendapat kesempatan untuk mengintip National Gallery Singapore sebelum galeri ini resmi dibuka untuk publik pada bulan November 2015 nanti. Seperti apa National Gallery Singapore, dan kenapa tempat ini menjadi tujuan yang wajib dikunjungi saat berwisata ke Singapura?

Bisa dibilang saya excited sekali saat mengetahui bahwa National Gallery Singapore adalah salah satu tujuan yang di-highlight oleh STB pada Golden Jubilee Media Trip kemarin. Mungkin karena tempatnya adalah galeri seni, ya, kalau museum sains atau teknologi misalnya, pasti saya tidak akan terlalu bersemangat. :D

STB ingin memperkenalkan tujuan-tujuan wisata baru untuk para turis (khususnya turis Indonesia), agar travelling experience di Singapura tidak hanya seputar belanja di Orchard atau main di Universal Studios. Guide kami dari STB, Pak Augustar, bercerita bahwa alasan pemerintah Singapura membangun National Gallery ini adalah supaya Singapura bisa menjadi global art center yang menghubungkan sejarah dan karya seni negaranya dengan Asia Tenggara dan seluruh dunia.

Karya-karya seni yang akan dipamerkan di National Gallery Singapore ini pun berasal dari berbagai negara di Asia, termasuk Indonesia. Dari info yang saya dapat, beberapa lukisan Raden Saleh pun rencananya juga akan dipamerkan di National Gallery Singapore.

Sophia Guan, Media & Marketing Manager dari National Gallery Singapore mengatakan, “Kami berusaha mematahkan persepsi bahwa mengunjungi galeri seni tidak bisa dinikmati oleh semua orang. Di National Gallery Singapore, semua orang bisa menikmati kunjungan mereka kesini, baik tua, muda, hingga anak-anak.”

SAMSUNG CAMERA PICTURES

SAMSUNG CAMERA PICTURES

National Gallery Singapore ini terdiri dari dua bangunan kuno yang historik, yaitu City Hall (Balai Kota) dan Supreme Court (Mahkamah Agung), yang sudah berdiri semenjak zaman penjajahan Inggris dulu. City Hall telah ada dari tahun 1926 dan Supreme Court dibangun beberapa tahun setelahnya pada tahun 1937. Kedua gedung ini merupakan gedung-gedung terakhir yang ditinggalkan oleh kolonial Inggris.

Ide untuk menjadikan kedua bangunan bersejarah ini menjadi sebuah galeri seni muncul pada tahun 2005. Uniknya, proses perancangan National Gallery Singapore ini dilakukan melalui sayembara yang diselenggarakan oleh pemerintah Singapura. Jean-François Milou, arsitek asal Prancis keluar sebagai pemenang dan studio miliknya, Studio Milou Architecture yang berbasis di Paris dan Singapura, mulai mengerjakan pembangunan National Gallery Singapore di tahun 2012.

Yuk, kita intip suasana eks Supreme Court!>>