Skincare Arsenal: Mixing Sulwhasoo & History of Whoo

Ingat tidak beberapa bulan lalu Female Daily mengadakan Beauty Workshop dengan Sulwhasoo? Saya, sih, tidak datang :p, tapi tetap dapat oleh-oleh dari Manda. Oleh-olehnya berupa starter kit dari Sulwhasoo. Mengingat saya penasaran sekali dengan produk-produk dari Sulwhasoo, saya langsung senang dapat durian jatuh ini.

Kesalahan pertama saya waktu pertama kali mencoba produk Sulwhasoo adalah memulainya dengan pelembap. I’m not easily impressed with moisturizers, well, except for the Origins I’ve tried couple of months ago. Harusnya sesuai dengan saran suhu Ira (Lautbiru), saya mencoba Sulwhasoo First Care Serum terlebih dahulu. Setelah seminggu memakai pelembapnya, akhirnya saya tinggalkan begitu saja. Tapi dua bulan lalu saya memulai lagi dengan memakai Sulwhasoo First Care Serum, dan sebulan belakangan ini, saya memakai rangkaian lengkap Sulwhasoo yang saya kombinasikan dengan History of Whoo.

So, this is my Skincare Arsenal for the past one month:

Cleansers – double cleansing

I’m a die hard double cleansing fan. Menurut saya, awal dari kulit yang baik adalah pembersihan sempurna. Jadi, untuk cleansing, saya selalu memakai dua produk – pembersih make up dan sabun cuci muka.

Kanebo Freshel1. Kanebo Freshel Cleansing Cream – pagi

Selain Menard, Kanebo Freshel adalah produk dari Jepang yang saya gilai. Tapi produk ini tidak dijual di Indonesia dan sebenarnya ini adalah produk drugstore. Harganya sangat terjangkau dan kualitasnya sangat bagus. Sangat disayangkan produk ini tidak ada di sini. Nah, produk cleansing cream ini tekturnya kental dan enak sekali digunakan untuk kulit kering saya. Tidak membuat kulit saya kering dan saya juga bisa memakainya sambil memijat-mijat wajah guna melancarkan sirkulasi darah. Memiliki slip factor yang lumayan tinggi tapi tidak berminyak. Makeup akan luntur bersama dengan “melelehnya” produk ini di muka, ketika saya melakukan gerakan memijat. Saya hanya memakai produk ini di malam hari kalau harus membersihkan make up.

freshel2. Kanebo Freshel Clear Soap – pagi dan malam

Saya suka dengan sabun cuci muka ini karena teksturnya kental dan saya bisa membuat busa yang sangat banyak dari produk tersebut dan padat. Jadi pembersihannya sangat maksimal. Lagi-lagi, tidak membuat kulit saya terasa kencang dan kering setelah cuci muka.

 

 

Toners

avene eau thermal3. Avene Eau Thermale – malam

Rasanya kalau tidak pakai toner yang pakai kapas buat saya kurang sreg :p Kebanyakan produk Sulwhasoo tidak perlu memakai kapas lagi. Jadi, di malam hari kalau habis double cleansing, untuk membersihkan residu cleanser, sabun, atau makeup, saya akan menggunakan produk ini sebagai toner saya.

 

 

 

 

The treatment products

First Care4. Sulwhasoo First Care Serum – pagi dan malam

Sebelumnya, saya sudah pernah bercerita panjang lebar tentang produk ini. Nah, produk ini dipakai pertama kali setelah saya membersihkan wajah dan sebelum memakai produk perawatan lainnya. Kalau toner-nya memakai kapas, maka toner dipakai terlebih dahulu baru produk tersebut. Tapi, mengingat balancing water (atau pengganti toner) yang saya pakai digunakan langsung dengan tangan, maka serum ini saya pakai terlebih dahulu. Tekturnya lebih kental dari air tapi langsung menyerap dan wajah akan terasa fresh seketika. Ini saya pakai untuk membuat produk-produk perawatan wajah saya bekerja lebih maksimal dan menambahkan hidrasi untuk kulit kering saya.

Truth be told, I actually just love putting on a lot of skincare products :p

Essential Balancing Water5. Sulwhasoo Essential Balancing Water – pagi dan malam

Cairan dengan tekstur gel ini fungsinya untuk mengisi kembali kelembapan di dalam kulit yang diangkat pada saat kita membersihkan wajah. Anggap saja mengisi cairan rongga-rongga spons yang diperas pada saat mencuci. Pada produk Korea dan Jepang, toner atau lotion (dalam hal ini malah Balancing Water), fungsinya bukan untuk eksfoliasi atau pembersihan, tapi memberikan kelembapan.

Dipakai langsung dengan tangan dan ditepuk-tepuk halus ke muka. Saya suka sekali sensasi kulit yang langsung terasa kenyal begitu pakai produk ini.

