Berikan Hidrasi Instan pada Kulit dengan Glamglow Thirstymud

Kalau sebelumnya saya pernah bilang Glamglow Supermud adalah produk Glamglow favorit saya, it’s no longer a valid information now. Sejak bertemu dengan Glamglow Thirstymud, kedudukan Supermud langsung tergeser. Tidak heran, karena memang masalah kulit saya yang paling besar adalah dehidrasi, jadi saya bisa jatuh cinta dengan produk ini.

Begitu membaca nama ‘Thirstymud,’ saya merasa kulit saya kering dan benar-benar membutuhkan ini. Warna wadahnya yang biru menyegarkan terlihat seperti oase pada saat kita seding haus dan perlu air. Walaupun secara pengemasan sama dengan produk Glamglow lainnya yang dikemas dalam tin tub, tapi entah kenapa kemasan produk ini yang paling mengomunikasikan maksud dan tujuannya paling mengena. The colour says it all.

Glamglow ThirstymudGlamglow Thirstymud, as the name entails, menjanjikan hidrasi instan untuk semua jenis kulit. Jangan beranggapan kalau yang butuh hidrasi itu hanya kulit kering saja, loh! Produk ini mampu memberikan kelembapan, mengembalikan kelembapan, dan menenangkan kulit. Walaupun terdengar mudah, tapi bisa dibilang pekerjaan yang sulit. Alih-alih kulit menjadi lembap dan kenyal, kalau kebanyakan produk yang menghidari malah kulit jadi berminyak dan berjerawatan. Memang masalah hidrasi ini harus tahu titik netralnya jadi tidak berlebihan. Nah, karena kulit lembap, maka kulit akan terlihat lebih kenyal dan setelah penggunaannya kulit akan terasa halus. Mengandung Dewdrops yang berfungsi mengunci kelembapan pada kulit.

Kesan pertama saya ketika membuka produk ini agak kaget juga karena berbeda dengan produk Glamglow lainnya. Masker ini terlihat seperti losion kental dan mirip sleeping mask, tanpa adanya daun-daunan yang identik dengan masker Glamglow. Warnanya yang kecoklatan dan wangi manisnya yang seperti creme brulee  membuat saya lapar seketika. Saya memakaikannya merata ke seluruh wajah tapi agak tebal jika dibandingkan dengan pemakaian pelembap biasa. Begitu saya ratakan, kulit langsung terasa dingin sekali! Tidak tingling seperti kalau menggunakan Glamglow Youthmud, tapi dinginnya cukup membuat saya tersentak. Kulit saya seperti dibangunkan dari tidur.

Biasanya saya akan membiarkan produk di wajah saya sampai sekitar 15-30 menit. Pada saat ini produk terlihat agak mengering dan kemudian saya basuh bersih dengan air hangat. Ketika saya basuh, wow, kulit terasa jauh lebih dingin lagi! Ketika saya pegang pun terasa kulit masih dingin walau sudah tidak memakai masker. Yang paling saya suka adalah kulit jadi lebih bouncy dan terlihat kenyal.

Saya sempat bertanya-tanya apakah ini placebo effect saja. Mengingat harga masker ini, ‘kan, tidak murah. So I want it to work! Jadi, saya mengetes pemakaian produk ini pada saat saya single use memakai Sunday Riley Good Genes selama seminggu. Selama satu minggu penuh itu, setelah memakai toner, saya langsung memakai Sunday Riley Good Genes tanpa diikuti oleh pelembap apapun! Di tiga hari pertama, saya memakai masker ini setelah mencuci muka dan sebelum memakai tonerSurprisingly, ketika bangun, kulit saya tidak terasa kering dan kencang. Pada hari keempat dan kelima, saya tidak memakai masker. Wow, beda sekali rasanya. Bangun tidur kulit langsung terasa kaku karena kekeringan! Jadi, memang benar kalau dibilang produk ini memberikan hidrasi dan mengunci kelembapan.

Saya akan menyarankan pemakaian berkala produk ini – 2 atau 3 kali seminggu – untuk mendapatkan kulit kenyal dan lembap. Cocok untuk semua jenis kulit karena tidak membuat kulit kita terasa berminyak sama sekali. Glamglow Thirstymud dibanderol seharga Rp 780.000 di Luxola Indonesia; pricey, tapi pasti kalian tidak akan menyesal, deh!