IOMA Ushers in A New Era in Personalized Skincare

IOMA Store 2Bertepatan dengan Valentine’s Day tahun ini, IOMA, brand asal Paris, resmi membuka counter pertamanya di Indonesia.  IOMA memang tergolong brand yang masih baru, namun sejak berdiri Juni 2010 lalu, IOMA bergerak secara agresif di industri kecantikan dengan terus menghadirkan skincare inovatif untuk kebutuhan setiap perempuan.  Indonesia adalah negara kedua di Asia yang menjadi pilihan IOMA, bahkan counter yang ada di Indonesia adalah yang terbesar di dunia.

Dr. Jean Michel Karam PhD, founder sekaligus scientist di belakang brand IOMA ini datang ke Jakarta untuk memberi presentasi secara langsung dan memperkenalkan lebih jauh tentang IOMA.  Menurutnya, ada tiga prinsip yang menjadi DNA IOMA:

  1. Proof – meneliti permasalahan kulit.
  2. Personalization – IOMA percaya bahwa tidak ada satu formula untuk semua bagi kebutuhan kulit.  Masing-masing kondisi kulit memiliki formula skincare-nya tersendiri.
  3. Unparalleled beauty experience – IOMA memberikan pengalaman individual yang unik bagi setiap perempuan.

IOMA

Untuk mengetahui produk apa yang dibutuhkan, pertama-tama, kulit kita dicek terlebih dahulu menggunakan mesin IOMA Sphere 2, yang bisa mendiagnosa atas kulit kita.  Mesin ini bisa mendeteksi kondisi kulit, termasuk lingkaran hitam mata, kantung mata dan kelopak mata, serta garis-garis halus dan pori-pori tersumbat di wajah.

Setelah selesai melakukan skin check yang hanya memakan waktu 4 menit, akan ada dua pilihan yang ditawarkan yaitu memakai beberapa produk dari Face Products yang tersedia, atau menggunakan Bespoke Products yang “diracik” sesuai dengan kebutuhan kita. Face Products menjawab tujuh masalah kulit yang umum ditemui: kulit kering dan rusak karena sinar matahari, garis halus, kerutan dan kulit kendur, kemerahan, infeksi karena bakteri, kulit berminyak, dan yang terakhir, flek-flek coklat.

Bespoke Products menawarkan produk skincare yang lebih unik lagi, karena kita bisa mendapatkan personalized skincare products yang sesuai dengan kebutuhan kulit masing-masing.  There are 2 active bases and 8 additional serums in this line: day cream, night cream, tiga macam hydrating serum, dan lima macam regenerating serum.  Delapan serum itu akan dicampur dengan day cream dan night cream, namun takarannya menyesuaikan dengan kebutuhan dan hasil cek kulit kita.  Jadi, sudah pasti Bespoke Products kita akan berbeda satu dengan yang lain.  Satu set produk ideal digunakan selama 2,5 bulan, setelah itu, kita bisa kembali ke counter IOMA untuk melakukan skin check berikutnya agar mengetahui perkembangan kulit.

Ini foto print out rekomendasi kombinasi Face Products dan Bespoke Products yang didapatkan berdasarkan kondisi kulit saya:

Kombinasi Face Products (Rekomendasi 1)

Kombinasi Face Products (Rekomendasi 1)

Formula Bespoke Products Berdasarkan Hasil Skin Check (Rekomendasi 2)

Formula Bespoke Products Berdasarkan Hasil Skin Check (Rekomendasi 2)

Hasil diagnosa kulit kita akan ter-record, dan bisa dilihat dengan mengunduh aplikasi IOMA A MOI di Apple Store. Sementara ini, memang pengguna platform lain harus bersabar karena aplikasi IOMA A MOI baru akan tersedia di semua platform pada bulan April mendatang.  Melalui aplikasi ini, kita bisa membandingkan dan melihat perkembangan kulit setalah menggunakan produknya secara rutin, juga melihat katalog produk-produk IOMA, lengkap dengan kegunaan, hasil yang bisa diharapkan, main ingredients, dan cara pakainya.

Tertarik untuk mencoba rangkaian skincare IOMA?  Bisa lihat situs resminya di www.ioma-paris.com atau datang saja ke counter IOMA di Seibu Grand Indonesia.  Inipun pertama kalinya IOMA mengusung konsep Revelation Store, di mana kita akan melihat teknologi baru dari IOMA di counter-nya setiap dua bulan sekali.  Tentunya kita bisa melakukan skin check dan konsultasi dengan Beauty Advisor di sana.  Harga produknya berkisar antara Rp 520.000 – Rp 4.500.000.