8 Hours Beauty Sleep is Optional with Sulwhasoo Overnight Vitalizing Mask

Sudah pernah mendengar produk bernama sleeping packs? Hands up if you’re obsessed with it, because I am!

Bagi yang masih bingung dengan sleeping packs, sebenarnya produk ini sendiri memang tenar dan besar namanya di Korea. Seperti namanya, fungsinya adalah sebagai masker. Tapi tidak seperti kebanyakan masker, produk ini tidak dibersihkan setelah pemakaiannya dan kita tinggalkan saja di wajah selama kita tidur. Cara pemakaiannya adalah dengan menggunakan satu lapis tipis produk di wajah pada tahap terakhir pemakaian produk perawatan wajah kita dan dipakaikan sebelum kita tidur. Fungsinya bermacam-macam tergantung produk itu sendiri. Tapi dari berbagai macam produk sleeping packs yang saya baca, kebanyakan yang mendapatkan ulasan bagus adalah yang menjanjikan hidrasi tambahan pada saat kita tidur, sehingga pada saat bangun, wajah terlihat bersinar dan kenyal.

Secara tekstur, biasanya produk ini tidak beda jauh teksturnya dengan pelembap, jadi tidak heran kalau terkadang banyak yang salah mengira produk ini berfungsi sebagai pelembap atau night cream. Padahal, produk ini bukanlah pelembap, dan pada saat memakai produk ini, kita tetap harus memakai pelembap. Dalam pemakaiannya sendiri, produk ini bisa digunakan sesering yang kita mau; atau seperti kebanyakan masker, dipakai 2 – 3 kali seminggu dan hanya pada malam hari.

Sleeping packs favorit saya belakangan ini adalah Sulwhasoo Overnight Vitalizing Mask. Produk ini dikemas dalam tube plastik berwarna coklat seperti kebanyakan produk dari lini ginseng lainnya. Karena teksturnya berbentuk krim dan tidak terlalu kental, kemasan seperti ini sangat cocok karena produk tidak tercemar udara pada saat saya membuka tutupnya. Tentu saja masalah akan muncul pada saat produk tinggal sedikit; biasanya, sih, saya akan memotong tuba plastik menjadi dua bagian supaya saya bisa benar-benar menggunakan produk sampai titik darah penghabisan.

Sulwhasoo

Tekstur produk ini memang bentuknya krim, tapi sedikit lebih ringan dari kebanyakan pelembap yang saya gunakan pada malam hari dan juga terasa agak basah di wajah waktu pertama kali saya mengoleskannya. Tapi tidak seperti kebanyakan pelembap yang moist, sleeping pack ini tidak lengket sama sekali di wajah. Saya menggunakan produk ini biasanya 5 menit sebelum saya tidur dan dengan catatan bahwa semua produk perawatan wajah yang saya pakai sebelumnya sudah menyerap dengan sempurna. Karena kalau saya langsung timpa di atas krim malam, produk ini akan terasa seperti lapisan tebal di permukaan kulit dan tidak menyatu dengan kulit.

Produk ini mengandung ekstrak buah kenari yang menjanjikan lapisan kelembapan ekstra dan membantu penyerapan nutrisi yang diberikan oleh kandungan produk perawatan wajah kita secara optimal. Selain itu, white mulberry extract juga akan membantu kulit yang sedang iritasi dan kemerahan. Tambahan lagi, produk ini dilengkapi dengan hyaluronic acid yang dikenal sebagai pemberi kelembapan yang efektif untuk kulit.

Jadi, kalau dibaca dari kandungan unggulannya saja sudah ketebak, yah, bahwa masker ini akan memberikan kelembapan ekstra buat kulit. Biasanya, kalau kita kurang tidur, kita akan bangun di pagi hari dengan kulit yang terlihat kusam karena istirahat belum maksimal. Nah, dalam kondisi ini juga kulit mudah sekali menjadi sensitif. Saya perhatikan kalau saya memakai produk ini, walaupun kurang tidur pada malam sebelumnya, saat saya bangun di hari berikutnya, kulit tidak terlihat kusam sama sekali dan malahan terlihat cerah seperti kalau saya tidur 8 jam. So, in case of beauty emergency, 8 hours of sleep is optional if you use this product!

Yang paling terlihat jelas adalah kulit saya terasa kenyal sekali dipegang pada saat saya bangun tidur, tapi tidak terasa berminyak karena pada saat kita tidur produk ini benar-benar bekerja menghidrasi kulit dari dalam. Sedangkan kalau saya memakai produk night cream yang terlalu rich, di pagi hari biasanya kulit saya akan terasa sedikit berminyak. Oiya, kulit saya memang kondisinya kering dan terkadang sensitif.

Who is it for?
Untuk yang memiliki kulit kering dan sensitif dan ingin menghilangkan dry patches. Juga untuk yang memiliki kulit berminyak dan ingin mendapatkan kulit yang terlihat kenyal dan sehat seketika tanpa harus memakai produk berlebihan dan juga membuat kulit jadi ladang minyak.

Memang, sih, kalau saya perhatikan efeknya sekejap saja – pada pagi hari saat saya habis memakai produk ini malam sebelumnya. Akan tetapi, untuk solusi sementara kulit yang capek, produk ini benar-benar manjur.

Di bawah ini adalah daftar lengkap kandungan dari produk ini.

Water, Butylene Glycol, Glycerin, Cetyl Ethylhexanoate, Butyrospermum Parkii (Shea) Butter, Squalane, DI-C12-13 Alkyl Malate, Cyclopentasiloxane, Dimethicone, Glyceryl Stearate, Camellia Sinensis Leaf Extract, Cyclohexasiloxane, Panax Ginseng Root Extract, Ophiopogon Japonicus Root Extract, Glycyrrhiza Uralensis (Licorice) Root Extract, Paeonia Albiflora Root Extract, Nelumbo Nucifera Seed Extract, Polygonatum Officinale Rhizome/Root Extract, Lilium Tigrinum Flower/Leaf/Steam Extract, Rehmannia Glutinosa Root Extract, Chrysanthemum Morifolium Flower Extract, Paeonia Suffruticosa Root Extract, Citrus Unshiu Peel Extract, Adenophora Stricta Root Extract, Angelica Tenuissima Root Extract, Honey, Juglans Regia (Walnut) Shell Extract, Scutellaria Baicalensis Root Extract, Angelica Acutiloba Root Extract, Morus Alba Root Extract, Beta-Glucan, Sodium Hyaluronate, Trehalose, C14-22 Alcohols, Stearic Acid, Silica, Hydrogenated Castor Oil Isostearate, Hydroxypropyl Starch Phosphate, Palmitic Acid, Cetearyl Alcohol, Dimethicone/Vinyl Dimethicone Crosspolymer, PEG-100 Stearate, C12-20 Alkyl Glucoside, Polyacrylate-13, Phytosteryl/Behenyl/Octyldodecyl Lauroyl Glutamate, C12-16 Alcohols, Carbomer, Polyisobutene, Xanthan Gum, Hydrogenated Lecithin, Dextrin, Theobroma Cacao (Cocoa) Extract, Polysorbate 20, Propanediol, Ethylhexylglycerin, Alcohol, Tromethamine, Disodium EDTA, Phenoxyethanol, Fragrance