Tried & Tested: Dewi Sri Spa Bali Pranaya Body Wash

Hampir sebulan ini saya rutin memakai salah satu sabun cair dari Martha Tilaar yang belum pernah saya coba sebelumnya. Nama sabunnya Dewi Sri Spa Bali Pranaya. Kata dari bahasa Bali “Pranaya” sebenarnya memiliki arti tersendiri. Kata ini diambil dari salah satu teknik pernapasan sebelum meditasi. Sebelum melakukan spa, biasanya orang-orang Bali melakukan meditasi terlebih dahulu dengan melakukan sebuah teknik pernapasan, salah satunya, ya teknik Pranaya ini.

dewi sri spa bali pranaya

Jujur saja, kalau melihat dari kemasannya sih, saya kurang tertarik. Tapi ketika saya membuka tutupnya, saya langsung kaget. Rupanya aroma sabun cair ini sangat khas dan segar. Saya suka! Bahkan suka sekali! Nggak sabar mencium aromanya saja, saya putuskan untuk mandi menggunakan ‘Si Bali Pranaya’ sore itu juga. Ketika dituang ke telapak tangan, bisa dilihat dengan jelas kalau tekstur sabun cair ini berwarna bening coklat keemasan. Awalnya, saya pikir sabun cair ini ada campuran jamunya. Soalnya, wanginya, kok, agak mirip jamu? Tapi ternyata, aroma segar khas Bali Pranaya ini rupanya hadir dari campuran beberapa minyak esensial di antaranya minyak padi, minyak neroli (jenis jeruk), minyak lemon, serta minyak pala. Pantas saja segar, mungkin karena ada kandungan jeruknya.

Di kemasan botol Bali Pranaya tertulis kalau perpaduan minyak-minyak tersebut dapat membantu menyegarkan tubuh dan pikiran. Saya setuju sama yang satu ini. Memang aroma sabun cair ini sukses bikin rileks pikiran, apalagi jika digunakan saat pulang kerja di mana tubuh sedang dalam kondisi terletihnya. Mandi dengan sabun cair bisa jadi salah satu solusi relaksasi yang bisa dilakukan dengan nyaman di rumah. Relaksasi rupanya juga bisa menjadi cara untuk membuat Anda awet muda, lho!

Overall, kesan yang didapatkan dari produk ini adalah betapa wanginya membuat saya langsung jatuh cinta! Suka banget pada aroma sabun cair ini, segar namun menenangkan. Buat saya, Bali Pranaya Body Wash seakan diciptakan khusus untuk orang-orang yang nggak sempat melakukan treatment di salon.

Repurchase? Sebenarnya 50-50, sih! Untuk sekadar sabun mandi, harga sekitar 140 ribu itu lumayan mahal. Namun, jika mengingat aroma dan manfaatnya, kenapa nggak? :D