Beauty Experiment: Body Oil & Tidak Handukan Setelah Mandi

olive-oil-600x393

Beberapa waktu lalu, saya sempat membuat dua teman untuk mengikuti kebiasaan body care saya. They’re not the easiest people to convince since they’re not beauty novice themselves. Dua orang ini adalah tidak lain adalah Nopai dan Ambung.

Ritual body care saya pada malam hari adalah sebagai berikut:

  1. Setelah mandi, saya tidak pernah mengeringkan badan dengan handuk. Saya membiarkannya setengah kering sambil memakai skincare.
  2. Masih dalam keadaan badan setengah basah, saya akan membalurkan body oil sebagai pengganti body lotion.

Alasan saya mendalah karena setelah dicoba, memang hanya body oil yang benar-benar semalaman bisa menjaga kelembapan kulit saya.

Kenapa saya membalurkan body oil pada saat badan setengah basah? Karena kulit butuh air dan minyak, di dalam tubuh kita terkandung dua zat tersebut. Minyak akan membantu ‘membungkus’ air yang membuat kulit kita terasa lembap pada saat selesai mandi. Selain itu, air juga membantu minyak lebih mudah rata di kulit. Tanpa bantuan air, minyak akan terasa kasat di kulit sehingga susah diratakan yang berakibat pada penggunaan minyak yang terlalu banyak. The result? Too heavy and oily on the skin.

Hasilnya? Setiap bangun tidur, saya selalu terkagum-kagum pada betapa kulit saya terasa masih halus dan sama sekali tidak bersisik, walaupun saya berada di ruangan AC semalaman. Ritual ini memang bukan hal yang baru saya lakukan. Tapi bisa dibilang saya baru kembali melakukannya karena beberapa waktu yang lalu kulit saya kembali mengalami kekeringan. Empat jam saja setelah pakai body lotion, kulit sudah kasat dan bersisik. Akhirnya saya kembali lagi ke ritual ini.

But, don’t just take my word on it. Berikut adalah testimonial dari Nopai dan Ambung:

Tahu banget pentingnya memakai body lotion sejak… errr… lama! Tapi on and off terus; lagi rajin, pake, lagi males, ya skip aja. Padahal setiap hari selalu di ruangan ber-AC. Biasanya saya pakai body lotion kalau kulit sudah terasa kering dan gatal. Ugh, malas sekali.

Lalu mulailah segala sesuatu yang memakai kata ‘oil‘ itu heboh, termasuk body oil. Coba beli juga body oil berharap kulit segera lembap. Ternyata pakai oil ini lengket dan lebih lama pakainya daripada body lotion karena lebih kental. Malas lagiii…

Sampai suatu saat, Deszell ngajakin kalau habis mandi, tidak usah handukan, tapi pakai body oil di kulit yang masih basah. Challenge accepted! Saya coba, hei, ternyata memakai body oil terasa nyaman, cepat, dan tidak lengket. Setelah seminggu, kulit langsung terasa lebih lembap. Oil terasa cepat sekali menyerap jika dipakai saat badan basah. Di area yang tidak tertutup baju seperti kaki dan tangan, setelah pakai oil, saya pakaikan lagi body lotion atau cream. Sempat ke Eropa juga yang udaranya lebih kering, namun kulit tidak kering dan tidak gatal.

Kebiasaan ini sudah saya lakukan lebih dari 4 bulan, herannya, nggak malas-malasan seperti waktu dulu pakai body lotion. Malah rasanya nggak enak kalau nggak pakai body oil.

 Nopai

IMG-20140805-WA0016

Ambung, saya dan Nopai – the body oil trio

Memiliki kulit yang sangat kering dan sensitif membuat saya sering frustrasi. Ditambah lagi saya kadang-kadang suka mengalami eczema ringan. Seringkali, body lotion saja tidak dapat menolong banyak kondisi kulit saya.

Sejak tiga bulan lalu, saya menambahkan body oil pada rutinitas malam hari saya. Setelah mandi, saya menggunakannya di badan saya yang masih lembap dan leher hingga kaki dengan memijat beberapa bagian khusus di badan. Terkadang pada saat kulit saya terasa sangat kering, saya akan menambahkan body lotion pada kaki dan tangan sesaat sebelum tidur.

Kondisi kulit saya membaik sejak saat itu – kulit menjadi sangat halus dan lebih kencang!

Ambung

Saya sangat tidak menyarankan untuk memakai body oil di siang hari. Karena udara di Indonesia yang tropis ini membuat kita berkeringat walaupun banyak waktu kita di siang hari kita habiskan di dalam ruangan ber-AC. Akan tetapi, pada saat kita di luar ruangan tubuh akan berkeringat dengan cepat dan body oil yang mengendap di lapisan luar kulit akan menghambat keringat untuk menguap dari kulit, sehingga akan menyebabkan kotoran tidak bisa keluar dari jaringan kulit dan bisa menyebabkan penumpukan pada pori-pori. Sedangkan pada malam hari karena kita berada di ruangan AC terus menerus, maka kemungkinan tersebut sangat minim. Akan tetapi, ini kembali lagi ke masing-masing orang. Bila dirasa nyaman, go ahead and use it during the day.

Don’t shy away from trying this experiment yourself. Give it a go and see the transformation for yourself. Ingin tahu rekomendasi produk kami bertiga? Simak di artikel berikutnya, ya.