Koleksi Tory Burch Spring 2015 dan Kisah Kekasih Picasso

Kisah cinta antara sepasang kekasih memang selalu bisa memberi inspirasi untuk menciptakan beragam karya indah. Salah satunya adalah koleksi Tory Burch untuk Spring 2015 ini terinspirasi dari gaya berbusana Francois Gilot , kekasih seniman ternama Picasso. Seperti apa gayanya?

Ketika saya diundang untuk menyaksikan preview koleksi Tory Burch untuk Spring 2015 di butik Plaza Senayan, Jakarta, secara keseluruhan saya sangat menyukainya. Pertama, secara keseluruhan cutting atau potongan koleksi Tory Burch simple namun tetap elegant. Kedua, warna-warna yang ditawarkan di koleksi ini juga berkisar pada warna cokelat dan putih, serta dipadu dengan motif berwarna navy, red, mustard dan juga tones metallic yang cantik.

Savora Tweed Tunic dan Savora Tweed Short yang memikat, menawarkan motif African Tribal dengan bahan lightweight.

Savora Tweed Tunic dan Savora Tweed Short yang memikat, menawarkan motif African Tribal dengan bahan lightweight.

Koleksi terbaru Tory Burch untuk Spring 2015 ini sebenarnya terinspirasi dari gaya penampilan seniman cantik Francoise Gilot yang ternyata sempat menjalin kisah asmara terlarang dengan Picasso. Pasangan ini sering berlibur bersama ke Vallauris di Perancis maupun ke Afrika. Maka, koleksi kali ini menawarkan busana berpotongan casual namun tetap terlihat elegant, terinspirasi gaya Francoise Gilot.  Motif-motif yang ada di dalam koleksi busana ini pun diambil dari segala sesuatu yang ada di sekitar Vallauris maupun Afrika, tempat kedua kekasih ini biasa berlibur. Maka, kamu bisa menemukan siluet cheetah, daun-daun palem yang identik dengan Benua Afrika maupun motif keramik dari Perancis. Inspirasi tersebut kemudian diterjemahkan Tory Burch ke dalam  tunic dress, shorts, blazer dan juga aksesori mulai dari tas, sepatu hingga jewelry.

tory burch aksesori

Bicara soal prints untuk koleksi ini sangat menarik. Tory Burch membuat digital prints dari sweater maupun selimut rajutan dari Afrika. Kemudian, membuat print hitam putih di atas bahan lightweight berwarna putih dan membuatnya menjadi tunic dress maupun shorts.  Tory Burch juga menggabungkan antara tekstur dan prints. Selain itu, keunikan lain dari koleksi ini adalah tetap menawarkan sentuhan handmade yang menunjukkan keunggulan teknik craftsmanship dari Tory Burch.

Terus terang, dari beragam koleksi Spring 2015 ini,  the hand-dipped square-shaped bag membuat saya “bermimpi” ingin memilikinya.  It’s an awesome bag, isn’t it? What do you think?