Lipstick Monday: Cold Case, Femme Fatale & Black Dahlia

Nickname ‘Black Dahlia’ mungkin sudah tidak terdengar asing di telinga kita semua. Tapi, tahukah kalian asal usulnya julukan ini? Ternyata Black Dahlia adalah julukan yang diberikan oleh media kepada Elizabeth Short, seorang wanita asal Amerika yang menjadi korban pembunuhan keji pada tahun 1947 di Los Angeles. Pembunuhan Short mendapatkan publikasi besar-besaran dari media karena mayat Short ditemukan dalam posisi dimutilasi sehingga tubuhnya terpotong menjadi dua dari area pinggang dan kasusnya tidak terpecahkan hingga sekarang. Gruesome! It’s one of the most popular cold cases known.

Ketenaran kasus ini banyak diabadikan dalam berbagai buku dan bahkan film. Mungkin film paling terkenal yang kita tahu mengenai Black Dahlia adalah film dengan judul yang sama yang dibintangi oleh Aaron Eckhart, Josh Harnett, dan Scarlett Johansson. Kasus Black Dahlia menjadi latar belakang kisah cinta segitiga dalam film ini yang saya sendiri sudah lupa jalan ceritanya bagaimana. Tapi yang saya ingat betul adalah warna lipstik yang dipakai oleh wanita – atau lebih tepatnya mayat – yang ada di poster film tersebut. Warna lipstik ungu tua sekali yang begitu misterius dan menarik dilihatnya. The ultimate femme fatale colour.

main_image-35127

Ternyata Black Dahlia adalah nama yang dipakai oleh Tom Ford dan OCC untuk nama lipstik deep plum mereka yang bertekstur matte. What a fitting name? Begitu melihat swatch Tom Ford Matte Lip Color Black Dahlia, saya sangat tergiur ingin mencobanya. Sayangnya, lipstik tersebut baru saja diluncurkan di Amerika, jadi belum ada di Singapura – tempat terdekat untuk mendapatkan kosmetik dari Tom Ford. Tapi untungnya, OCC Lip Tar Matte Black Dahlia tiba-tiba muncul di akun Instagram Shoppinglust (alias Valen) dan tanpa berpikir dua kali saya langsung membelinya.

IMG_0226

I have hate and love relationship with this lipstick. Saya menyukainya karena warnanya sangat cantik sekali, warna yang benar-benar plum gelap dengan kesan misterius yang saya inginkan dan sangat cocok digunakan oleh semua jenis kulit karena tidak ada sentuhan merah batanya sama sekali. OCC Lip Tar Matte ini bentuknya cair dan dikemas dalam tuba yang aplikasinya memerlukan kuas. Warnanya sendiri memiliki pigmentasi yang sangat tajam. What you see is what you get. Tapi sayangnya kekuatan warna ini juga merupakan kekurangan dari produk ini. Saking intense-nya, pembaurannya pada bibir sangat patchy. Sangat susah untuk mendapatkan lapisan warna yang merata sehingga saya perlu memulaskan dan meratakan kuas saya beberapa kali. Alhasil, makin lama warnanya makin gelap. Padahal saya cukup menyukai warna yang saya pulaskan pertama kali.

IMG_0019

Jadi, kalau bibir kita dalam keadaan pecah-pecah atau tidak mulus 100%, makin terlihat deh ketidakrataan warna yang dihasilkan oleh OCC Black Dahlia. Sebelum memakai produk ini saya perlu memastikan bahwa bibir saya dalam keadaan ‘mulus’ dan saya memakai pelembap 10 menit sebelumnya sehingga produk dapat diaplikasikan dengan mulus dan meminimalisir pemulasan bolak-balik. It’s tricky!

Tapi semua kerja keras itu sangat-sangat sepadan mengingat warna yang dihasilkan sangat bagus dan dengan efek satin-y serta sedikit transparan dan tidak tebal jika dibandingkan dengan produk tekstur lipstik. OCC Black Dahlia juga tahan dipakai seharian, walaupun warnanya menipis seiring waktu, tapi warnanya tetap terlihat setelah makan sekalipun. Yang jadi gong-nya adalah produk ini tidak staining dan membuat bibir saya kering.

Pair it with your old plain white coloured attire or other pale looking attire and transform your whole look.