My First Time Experiencing Facial at SK-II

Jangan kaget, ya… I was a facial-virgin. Dari dulu, saya paling takut pada treatment ini. Bagaimana tidak, setiap kali teman-teman saya cerita, kok sepertinya terdengar menyakitkan, ya. Muka dipencet-pencet, dikasih treatment ini itu dan akhirnya beberapa hari kemudian wajah mereka terlihat sangat merah dan raw. Duh, saya tidak bisa bayangkan if I have to go through that.

Pasalnya, kulit saya ini sensitif sekali. Kena udara luar saja bisa merah-merah. Kalau ada debu atau a single fiber yang menempel, bentol bisa muncul di area tersebut. Ada yang gatal, ada yang tidak. Tapi cukup untuk membuat saya jadi self-conscious at times. Makanya, saya merasa uneasy kalau harus membayangkan ada orang lain yang menyentuh wajah saya for a certain period of time.

Belum lama ini, saya mendapatkan tawaran dari Female Daily untuk mencoba pop-up facial SK-II di Galeries Lafayette Pacific Place. Tentunya sebelum menerima, saya tanya dulu apa akan ada aksi pencet-pencet yang saya takutkan. Bahkan, di hari H pun, saya masih bertanya kepada Beauty Assistant (BA) dan dia menjawab ada, tapi bukan secara manual menggunakan tangan. She convinced me it’s not going to hurt.

Sewaktu masuk ke ruangan Beauty Lounge, saya sudah merasakan aura yang menenangkan, mungkin berkat ambiance yang remang-remang dan aroma wewangian dari Lampe Berger. Saya diminta untuk ganti pakaian, just get comfortable, and then the facial begun.

Next: The Facial Experience >>