Sabun Cuci Muka Bubuk & Tanpa Pengawet dari Fancl

FD-ers, apakah sudah pernah mendengar produk sabun cuci muka yang bentuknya bubuk? Produk ini biasa dikenal sebagai enzyme powder wash dan banyak ditemui pada lini perawatan wajah dari Jepang. Sebut saja merek Tatcha, yang sebelumnya pernah diulas oleh Pablohoney, yang mengeluarkan produk Rice Enzyme Powder dengan tekstur bubuk dan berguna untuk mencuci muka. It may sound odd but there’s a lot of good things from this product. Produk ini biasanya memiliki enzim – kebanyakan dari beras – yang bekerja untuk membersihkan wajah dan tidak terasa terlalu keras di kulit, namun juga membantu eksfoliasi harian pada kulit. Perlu diketahui bahwa pada produk perawatan Jepang, biasanya toner atau lotion yang mereka gunakan biasanya tidak mengandung eksfolian karena fungsinya justru mengembalikan hidrasi pada kulit. Nah, enzyme powder wash ini berfungsi sebagai eksfolian harian. 

Powder WashingKalau berbicara tentang enzym powder wash, maka saya langsung teringat pada Fancl Washing Powder yang sudah legendaris dengan produk mild cleanser-nya. Merek ini sendiri memang identik dengan produk washing powder. Sayangnya, merek ini tidak ada di Indonesia. Padahal, kalau tidak salah ingat, 10 tahun lalu saya sempat melihat merek ini dijual di Pasaraya. Well, that place alone feels like another decade, right?

Produk ini sudah diperharui dan terdiri dari dua jenis, yaitu tipe I dan II, as simple as that. Tipe I diperuntukkan bagi kulit kombinasi dan berminyak, sedangkan tipe II untuk semua jenis kulit, termasuk kulit kering dan sensitif. Mengandung Amino Acid untuk membersihkan semua kotoran di wajah dan juga sebum tanpa membuat kulit kering. Produk ini sendiri tidak mengandung pengawet seperti produk Fancl lainnya, dan juga tidak mengandung pewangi dan mineral oil. Karena tidak mengandung pengawet, maka produk ini disarankan untuk dipakai 36 bulan setelah masa produksi atau 4 bulan setelah dibuka. Produk sebesar 50 gram ini sendiri bisa bertahan 2 sampai 3 bulan jika dipakai dua kali sehari.

So, what’s my initial review? Bubuknya sendiri bisa dibilang sangat halus kalau dibandingkan enzyme powder wash lainnya, termasuk juga Tatcha. Saya biasanya menuangkan produk sebanyak besarnya biji kedelai, kemudian dengan menggunakan foaming net, saya akan membuat busa yang padat dan besar walaupun tidak sebesar bola tenis, tapi cukuplah. Surprisingly, walaupun busanya kelihatannya halus pada awalnya, tapi lama-lama dengan bantuan foaming net bisa menjadi banyak dan padat. Nah, baru kemudian saya meratakannya di seluruh wajah. Busanya bouncy dan tebal, mirip dengan hasil yang biasa saya dapat pada kebanyak sabun muka. Setelah dibasuh, wajah saya terasa agak kesat tapi tidak kering dan tidak terasa tertarik.

Herannya, setiap habis mencuci wajah, saya merasa wajah saya jauh lebih cerah dan bersih. Well, I’m completely sold! Sekarang, saya sedang mencoba beberapa produk enzyme powder wash lainnya untuk melihat lebih lanjut apakah memang ini pengaruh dari Fancl secara spesifik atau memang enzyme powder wash ini adalah alternatif baru dalam mencuci wajah dan membuat wajah jadi lebih sehat dan cerah? We’ll see.

Tapi, secara umum jika dibandingkan dengan Tatcha Gentle Rice Enzyme Powder, saya lebih menyukai produk ini karena terasa lebih gentle dan less drying. Butirannya pun jauh lebih halus. So, are you going to give this product a try? Let me know what you think of the idea of a powder wash.