IFW 2014: Inspirasi Hanbok Korea Pada Busana Muslim

Indonesia Fashion Week 2014, seperti tahun-tahun sebelumnya, juga menyediakan panggung istimewa bagi para desainer busana muslim untuk bereksplorasi lewat karyanya. Fashion show pada IFW hari kedua khusus menampilkan desainer busana muslim, yang terbagi ke dalam 2 sesi fashion parade, dan 2 sesi prime time show.

Kali ini, muatan lokal masih banyak menjadi inspirasi tren, namun dengan tampilan yang jauh dari membosankan. Garis-garis tegas dan structured, dalam warna yang matang dan berani lebih mendominasi. Akulturasi atau penyatuan dua budaya juga menjadi pilihan desainer, seperti yang tampak di sini.

Busana tradisional wanita Korea yang biasa disebut Hanbok sebenarnya bukan hal baru lagi sebagai inspirasi busana muslim, karena tampilannya yang serba tertutup, dan tidak memperlihatkan lekuk tubuh. Ciri khas Hanbok dengan aksen simpul besar di bagian dada, garis pinggang yang tinggi dan bentuk rok yang sangat mengembang menjadikannya sangat cantik dan istimewa.

Dua desainer yang mengangkat tema ini yaitu Iva Latifah dan Kursien Karzai.

 

IMG_1189

iva1

Iva Latifah mengolah hanbok dengan look yang menjadi ciri dan kekuatannya, yaitu kain tafetta yang mengembang dan berwarna cerah. Dikombinasikan dengan motif batik dan kain tradisional lainnya, hasilnya menjadi perpaduan dua budaya, sesuai tema ‘akulturasi’ yang diangkatnya.

karzai3

Sedangkan Kursien Karzai hanya mengambil bagian atas dari Hanbok sebagai fokus desainnya, yang bisa dipadankan dengan celana, atau dress batik, sehingga tampil lebih kasual. Desain ini juga telah diproduksi sebagai busana ready to wear, di bawah label Zhao, lini busana muslim dari Kursien Karzai.