JFFF 2014: Story of Kayan, Koleksi Baru Kursien Karzai

Dalam ajang Jakarta Fashion & Food Festival (JFFF) 2014 yang digelar di Harris Hotel beberapa waktu lalu, Kursien Karzai memamerkan sebanyak 20 looks dari koleksi busananya yang bertajuk “Story of Kayan”. Desainer muslim pria jebolan Lomba Perancang Mode (LPM) tahun 2009 ini mengaku terinspirasi dari keunikan perempuan suku Kayan yang terletak di negara Myanmar.

Kaum perempuan suku Kayan sangat identik dengan kesederhanaannya dalam berbusana. Dalam kesehariannya, mereka selalu menggunakan pakaian berwarna hitam dan putih. Namun, lain halnya dengan aksesori yang mereka kenakan. Sedari kecil, seluruh perempuan suku Kayan mengenakan kalung khas berbahan kuningan yang beratnya bisa mencapai puluhan kilogram. Uniknya lagi, kalung tersebut mereka kenakan penuh setinggi dagu sampai bentuk leher mereka menjadi lebih panjang. Menurut filosofi suku Kayan, perempuan dengan leher panjang akan terlihat semakin cantik. Hal ini pun merupakan kebanggaan tersendiri bagi kaum mereka.

kk1 kk2

kk3 kk4

dok. foto: Marsha Agustin

                                     dok. foto: Marisha Agustin

Takjub akan ciri khas dan keunikan perempuan suku Kayan, Kursien pun akhirnya menuangkan inspirasi tersebut ke dalam koleksi busana barunya. Warna monokrom seperti hitam, putih, dan abu-abu jelas mendominasi koleksi Story of Kayan. Siluet asimetris yang berpadu dengan cutting busana yang modern, menjadikan rangkaian koleksi Story of Kayan ini sebagai karya yang patut untuk dimiliki. Pemilihan material busananya pun tak main-main, Kursien menggunakan bahan-bahan yang nyaman digunakan seperti chiffon, creepe, dan twill. Tak lupa, untuk menyempurnakan tema Story of Kayan ini, Kursien sengaja menambahkan kalung emas yang dipakai penuh melingkari leher. Kursien juga menambahkan bahwa koleksi Story of Kayan ini termasuk ke dalam deluxe collection miliknya yang diperuntukkan khusus untuk kalangan menengah ke atas.