Is Su:m 37 White Award Bubble-De Mask Worth the Hype?

Sejak saya menyelami rimba Korean skincare, saya jadi lebih berani mencoba-coba produk baru. Tapi dalam mencoba suatu produk baru, saya akan mulai dari produk yang banyak ulasannya terlebih dahulu. Tidak terkecuali produk Su:m 37 yang jadi merek favorit saya jika berbicara tentang Korean skincare. Setelah mencoba Secret Programming Essence, produk kedua yang saya coba adalah Su:m 37 White Award Bubble-De Mask.

sum37-white-award-detox-mask

Dari pengamatan saya, banyak blogger yang akhirnya tertarik dengan produk ini dan mengulasnya karena gimmick dari masker ini sendiri. Masker yang teksturnya milky lotion berwarna putih ini jika tersentuh hangatnya kulit langsung berubah menjadi busa. Dan bukan sekedar busa malu-malu, I mean a seriously thick foam like one resulting from your detergent. Jadi tertarik ‘kan mencobanya? Padahal kita tidak melakukan apa-apa dan milky lotion akan bertransformasi dengan sendirinya di hadapan kita – waktu pertama kali mencobanya saya sampai berdiri terkagum-kagum di depan kaca melihat proses perubahannya.

Produk ini merupakan bagian dari seri White Award untuk mendapatkan kulit cerah dan bersih dengan kandungan andalan acai berry yang terkenal sebagai antioksidan dan anti-aging serta N-Acetyl-Phytosphingosine (NAPS). Seri White Award sendiri buat saya adalah seri yang benar-benar ampuh dalam mencapai dua tujuan: kulit cerah dan bersih seperti janjinya. Sebelumnya, saya sudah pernah mengulas produk Clear Toner dari rangkaian tersebut. Karena produk ini berasal dari lini White Award, maka tujuan masker ini adalah untuk membersihkan kulit secara menyeluruh dan mencerahkannya – logikanya, sih, kulit lebih bersih akan menghasilkan kulit lebih cerah.

Dari segi kemasan, produk ini dikemas di dalam botol dengan tutup yang bisa dipencet dan produk akan keluar dari lubang yang berada di tengah tutup botol. Ada tutup luar juga yang menutup dispenser ini agar tetap bersih. Dengan demikian, maka dapat dipastikan kita tidak mengeluarkan produk terlalu banyak.

Saya akan meratakan produk ke seluruh wajah secara merata – tebal dari cream lotion yang saya ratakan – agar hasil dari busanya nantinya merata juga. Dan dalam pengaplikasiannya, saya harus benar-benar memastikan setelah double cleansing wajah saya sudah benar-benar kering jadi tidak terlalu slippery pada saat meratakan cream lotion. Produk ini sendiri akan berubah menjadi busa dengan cepat begitu menyentuh kulit kita. Jangan biarkan produk berada pada wajah terlalu lama, bilas begitu semuanya sudah berhenti berbuih.

Bagaimana hasilnya? You can say I’m not even mildly impressed. Oke, memang kulit terlihat lebih bersih sehingga lebih cerah. Tapi tidak segitunya sehingga saya rela PO berlama-lama menunggu produk ini datang ke hadapan saya. I’ve seen and tried better! If you feel otherwise, please feel free to drop a comment in the comment box.