Heritage Campaign dari Kiehl’s Mengajak Kita Melestarikan Budaya Indonesia

Candi Borobudur sudah lama menjadi destinasi wisata unggulan di Indonesia, baik untuk turis lokal maupun mancanegara. Tapi, tahukah Anda kalau beberapa relief di Candi Borobudur sudah mulai mengelupas? Selain itu, hampir separuh lantai tangga di Borobudur juga rusak. Nah, lalu apa yang bisa kita lakukan untuk membantu memperbaiki Candi Borobudur?

Beberapa waktu lalu, Kiehl’s meluncurkan Kampanye Pelestarian Warisan Budaya Indonesia yang bertemakan “Heritage Campaign”. Kampanye ini difokuskan pada pelestarian Candi Borobudur, kompleks candi terbesar di Indonesia yang ditetapkan sebagai situs warisan dunia oleh UNESCO. Dalam kampanye ini, Kiehl’s berkolaborasi dengan UNESCO dan didukung oleh empat selebriti yaitu Ari Wibowo, Prisia Nasution, Lala Karmela, dan juga Keenan Pearce.

Keempat Kiehl’s Celebrity Partners ini mengajak publik untuk menjaga keindahan Candi Borobudur dan menyumbangkan kreativitas mereka melalui design cover notebook limited edition yang dijadikan hadiah untuk setiap pembelian rangkaian produk Iconic Heritage Kiehl’s. Setiap design cover yang dibuat oleh para selebriti ini mewakili pandangan mereka terhadap Heritage Campaign dan juga pentingnya melestarikan budaya Indonesia.

Produk-produk yang termasuk dalam rangkaian Iconic Heritage antara lain adalah:

kiehl's lip balm-side combine

  • Kiehl’s Lip Balm #1
  • Kiehl’s Calendula Herbal Extract Toner
  • Kiehl’s Ultra Facial Cream
  • Kiehl’s Midnight Recovery Concentrate
  • Kiehl’s Powerful Strength Line Reducing Concentrate

Dari setiap pembelian salah satu produk yang termasuk dalam Iconic Heritage Kiehl’s, donasi sebesar Rp 10.000,- akan disumbangkan pada pelestarian Candi Borobudur.

IMG_4066

Regina Widjaja, Kiehl’s Indonesia Brand Manager juga menambahkan, “Kiehl’s juga memberikan kesempatan bagi para netizen untuk turut meningkatkan donasi kami melalui aplikasi website kami yaitu www.lestarikanwarisanindonesia.com.

Sederhana saja, hanya butuh satu ‘klik’ untuk ikut berdonasi dan untuk setiap orang yang berpartisipasi dalam aplikasi ini sudah berpartisipasi dalam mengumpulkan donasi sebesar Rp 150,000,000,-. Melalui cara-cara ini, kami berharap dapat ikut menumbuhkan sikap menjaga dan melestarikan warisan budaya di antara para pecinta Kiehl’s dimana pun mereka berada,” jelas Regina.

Di penghujung acara, Prisia Nasution menyampaikan pesan dari seorang arkeolog yang ia temui dalam kunjungannya ke Candi Borobudur. Pesannya adalah, “Jangan percaya akan mitos-mitos yang mengatakan bahwa menyentuh patung Buddha di Borobudur akan mendapatkan keberuntungan. Itu semua hanya cerita, dan dampak buruk yang terjadi jika jika semua turis menyentuh patung Buddha adalah batunya akan bergeser dan gesekannya akan merusak tekstur patung. Jadi, tolong lanjutkan pesan ini untuk disebarkan ke masyarakat luas.” tutur Prisia.