Today’s Outfit: New Skills Unlocked

What new skill have you learned recently?

Saya membuat target buat diri sendiri untuk selalu belajar hal-hal baru. Bisa skill yang berhubungan dengan pekerjaan, tapi bisa juga tidak. Akhir tahun 2013 yang lalu, saya dihadapkan dengan tantangan baru yang cukup bikin deg-degan: membawahi divisi sales di Female Daily Network. Bikin deg-degan karena saya tidak mempunyai background sales dan merasa nggak punya bakat di sales. Tapi sebagai pemilik bisnis, kadang kita tidak punya pilihan dan harus melakukan hal-hal yang membuat kita tidak nyaman demi kelangsungan bisnis. Beberapa bulan kemudian, Sales Manager kami, yang juga merupakan staff paling pertama Female Daily Network (you know who you are if you are reading this!) mengundurkan diri dan saya mendapati diri saya sendirian di divisi yang baru saya pegang ini. Stress? Tentu saja! Rasanya tidak ada deh satu minggu yang saya lewati tanpa menangis tersedu-sedu karena merasa kelelahan dan tidak yakin bisa mencapai target sales yang lumayan besar. Terdengar lebay mungkin ya, tapi itu cara saya meluapkan emosi dan stress dan itu hanya terjadi di bulan-bulan pertama saja kok. Kalau tidak tergeletak di tempat tidur sambil berpikir “What did I get myself into?” saya meluangkan waktu untuk belajar sebanyak-banyaknya tentang bidang baru ini. Caranya? Membaca, mengikuti berbagai workshop dan seminar, banyak bertanya dan ngobrol dengan orang-orang yang jauh lebih berpengalaman di digital advertising (yang sebenernya adalah klien-klien saya di advertising agency hahaha) dan mencoba mengaplikasikan yang saya pelajari di Female Daily. Oh, and I also learned by making mistakes. Lots of them. Selama setahun saya perlahan membangun tim sales yang baru. I handpicked a few talented people (all female!) and I’m proud to say they are now my awesome sales team who have been doing very well in supporting me. Dan ketika akhir tahun kami tidak hanya mencapai, tapi melewati sales target, I know I didn’t do a bad job :) Saya sekarang merasa nyaman bertemu dengan klien, presentasi, negosiasi, memberikan input tentang campaign yang paling efektif untuk brand-brand tersebut dan membuat deal-deal yang angkanya dulu tidak terbayang oleh saya.

And that is the goal each time I learn a new skill: to feel comfortable doing it. 

Di luar pekerjaan, saya sekarang sedang belajar masak dan bahasa Spanyol. Agak random ya? Tapi belajar hal-hal yang sangat berbeda dari rutinitas membuat otak saya “dipaksa” untuk tetap bekerja. Rasa tidak nyaman karena merasa belum menguasai sebuah skill ternyata juga sukses membuat saya terus termotivasi dan terhindar dari rasa bosan. Dan tentunya saya juga jadi punya channel baru untuk memindahkan fokus saya ketika rasa stress di kantor mulai datang, jadi kepala saya tidak melulu berpikir tentang masalah pekerjaan. Usually I was able to approach my work problems differently and more effectively after I took some time away from them.

Untuk urusan masak, rasanya saya sudah mulai merasa nyaman ketika berada di dapur dan membuat beberapa jenis masakan yang saya tau jadinya akan enak. Paling enggak udah nyaman untuk dipamerin di Instagram :D Tapi bahasa Spanyol? Masih jauh banget dari nyaman! But that’s another topic for another post.

Untuk pakaian, rasa nyaman juga menjadi hal yang paling penting untuk saya. I stay away from constricting outfit that makes me feel I have to hold my breath the entire day. Itu kenapa saya suka sekali dengan top dari Wallis ini karena modelnya yang longgar, tapi tidak terkesan terlalu casual karena mempunyai outer layer dari bahan chiffon dan detil stud di bagian lengannya. Bagian dalamnya sendiri terbuat dari katun jadi tidak membuat panas walaupun warnanya hitam. It’s really comfort meets style kind of item!

IMG_8764

Wallis top / H&M Skirt / Nine West shoes / Max Mara bag

IMG_8769

IMG_8773

Mango necklace and unbranded sunnies that I “borrowed” from my sister 

IMG_8786

My ever so loyal Polar Loop, bracelet from Manjusha and fatima hands bracelet from Turkey

Kamu sendiri gimana? What skill have you learned recently and have you reached your “comfort level”?