Tiga Cara Menata Rambut Cantik dari Hairstylist Aar Yazuar

Ada tiga kunci utama yang wajib dikuasai hairstylist saat menata rambut kliennya. Apa sajakah itu? Simak jawabannya di obrolan saya dengan Aar Yazuar, hairstylist dari salon Prestige Hair & Beauty.

Kalau sering main ke thread rekomendasi salon di forum Hair Care Female Daily, pasti nama Aar Yazuar sudah tidak asing lagi di telinga Anda. Apalagi buat teman-teman blogger yang bulan Maret lalu ikutan beauty workshop Female Daily dan Panasonic Beauty, pasti sudah lebih familiar karena di acara tersebut, Mas Aar hadir untuk memperkenalkan dan mendemonstrasikan berbagai hair tools dari Panasonic Beauty.

Pria kelahiran Belitung, 10 Maret 1977 ini juga sudah dikenal sebagai salah satu hairstylist papan atas yang sudah menata rambut sederetan nama-nama selebriti seperti Olla Ramlan, Pia Nasution, dan Pevita Pearce. Saat tim FD berkunjung ke salon Prestige Hair & Beauty pun, salah satu klien yang sedang menunggu untuk dipotong rambutnya oleh Mas Aar adalah desainer ternama Barli Asmara! Wah, jadi semakin yakin, deh, untuk potong rambut dengan Mas Aar :)

Aar Yazuar 1

Berhubung beberapa minggu yang lalu rambut saya baru dipotong, jadilah yang akan dipotong rambutnya oleh Mas Aar adalah Affi, yang tidak ingin potong rambut terlalu ekstrem, hanya dirapikan saja. Sembari memotong rambut Affi, saya berkesempatan ngobrol dengan Mas Aar seputar karirnya, gaya rambut, dan juga… cinta. Hehehe :D

Penasaran dengan obrolan saya dan Mas Aar? Simak di bawah ini, ya.

Halo Mas Aar, ceritakan dong, gimana awalnya bisa terjun ke dunia hairstyling?

Saya pertama kali mengenal dunia hairstyling kira-kira tahun 1998, persisnya sebelum kerusuhan Mei. Saya ikut training center di Johnny Andrean, dan mulai belajar teknik menata rambut, mengenal produk, dan belajar tentang manajemen salon.

Apakah keinginan untuk menjadi hairstylist sudah ada dari kecil?

Iya. Sebenarnya saya tertarik ingin menjadi hairstylist karena sewaktu kecil saya hanya mau dipotong rambutnya oleh Ayah saya. Tidak pernah mau potong di barber shop, karena bagi saya waktu itu memang paling nyaman potong rambut dengan Ayah sendiri. Dari situ saya belajar bahwa sebelum kita memotong rambut seseorang, sangat penting untuk membuat mereka merasa nyaman terlebih dahulu. Kalau sudah nyaman, mereka akan sepenuhnya percaya pada kita dan pasti akan kembali lagi.

Apa hal yang paling Mas Aar sukai dari profesi sebagai hairstylist?

Kalau klien merasa senang dengan potongan rambut saya, ya pastinya senang. Tetapi lebih senang lagi kalau ternyata model rambutnya yang baru itu membuat pasangannya menjadi makin sayang! Hahaha.. Saya sangat menghargai bentuk kasih sayang antar sesama manusia. Seperti rantai, kasih sayang yang dulu diberikan Ayah saat memotong rambut saya waktu kecil kemudian bersambung menjadi kasih sayang yang saya tuangkan ketika sedang menata rambut klien. Jika kasih sayangnya bersambung lagi hingga sampai ke pasangan klien, wah, itu senang dan bangga rasanya!

Oh, iya. Ada juga klien saya yang bertemu dengan klien saya yang lain lalu mereka berdua pacaran, dan akhirnya berlanjut ke pelaminan :D

IMG_8912

Bagaimana cara Mas Aar menyocokkan model rambut yang diinginkan klien dengan tipe rambut mereka?

Saya mencoba menyeimbangkan tren yang sedang booming dengan kebutuhan personal sang klien. Butuh skill yang baik bagi hairstylist untuk bisa ‘membaca’ apa yang dibutuhkan kliennya. Diperlukan juga kepekaan untuk bisa mengkomunikasikan kepada klien jika model yang diminta sebetulnya tidak cocok dengan tekstur rambutnya. Biasanya memang saya diskusi dulu dengan klien agar saya bisa memahami model yang diinginkan dan tidak salah potong. Kuncinya ada di ketelitian dalam mengkombinasikan trend, needs, dan skill.

Pernah merasa jenuh nggak, Mas, menjadi hairstylist?

Kalau kita benar-benar mencintai sesuatu semestinya tidak akan pernah merasa jenuh. Karena kalau merasa jenuh, ya artinya cintanya tidak tulus. Bagi saya, jenuh dalam hal pekerjaan itu tercipta karena faktor kelelahan fisik. Tapi selama passion dan kecintaan pada pekerjaannya masih besar, pasti semangatnya akan terus ada.

Apa tips terbaik tentang rambut dari Mas Aar?

Sayangi rambut Anda, rawat baik-baik dan lakukan eksperimen minimal sekali seumur hidup! Entah itu dicat warna-warni atau dipotong super pendek. Karena rambut sangat berpengaruh pada kepercayaan diri seseorang dan mana tahu model rambut yang ekstrim malah akan membuat diri Anda tambah percaya diri.

Ingin tahu apa testimoni Affi setelah potong rambut dengan Mas Aar? Klik disini>>