Para Pegawai Salon Kuku di New York Diincar Beragam Penyakit Berbahaya

Perempuan mana sih yang nggak mau punya kuku cantik? Namun, baru-baru ini ­­­­­­­New York Times.com mengangkat fakta bahwa beberapa bahan kimia di dalam nail products bisa memicu kanker, menyebabkan keguguran, gangguan pernapasan dan beragam penyakit berbahaya lain pada para pegawai salon di sana. Apa sebenarnya yang terjadi? Simak kisahnya di sini.

 

Saat saya sedang browsing di internet, sebuah artikel di New York Times.com ini langsung menyita perhatian. Artikel yang dilansir di New York Times pada 8 Mei 2015 lalu itu ditulis oleh Sarah Maslin Nir, berdasarkan pengamatan dan survey mendalam pada para pegawai salon di “Big Apple” City tersebut. Di situ diceritakan tentang kehidupan beberapa pekerja salon serta gangguan masalah kesehatan yang mereka alami. Salah satunya adalah Nancy Otavalo yang bekerja di sebuah nail shop di Ridgewood, Queens, New York. Ia seorang pekerja ulet dan ramah yang selalu menyambut para tamu dengan sapaan hangat, “Selamat datang, silakan memilih warna kuteks yang kamu suka!”. Para pelanggan salonnya tak pernah tahu bahwa Otavalo, 39 tahun, imigran asal Ekuador dan ibu dari seorang anak laki-laki usia 9 tahun ini, ternyata pernah mengalami keguguran tahun lalu saat ia sedang memberikan layanan shoulder massage kepada seorang konsumennya.

Nancy Otavalo sedang menyapa putri kecilnya, 4 tahun dan keponakannya dari jendela salon, tempatnya bekerja.

Nancy Otavalo sedang menyapa putri kecilnya, 4 tahun dan keponakannya dari jendela salon, tempatnya bekerja.

Image Source

Lalu, Monica A. Rocano, 30, salah satu karyawan di salon itu, memang sering dikunjungi putri kecilnya. Tapi para pelanggan salon tidak pernah bertemu dengan putra kecilnya, Matthew Ramon, 3 tahun. Banyak orang mengira Matthew anak pemalu, padahal faktanya si bocah ini mengalami kesulitan wicara juga menggerakkan tubuh.

Di sebelah Monica, duduk seorang manicurist yang pendiam. Di sela-sela waktu senggangnya melayani konsumen, karyawan salon ini sibuk mencari informasi dari internet tentang problema keguguran kandungan yang dialaminya tahun lalu.

Bagaimana kelanjutan dari kisah ini?>>