Cellulite Cream For The Lazy Girl

Sama seperti Dhany yang mengaku dirinya sebagai seorang pemalas, saya adalah biangnya malas, haha. Akibat dulu malas olahraga, sesalnya pun baru saya rasakan sekarang. Selain susahnya mempertahankan semangat olahraga yang nggak konsisten, alhasil, selulit pun menjadi salah satu musuh kulit saya. To be honest, saya juga nggak ngoyo ingin tubuh ala Victoria’s Secret, karena saya tahu, untuk medapatkan tubuh sempurna semacam itu membutuhkan dedikasi waktu dan tenaga yang nggak sedikit, sedangkan waktu luang adalah suatu privilege buat saya. Jika ada solusi untuk mengurangi selulit dan mengencangkan kulit yang minim usaha, count me in.

sittightxs_nsg_1

Jadi bayangkan saja ketika saya menemukan Soap&Glory Sit Tight Intense XS  di Sephora, produk yang memberikan claim akan bekerja mengencangkan kulit selagi penggunanya duduk manis. Yes, you read that right. Sambil. Duduk. You had me at the word ‘sit’, Soap&Glory. Tanpa babibu dan memikirkan faktor gimmick, saya langsung memasukannya ke keranjang.

Saya memang penggemar produk Soap&Glory, yang menurut saya harga dan kualitasnya sangat proporsional, malah kadang melebihi nilainya. Ditambah lagi, review untuk produk-produknya termasuk cemerlang. Oh ya, Soap&Glory juga nggak memberikan janji-janji surga. Mereka tidak berjanji produk ini akan menyulap paha jelly menjadi paha balerina dalam sekejap, nggak menyatakan akan menghilangkan selulit (what does, really.), dan tetap menyarankan untuk mengombinasikannya dengan diet dan olahraga untuk hasil yang lebih optimal.

Mengutip penjelasan dari mereka:

Formulated for figure-conscious desk jockeys who spend most days balanced on their bottoms, this multi-action body firming serum contains our exclusive FIRMIGEN™ CAFFEINE COMPLEX; ginseng DETOXYBOOST™ TECHNOLOGY; PRESSOCAPSULAR-FIRM PLUS™ SYSTEM (with microspheres that release caffeine when you sit on them); and PUFFDRAIN 82™ – a special combination of peptides that –when massaged- can help to stimulate circulation and visually smooth out back of the leg bumps.

Pendek kata, produk ini merilis kafein lebih banyak ketika menghadapi tekanan, yakni saat paha belakang menempel mesra dengan kursi. Buat yang sudah hafal mati sama produk anti selulit, kafein adalah classic ingredient “wajib” dalam hampir semua produk semacam ini, dikarenakan kafein dipercaya dapat mendorong sirkulasi darah dan secara temporer membakar sel lemak sehingga tampilan kulit pun terlihat lebih halus seketika. Formulasinya yang mengandung peptide akan ‘membengkakkan’ permukaan kulit yang tadinya bergelombang menjadi lebih mulus, yang memang adalah rata-rata cara kerja kebanyakan krim anti selulit.

Cara memakainya cukup mudah, tinggal memijatkan langsung aplikator roller ball-nya ke paha bagian belakang, dari bawah ke atas. Jika ada waktu lebih, lakukan lympathic drainage massage agar produk bekerja lebih maksimal.Tunggu beberapa menit agar produk terserap lebih baik, baru kenakan celana. Nah, setelahnya barulah saya percaya bahwa produk ini akan bekerja selagi kita duduk. Ketika kita duduk sehabis mengaplikasikan produk ini, akan terasa ada sensasi pedas, yang cukup “menggigit” selama sekitar 10 menit. Tapi jika tidak ada tekanan pada bagian paha, memang saya nggak merasakan apa-apa, hanya sedikit rasa dingin akibat kandungan mentol pada serumnya. Buat saya, rasa pedas dan panas tersebut adalah tanda produk ini sedang bekerja.

Setelah menggunakan Sit Tight setiap hari selama 3 bulan, saya bisa mengatakan bahwa ini adalah krim anti selulit terbaik yang pernah saya coba. Mengapa? Setelah seminggu rutin menggunakannya, ditambah lagi saya rajin melakukan dry brushing (yang akan saya buat artikel tersendiri), tampilan selulit saya secara signifikan berkurang. Padahal saya sudah lama berhenti kelas TRX dan hanya sempat cardio seminggu sekali saja. Ditambah lagi, dibanding krim anti selulit terkenal lain yang harganya bisa tiga kali lipat Sit Tight, (believe me, i’ve tried many. To no avail) produk ini malah bekerja dengan lebih nyata. Apalagi jika dikombinasikan dengan L’Occitane Almond Shaping Delight, celana ataupun rok pendek pun nggak harus lagi dimusuhi!

Yah, tentu saja hasilnya belum maksimal karena gaya hidup saya belum bisa dibilang sehat, ditambah lagi selulit merupakan persoalan yang kompleks dan nggak mungkin bisa dipecahkan hanya melalui satu botol produk saja. Tapi dengan apa yang saya bayar, dan usaha yang saya keluarkan, tentu saja hasilnya cukup menyenangkan! Kalau nggak percaya, coba deh baca berbagai ulasan positif mengenai Sit Tight yang tersebar di berbagai media.

Bagaimana dengan Anda sendiri, ada nggak krim anti selulit yang hasilnya memuaskan? Atau tips mengusir si kulit jeruk dengan efektif? Saya seneng banget kalau ada yang mau berbagi cerita! :)