 

hwa hyun essence6. History of Whoo Cheongidan Hwa Hyun Essence – pagi dan malam

Namanya saja produk ini saya suka lupa. Habisnya, susah sekali, sih, diingat karena namanya sangat asing. Seperti halnya Sulwhasoo, saya sempat tidak terkesan dengan History of Whoo ini. Tapi salah saya sendiri juga, sih, memilih produk perawatan dasar dari History of Whoo yang tidak berdampak apa-apa pada kulit saya. Tapi lain halnya dengan essence ini, hasilnya langsung terlihat seminggu setelah saya memakainya.

Teksturnya seperti emulsion, yaitu lotion agak cair.

Produk ini adalah produk anti-aging yang berfungsi mencerahkan kulit dari dalam. Hanya dalam seminggu, saya mendapati wajah terlihat lebih cerah, lho. Produk ini juga sama sekali tidak membuat kulit saya kering.

Konon, lini Hwa Hyun ini dibuat dari resep kecantikan rahasia Queen Jahee yang memiliki kulit seperti umur 17 tahun walaupun usianya sudah 80 tahun. Well, if that’s the case, even if it’s pricey, it’s worth every penny.

Balancing Emulsion7. Sulwhasoo Essential Balancing Emulsion – pagi dan malam

Emulsion fungsinya “mengunci” kelembapan yang sebelumnya sudah kita isi dengan cara memberikan lapisan kelembapan di kulit. Pusing, ya, produk yang digunakan banyak sekali! Tapi emulsion ini adalah kunci rahasia kelembapan bisa bertahan seharian.

Saya, sih, tidak punya banyak masalah dengan emulsion, karena rata-rata emulsion apapun cocok untuk saya asalkan bisa mengunci kelembaban kulit. Tekstur produk ini sama dengan kebanyakan emulsion di pasaran – berwarna putih seperti susu, dan seperti lotion, agak encer dan gampang menyerap. Saya menggunakannya tipis-tipis saja.

 

Renewing Cream8. Sulwhasoo Concentrated Ginseng Renewing Cream – pagi

Jujur saja, saya juga tidak mengerti kenapa setelah emulsion saya masih memakai pelembap lagi di pagi hari. I guess old habits die hard. Tidak bisa rasanya tidak pakai produk yang bentuknya krim pelembap.

Karena semua produk yang saya gunakan tekturnya ringan, jadi walaupun saya tambahkan pelembap lagi, kulit wajah tidak terasa berat. Lagipula saya memiliki kulit yang sangat kering dan produk ini mengklaim akan memberikan nutrisi sampai ke lapisan dalam kulit serta dapat mengembalikan kondisi kulit yang rusak sekalipun.

Saya pikir karena judulnya saja sudah “concentrated” maka tekturnya kental. Ternyata teksturnya malah seperti lotion. Tapi dalam hal kelembaban, produk ini bisa bersaing dengan krim-krim yang teksturnya jauh lebih kental. I love the cream, but I don’t love the ginseng scent of this product.

Tapi rasanya, kalau mencari perawatan lebih intensif, lini Time Treasure dari Sulwhasoo perlu dicoba – ini juga kata Suhu Ira :D

hwa hyun cream9. History of Whoo Cheongidan Hwa Hyun Cream- malam

Untuk malam hari, saya pakai pelembap ini karena teksturnya kental sekali. Biasanya saya akan mengambil sedikit krim dan menggosokannya dengan jari-jari agar sedikit meleleh, lalu baru saya gunakan di muka. Walaupun di botolnya terlihat kental, tapi nyatanya setelah dipakai di muka tidak terasa kental sama sekali. Tidak terasa seperti ada lapisan di muka saya. Seperti essence-nya, saya langsung suka dengan produk ini. Karena kulit saya terasa sekali kalau bangun tidur kenyal dan seperti bersinar sehat.

 

The extra care

IMG_097710. Clinique Repairwear Eye Cream – pagi dan malam

Untuk eye cream, saya memakai produk ini karena cukup memberikan kelembaban untuk area mata. Dan jujur saja, saya sedang malas cari-cari produk eye cream. Mungkin ada yang bisa merekomendasikan produk eye cream yang bagus?

 

_________________

 

Bagaimana hasil eksperimen saya mengkombinasikan Sulwhasoo dan History of Whoo ini? Pada saat saya memakai produk tersebut, kondisi kulit saya sedang dalam keadaan bagus. For basic care, the Sulwhasoo range is really good in doing it. Dan History of Whoo sendiri saya tambahkan karena saya melihat ada beberapa bekas jerawat baru di wajah, ternyata berhasil loh menyamarkan bekas jerawat tersebut. So, all in all, it’s a good combination for maintaining your skin’s condition. Dua produk favorit saya pada Skincare Arsenal ini adalah Sulwhasoo First Care Serum danĀ History of Whoo Cheongidan Hwa Hyun Essence.

 

That’s about it. Mudah-mudahan Ladies belum bosan membaca Skincare Arsenal saya. Karena saya masih ada lagi Skincare Arsenal lainnya yang ingin saya tulis.