Tried & Tested: Maybelline Dream Lumi Touch Highlighting Concealer

Dulu, saya nggak begitu tertarik untuk memakai concealer.  Mungkin ini karena saya pernah trauma dengan hasil cream concealer yang dipakaikan ke muka oleh makeup artist yang kurang lihai sampai muka jadi terlihat medok dan tebal. Saat itu, kulit juga terasa tebal dan kurang nyaman karena merasa ada berlapis-lapis produk yang ditempelkan. Sesudah pengalaman itu, saya selalu memilih foundation yang memberikan medium sampai high coverage, jadi dipakaikan tipis-tipis saja sudah cukup. Ada noda atau jerawat yang sedikit terlihat pun saya sudah legowo. Yang penting, skintone terlihat rata. :)

Namun sejak warna gelap semakin jelas nampak di kantung mata, saya jadi mulai melirik beberapa concealer lain. Fokus mencari concealer awalnya hanya untuk area bawah mata. Namun setelah menonton puluhan video review dan tutorial di YouTube, Maybelline sering sekali disebut, dan beberapa produk concealer-nya kerap menjadi favorit banyak beauty guru. Akibatnya, sejak saat itu saya mulai mengemban misi mencoba semua concealer Maybelline yang bisa saya dapatkan. Entah dengan membeli di online shop, ataupun melalui counter-nya yang ada di pusat perbelanjaan.

Saya sudah menulis ulasan tentang tiga concealer Maybelline di artikel-artikel terdahulu, silakan klik pada links berikut jika Anda ingin mengetahui ulasan lengkapnya:

Kini, ulasan saya sampai pada Maybelline Dream Lumi Touch Highlighting Concealer (phew, that’s quite mouthful. Saya singkat menjadi Dream Lumi saja, ya) yang terkenal karena teksturnya yang ringan. Gel-based formula-nya memang memudahkan saya untuk meratakan concealer ini dengan tangan.  Coverage yang diberikan pun cukup untuk makeup sehari-hari.

dream lumi

Dream Lumi memiliki bentuk seperti pen dan aplikator berupa brush. Putar bagian bawahnya untuk mentransfer produknya ke brush. Kemasannya mirip dengan Bourjois Healthy Mix Illuminating Brush Concealer. Selain menyamarkan warna kantung mata yang tidak menyenangkan untuk dilihat, Dream Lumi juga bisa mencerahkan. Jadi, selain diaplikasikan di area bawah mata, saya juga sering menggunakannya untuk meng-highlight batang hidung dan sedikit di dahi. Untuk dipakai agar tulang pipi tampak sedikit menonjol pun bisa. Bagusnya, karena Dream Lumi tidak memiliki shimmer, maka efek wajah yang cerah bisa didapatkan tanpa perlu khawatir muka terlihat bling-bling.

concealer dream lumi

Dari sisi coverage, Dream Lumi hanya memberikan light to medium coverage. Kalau mau menutup semua noda atau imperfection yang ada di wajah, it won’t give the perfect result. Tapi seperti yang saya bilang sebelumnya, untuk makeup sehari-hari, sih, sudah cukup. Formulanya membuat concealer ini mudah di-blend, dengan tangan sekalipun. Di kulit saya, Dream Lumi cukup tahan lama dan walau dipakai dari pagi sampai malam. Yang saya suka lagi, it doesn’t crease. Satu-satunya “masalah” saya dengan Dream Lumi adalah produknya terlalu sedikit. Apalagi kalau dipakai untuk mencerahkan bagian wajah lainnya selain area mata, cepat sekali habisnya. :D I guess that means I just need to stock more, right?