Lipgloss Hitam? Siapa Takut!

Beberapa tahun lalu, waktu saya masih bekerja pada sebuah majalah franchise, kami biasa menerima trend book dari principle majalah tersebut setiap 6 bulan sekali. Pada saat itu, ada satu tren yang membuat saya geleng-geleng sembari berkata “Uh, thanks but no thanks” dalam hati. Tren itu adalah lipstik dan lipgloss berwarna hitam. Iya, tren itu memang keren banget kalau diaplikasikan dalam konteks editorial, tetapi kalau dalam keseharian? Apa nggak seperti habis makan aspal? Lagipula, sepertinya gaya yang terlampau nyeleneh macam ini akan sulit diterima budaya kita yang cenderung konservatif dan konvensional.

Tapi saya memang dasarnya nggak suka dikasih peraturan. Hal yang sepertinya ditentang oleh orang kebanyakan, malah menggelitik saya dan makin membuat penasaran. Contohnya saja mascara biru yang selalu saya andalkan meskipun tidak selalu disambut dengan pujian. Cuek saja, I’m the one who’s having fun! Saya pun menjadikannya sebuah tantangan. Lipgloss hitam? Bring it on!

 Seperti dugaan saya, ternyata cukup sulit mencari pewarna bibir berwarna hitam di pasaran. Kalaupun ada, pasti tersedia dalam jumlah sangat terbatas atau habis, dan nggak jelas akan di-restock lagi atau tidak – begitu hasil wawancara saya dengan beberapa beauty assistant. Ketika seorang teman ternyata memiliki YSL Gloss Volupté #209 Smoking, saya nggak melewatkan kesempatan untuk mencobanya. Tadinya saya berniat untuk membelinya dengan system PO, tapi untungnya sang teman berbaik hati menawarkan untuk mencobanya saja terlebih dahulu. Saya pun terselamatkan dari pembelian impulsif yang kesekian.

IMG_0378

Setelah mencobanya… saya semakin mensyukuri keputusan untuk sekedar mencoba, ketimbang mengeluarkan sekian ratus ribu untuk memilikinya. Bukan, bukan berarti produk ini buruk. Malah setelah mencobanya, saya cukup terkesan, kok. Baca detailnya di halaman berikut.

>> Black lipgloss: Yay or nay?