Talika Light Duo+, Memanfaatkan Teknologi Canggih NASA untuk Kecantikan Kulit

Houston, we have a problem.

Kalimat di atas mungkin adalah salah satu kalimat paling penting dalam sejarah NASA. Jim Lovell, astronot senior NASA mengucapkan kalimat tersebut saat melaporkan adanya masalah teknis pada mesin pesawat ulang alik Apollo 13 yang ia kendalikan dari bumi bersama Jack Swigert dan Fred Haise dalam misi pendaratan ke bulan pada tahun 1970. Kisah perjalanan ketiga astronot yang fenomenal ini pun diangkat menjadi film layar lebar berjudul Apollo 13 yang dirilis tahun 1995.

Berbulan-bulan sebelum ekspedisi, para astronot harus menjalankan rangkaian tes kebugaran fisik agar tubuh mereka sehat secara maksimal saat menjajaki luar angkasa. Tesnya bermacam-macam, mulai dari naik-turun tangga, mengangkat beban, duduk di alat pemutar sentrifugal, hingga beraktivitas di dalam air. Salah satu prosedur yang membantu mengoptimalkan kesehatan astronot sebelum ke luar angkasa adalah terapi cahaya, yang sudah digunakan oleh NASA sejak tahun 1970-an.

Terapi cahaya bekerja hingga ke dalam lapisan kulit dan menstimulasi sel-sel kulit untuk bekerja secara optimal. Biasanya, terapi cahaya digunakan untuk mengobati bagian tubuh astronot yang terluka saat berada di luar angkasa. Jika seorang astronot terluka di luar angkasa, biasanya lukanya tidak akan sembuh sebelum ia kembali ke bumi. Karena itulah mereka butuh terapi cahaya untuk mempercepat proses penyembuhan luka. Selain bisa mengobati luka potong, tergores, memar, terapi cahaya juga bisa menyembuhkan nyeri otot dan terkilir. Tidak hanya itu, terapi cahaya juga bisa berfungsi untuk meremajakan lapisan kulit.

Teknologi inilah yang menginspirasi brand kosmetik dan skincare asal Perancis, Talika, untuk meluncurkan produk terbaru mereka yaitu Light Duo +, alat pemancar gelombang cahaya yang bisa membantu mengurangi tiga masalah utama kulit: redness, wrinkle, and dark spots.

Talika Light Duo+ 1

Ada banyak sekali faktor-faktor yang bisa menimbulkan agresi pada kulit, contohnya adalah toksin, overexposure berlebihan dari pada sinar matahari, stress, merokok, perubahan hormonal, dan sebagainya. Beberapa dampak yang paling terlihat adalah kerut, noda hitam pada kulit, dan kemerahan. Produk Light Duo+ dari Talika ini membantu memperlambat tanda-tanda penuaan dengan teknologi cahaya, yang cara kerjanya adalah mengembalikan ketahanan kulit hingga lapisan terdalam. Alat ini juga mengaktifkan kembali sel-sel kulit agar terisi penuh dengan tenaga dan energi.

Setiap gelombang cahaya yang dipancarkan akan mencapai lapisan-lapisan sel yang berbeda dalam setiap lapisan epidermis kulit.

  • Cahaya hijau: Fibroblasts (menyamarkan kerutan)
  • Cahaya kuning: Melanosit (menyamarkan noda gelap)
  • Cahaya merah: Fibroblast (menyamarkan kemerahan)

Ketiga gelombang ini memberi kontribusi mereka masing-masing untuk area kulit yang membutuhkan. Selain itu, Light Duo+ juga memiliki fungsi terapi Ion yang membantu meningkatkan permeabilitas untuk ‘membuka’ dinding sel agar memungkinkan bahan aktif yang diaplikasikan ke permukaan kulit (produk-produk skincare) dapat terserap lebih baik.

Perangkat ini juga dilengkapi dengan penanda waktu yang akan aktif secara otomatis jika ditempel dengan kulit dan bekerja pada area perawatan yang dipilih. Alat ini lalu akan berhenti dengan sendirinya saat perawatan telah selesai dilakukan. Light Duo+ sangat praktis untuk dipakai karena Anda bisa menggunakannya saat sedang santai, terkena macet di mobil, bahkan di pesawat. Waktu pemakaiannya pun sangat sebentar, hanya sekitar 1 menit per area kulit.

Talika Light Duo+ sudah bisa Anda temukan di counter-counter Talika di berbagai department store dengan harga Rp4.900.000-.

Baca juga: Fighting Fat with Portable Light Therapy