5 Hal Yang Saya Pelajari sebagai Makeup Newbie

Saya dulu bukan termasuk orang yang suka memakai  makeup.   Pada masa kuliah jaman duluuu kala :), makeup yang saya pakai hanya terbatas pada compact powder saja.  Lipstik pun malas memakainya.  Saat kuliah dulu, saya seperti ada persepsi kalau kuliah memakai makeup lengkap, pasti anaknya suka hura-hura, tidak serius dan cenderung…  kosong.  Gila ya, kalau dipikir-pikir, judgemental sekali  lingkungan perkuliahan dulu hehehe.   Ketidaknyamanan memakai makeup ini berlanjut sampai saat mulai bekerja: kalau terlihat agak lusuh berarti pekerja keras.  Lebih mementingkan pekerjaan dan bukan penampilan dan malah bangga kalau terlihat lusuh. Hahaha.

Semakin matang di dunia kerja, saya semakin menyadari kalau  ‘Hey, appearing fresh and beautiful itu bukan berarti tidak bisa bekerja, lho!’  Berpenampilan rapi dan menarik bagi seorang wanita adalah suatu bentuk kesopanan dan penghargaaan terhadap pekerjaan yang kita lakukan, diri sendiri dan orang-orang di sekitar kita.  Seperti quote yang sekarang saya setujui sepenuh hati:   “Being well-dressed and pleasing to look at is a beautiful form of politeness”

Walau demikian pengetahuan saya tentang makeup tetap terbatas.  Hanya sekedar  pengetahuan dasar bedak, lipstik, blusher dan eye shadow.  Satu makeup look dipakai berulang kali.  Alat-alat makeup tidak pernah diganti alias beli satu buat 2 atau bahkan 3 tahun.  Nggak pernah, tuh, yang namanya coba lipstick baru.  Lipstick saya dulu hanya 2 warna dan dipakai terus selama 2 tahun.  Habis, baru ganti.

Sejak bergabung di Female Daily, saya cukup takjub dengan teman-teman di FD yang pengetahuan makeup nya sangat komprehensif.   Wow, ternyata ada yang namanya primer, ada bronzer dan highlighter,  ada finishing powder,  ada sikat alis, eyebrow shaper, ada…ada… huaaaa!! It was quite overwhelming  to be honest, but it is also fun to learn! Benar-benar pengalaman belajar yang menyenangkan .

And here are 5 big things that I learned as beauty beginner so far:

1. Jangan takut mencoba!

Dulu saya merasa terintimidasi dengan berbagai warna, fungsi, wangi, rasa dan lain sebagainya dari makeup. Aduuuh kayaknya kok banyak banget ya?  Mana yang cocok buat saya?  Nanti kalau dicoba ternyata bikin jerawatan, dan kekhawatiran-kekhawatiran tak beralasan  lainnya.  Setelah bergaul dengan para makeup addicts di Female Daily baru saya bisa melihat:  Trying out makeup is FUN!  Jangan pusing apakah cocok atau tidak.  Coba saja dulu.  Darimana bisa tahu cocok kalau tidak mencoba?

2. Kulit muka harus disiapkan lebih dahulu untuk mendapatkan hasil make-up yang bagus.

This maybe a silly thing dan untuk Anda yang jago atau yang memakai makeup hampir setiap hari. Mungkin akan bilang ‘masa gitu aja nggak tahu, sih?’   Tapi bener deh, saya baru tahu kalau mau makeup kelihatan rapih dan flawless itu, kulit muka HARUS di persiapkan dengan langkah-langkah dibawah ini :

  • Dibersihkan terlebih dahulu.  Ternyata  menambah foundation di atas kulit muka yang belum dibersihkan alias masih ada makeup sisa  adalah salah satu kesalahan fatal para pemula.   Ini benar-benar menjelaskan kenapa hasil makeup untuk acara malam sepulang kantor dulu selalu tampak kusam dan tidak rata.
  • Pakai moisturizer dulu.  Biar lembab dan pemakaian foundation rata.  Dulu saya suka cuek memakai foundation di atas kulit muka yang tidak lembab, terus bingung kalau hasilnya patchy. D’oh.
  • Sehabis moisturizer, tunggu sekitar 5 menit agar meresap  kemudian gunakan  yang namanya  primer sehingga make-up bisa tahan lama, baru kemudian gunakan foundation

Sekarang hasil makeup saya terlihat lebih rapi dan natural.  And the most important thing, it makes me feel great.

3. Liquid eyeliner adalah penyelamat Anda apabila tidak bisa menggunakan eyeshadow.

Ha! Sekarang saya tahu bahwa eyeliner bisa membuat eye look jauuuuh lebih bagus dan impactful.  Jadi, kalau Anda tidak fasih dalam menggunakan eyeshadow, no worries.  Cukup menggunakan liquid eyeliner,  mata Anda terlihat jauh lebih indah.  Liquid eyeliner yang saya pakai adalah Revlon ColorStay.  Cukup mudah menggunakannya untuk beauty beginner seperti saya.  Ujungnya seperti spidol dan gampang diaplikasikan.

4. Ada lebih dari 15 jenis makeup brushes!  (What…?)

Saya dulu hanya tahu brush untuk eyeshadow (berbentuk bulat dan ada sponge-nya), blusher, dan powder.  Hanya itu.  Ternyataaa… kalau dihitung ada lebih dari 15! Untuk eyeshadow saja ada tiga macam.  Ada yang namanya angle eye, blending dan dan macam-macam lagi.  Belum untuk foundation, powder, concealer, eyebrow, lip, huaaaa banyak banget!   Saat ini saya masih belajar apa-apa saja sih gunanya brushes itu dan artikel tentang makeup brushes disini dan disini membantu sekali.  But one thing that I did learn:  Menggunakan brush saat mengaplikasikan foundation dan bedak akan membuat hasil tampak lebih rata dibanding dengan menggunakan jari-jari.

5. Foundation that matches your skin tone is ALWAYS the best.

Dulu saya berpikir bahwa shade yang tepat adalah yang sedikit lebih terang dengan warna kulit. Maksudnya biar kelihatan pakai makeup, gitu. Wrong! Shade yang tepat adalah yang benar-benar match dengan warna kulit.

Cara paling tepat untuk memilih adalah:  coba langsung langsung di wajah.  Aplikasikan sedikit di jawline, lihat apakah benar-benar sama dengan warna kulit.  Kalau Anda rasa bahwa warnanya kelihatan lebih terang, cari shade yg lebih gelap – kemudian coba lagi.   Cara saya jaman dulu adalah mencobanya di punggung tangan.  Nope, that doesn’t always lead you to the right foundation shade.

Ini tampilan wajah full makeup saya sekarang, setelah belajar beberapa basic things tentang makeup di FD dan sudah kenal liquid eyeliner!

 

Wuih, banyak banget ternyata pemahaman saya yang kurang tepat mengenai makeup hahaha.  Seru banget deh belajar hal-hal baru.  Now I think I look soo much better than I did before.   Share ya kalau ada hal-hal basic lain mengenai makeup yang harus saya ketahui.