Tarte Airbuki: Kuas Wajah Serbaguna!

Sering dengar tentang istilah airbrushed ‘kan, kalau sedang membicarakan tentang foundation? Kalau belum fasih dengan istilah airbrush, jangan takut, saya akan menjelaskannya sedikit. Apabila membicarakan mengenai airbrush makeup, yang dimaksud di sini adalah makeup yang disemprotkan ke kulit menggunakan alat semprot airbrush – yang menyerupai alat cat airbrush untuk mobil – ketimbang memakai alat seperti spons, jari, kuas atau metode lain. Hasilnya akan sangat flawless karena cairan foundation yang disemprotkan berupa titik-titik mikro yang menutupi sampai ke dalam pori-pori dan tidak hanya mengambang di permukaan. Tapi ada juga istilah airbrushed effect. Efek ini didapat dengan menggunakan stippling brush dan menepuk-nepukkannya ke wajah sampai foundation terbubuhkan merata di wajah.

tarte

Tapi artikel ini sebenarnya bukan tentang airbrush makeup. Saya ingin membicarakan kuas favorit baru saya yang dapat menciptakan efek airbrush yang bernama Tarte Airbuki Bamboo Powder Foundation Brush. Bentuknya mirip sekali dengan kebanyakan kuas kabuki. Bedanya, bulunya tidak berbentuk bulat seperti kebanyakan kuas kabuki dan tidak juga rata. Selain itu, panjangnya bulu juga hanya sekitar 1 – 2 cm. Bulunya sangat halus sehingga terasa enak sekali ketika disapukan ke wajah.

Berikut adalah 4 cara saya menggunakan kuas ini:

  1. Untuk mendapatkan efek airbrushed: Saya menotolkannya ke foundation yang saya taruh di punggung tangan, kemudian menotolkan kuas ke wajah saya. Dimulai dari area tengah baru ke area luar. Cara agar mendapatkan hasil aibrushed adalah dengan monotolkan foundation di satu area sampai benar-benar merata, baru beralih ke titik lainnya. Hasilnya adalah medium sampai dengan full coverage.
  2. Penggunaan foundation kurang dari 30 detik: Ya, secepat itu penggunaan foundation dengan kuas ini. Cukup dengan teknik buffing atau memulaskan foundation dengan gerakan memutar dari arah dalam wajah ke luar. Hasilnya adalah light sampai dengan medium coverage dan karena di-buff, maka foundation akan dengan cepatnya menyatu dengan kulit dan memberikan hasil yang sama sekali tidak streaky.
  3. Penggunaan bedak padat atau powder foundation: Kuas ini tidak hanya cocok untuk produk cair tapi bisa juga digunakan untuk produk padat. Saya suka sekali menggunakannya untuk penggunaan akhir bedak. Cukup menotolkan kuas sekali ke bedak,  kemudian memulaskannya ke wajah. Hasilnya natural dan tipis. Sementara jika digunakan pada powder foundation, kuas ini memberikan kesan yang sangat natural dan medium coverage tanpa terlihat powdery.
  4. Finishing touch: Kalau saya sedang tidak menggunakan kuas ini dan sedang menggunakan produk untuk hasil full coverage, saya akan memulaskan foundation dengan menggunakan kuas lain dan buffing pada saat finishing touch menggunakan kuas ini untuk mendapatkan hasil akhir yang matte dan juga meratakan hasil akhir supaya tidak streaky.

Hal lainnya yang saya suka dari kuas ini adalah product transfer yang sangat bagus. Jadi, sangat sedikit foundation yang tersisa di kuas tersebut. Ini membuatnya mudah sekali dibersihkan. Setiap kali habis menggunakan kuas ini, saya akan menyapukan kuas ke atas tisu basah atau kapas bekas toner untuk membersihkannya.

Tarte memang belum dijual di Indonesia, tapi kalau tertarik, just head down to Market Plaza and make yourself $26 poorer.