Ternyata, SPF Saja Tidak Cukup!

Akrab dengan produk yang ada SPFnya sih sudah pasti ya. Tapi tau nggak sih SPF itu singkatan dari apa? SPF adalah Sun Protector Factor, atau hitungan dari berapa powerfulnya sebuah suncreen untuk mencegah kulit kita dari paparan Ultraviolet B (UVB). Selain ditemukan pada suncreen, SPF juga biasanya terdapat pada produk kecantikan seperti pada foundation, powder, body lotion dan yang lainnya. Angka di belakang SPF itu adalah indikator berapa lama kulit terlindungi di bawah paparan matahari.  Misalkan untuk saya, kulit biasanya mulai terasa panas atau hampir terbakar kalau 10 menit ada di bawah matahari terik terus menerus. Nah kalau saya memakai SPF 30, berarti kulit saya terlindungi 30 kali lebih lama (30 x 10 menit).

image source : link


Namun, ternyata SPF hanya melindungi kita dari paparan UVB, tapi tidak cukup untuk mencegah kerusakan pada kulit yang ditimbulkan oleh Ultraviolet A (UVA). Kalau paparan UVB kan hanya menyentuh permukaan luar kulit, worst case scenario kita akan terkena sunburn atau sedikit kemerahan. Sedangkan UVA merupakan sinar radiasi yang masuk ke dalam lapisan kulit dermis dan dapat menembus kaca. Jadi kalau kita bekerja di ruangan yang di kelilingi oleh kaca, artinya kita terekpos oleh paparan UVA. Apalagi sinar radiasinya memang lagi kuat-kuatnya pada jam kerja, sekitar jam 10 sampai jam 2 siang.  Yang kejam, UVA adalah salah satu penyebab premature aging, keriput, flek hitam, kulit kusam dan berkontribusi untuk menyebabkan kanker kulit.

So what a girl to do?

Say hello to PA+, PA++ or PA+++
Apakah itu? Sebuah rating system untuk memberi tahu berapa banyak perlindungan yang kita dapatkan dari serangan sinar UVA. Semakin banyak tanda plus nya berarti semakin tinggi proteksinya. Jadi silakan check apakah sunscreen yang dipakai sudah ada tanda PA+ nya atau belum? Sudah melindungi kita dari bahaya sinar UVA atau baru UVB saja?

Penggunaan suncreen yang mengandung SPF dan PA++ enggak usah ditanya lagi ya penting atau enggaknya. Coba lihat foto yang ada di artikel ini, kayanya foto tersebut cukup mewakili kenapa kita harus memakai sunscreen setiap hari.  In addition to looking older, we also don’t want to get skin cancer, right? Tingkat ketahanan kulit tiap orang tentunya berbeda, jadi lebih aman untuk memakai ulang sunscreen setelah beberapa jam. Walaupun cuaca tidak panas dan masih berada di dalam ruangan, kita tetap perlu memakai sunscreen sebagai perlindungan untuk kulit yang maksimal.

 

 

Image source : link

 

Share dong di sini suncreen apa saja yang kalian sudah coba dan ada P+ nya?